Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan reformasi militer untuk mengatasi kelangkaan pasukan. Dengan ini, personel militer Ukraina akan mendapatkan gaji dan bantuan finansial lebih.
“Kami meluncurkan reformasi militer. Sejumlah area penting reformasi sudah disetujui pada April. Komando militer dan pemerintah akan menentukan perubahan kerangkanya pada Mei. Hasilnya akan diumumkan pada awal Juni,” tuturnya, dikutip dari Ukrinform, Minggu (3/5/2026).
Beberapa tahun terakhir, Ukraina tengah mengalami masalah kelangkaan tentara. Sebab, banyak warga yang enggan mendaftar sebagai tentara secara sukarela untuk melawan Rusia.
