Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Jumat (27/2/2026), mengatakan bahwa AS dapat mengambilalih Kuba dengan cara bersahabat. Ia mengaku sudah berbicara dengan cucu Raul Castro soal masa depan Kuba.
“Mereka sudah ada dalam masalah besar. Mereka tidak punya uang. Mereka tidak punya apapun saat ini. Namun, mereka berbicara kepada kami. Mungkin kami dapat merebut Kuba dengan cara bersahabat. Kami sangat mungkin dapat mengambilalih dengan cara bersahabat,” ungkapnya, dikutip dari The Latin Times.
Beberapa bulan terakhir, hubungan AS dan Kuba terus menegang. Terlebih setelah AS menetapkan pemblokiran ekspor bahan bakar minyak (BBM) ke negara Karibia tersebut.
