Uni Eropa-Ukraina Ancam Sanksi Israel soal Biji-bijian Curian

- Uni Eropa memperingatkan akan menjatuhkan sanksi kepada Israel karena diduga memfasilitasi Rusia mencuri biji-bijian Ukraina melalui kapal kargo yang bersandar di Pelabuhan Haifa.
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengancam sanksi terhadap individu dan pebisnis Israel yang terlibat pembelian biji-bijian curian, menuding Israel mengetahui asal muatan kapal Rusia tersebut.
- Pemerintah Ukraina menegaskan Rusia terus mencari pembeli biji-bijian curian dengan mengubah rute kapal, sehingga menyerukan agar sanksi juga dijatuhkan kepada pihak pembeli sesuai hukum internasional.
Jakarta, IDN Times - Uni Eropa (UE) memperingatkan akan menjatuhkan sanksi ke Israel karena diduga memfasilitasi Rusia untuk mencuri biji-bijian dari Ukraina. Pernyataan ini setelah terungkapnya kabar bersandarnya kapal kargo Rusia pengangkut biji-bijian di Haifa.
“UE sudah mencatat laporan kapal bayangan Rusia yang mengangkut biji-bijian curian dari Ukraina. Kapal itu diperbolehkan sandar di Pelabuhan Haifa, Israel, meskipun adanya kontak antara Ukraina dan Israel,” ungkapnya, dikutip dari Euronews, Rabu (29/4/2026).
Sebelumnya, Ukraina dan Israel terlibat ketegangan imbas kembali sandarnya kapal Rusia di Haifa. Kapal Panormitis itu diketahui sudah membawa 6.200 ton gandum dan 19.000 ton jelai yang diduga dicuri dari wilayah dudukan Rusia di Ukraina.
1. Ukraina mengancam akan menjatuhkan sanksi ke Israel
Pada saat yang sama, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada individu dan pebisnis di Israel yang terlibat kasus pembelian biji-bijian yang dicuri Rusia. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan kedua negara.
“Pemerintah Ukraina sedang mempersiapkan paket sanksi yang menargetkan pihak yang mengirimkan gandum serta pihak lain yang ada dalam transaksi di Israel,” terangnya, dikutip dari Politico.
Zelenskyy mengungkapkan, Ukraina sudah melakukan semua saluran diplomatik untuk mencegah insiden serupa. Namun, Israel tidak menghiraukan desakan dari Ukraina.
2. Sebut Israel pasti tahu kapal beserta barang yang dibawa

Zelenskyy menyebut bahwa kapal yang mengangkut biji-bijian sudah tiba di Israel dan siap untuk bongkar muatan. Menurutnya, ini bukanlah bisnis yang sebenarnya.
“Otoritas Israel tentu tahu mana kapal dan mana muatan yang tiba di pelabuhannya. Terutama setelah Rusia mengkoordinasikan ekspor biji-bijian dari teritori dudukan di Ukraina,” katanya, dilansir Kyiv Post.
Presiden Ukraina keenam itu memperingatkan transaksi tersebut melanggar hukum di Israel. Ia mendesak agar Israel menghormati Ukraina dan tidak mengambil langkah yang merusak hubungan bilateral.
3. Rusia terus mencari pembeli biji-bijian Ukraina

Wakil Presiden Ukraina untuk Sanksi, Vladyslav Vlasyuk mengungkapkan bahwa Rusia terus mencari pembeli biji-bijian Ukraina. Ia menambahkan, status sanksi kepada kapal-kapal pengangkut tidak menghentikan penjualan.
Rusia diketahui terus beradaptasi dengan pembatasan dan sanksi dengan mengubah rute dan mendistribusi ulang kapalnya. Maka dari itu, ia menyebut sanksi kedua seharusnya ikut dijatuhkan kepada pembeli yang juga sesuai dengan aturan hukum internasional.


















