Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha mengatakan bahwa Presiden Venezuela, Nicolas Maduro sudah melanggar hak asasi manusia (HAM). Menurutnya, proses penangkapan Maduro ini harus sesuai dengan hukum internasional.
“Ukraina mendukung hak dari rakyat Venezuela dari diktator, operasi, dan pelanggaran HAM. Rezim Maduro sudah melanggar seluruh prinsip tersebut. Dengan ini, warga Venezuela punya kesempatan kembali hidup normal,” paparnya, dikutip dari United24, pada Minggu (4/1/2026).
Sybiha menyampaikan bahwa Ukraina akan terus mendukung hak keamanan, kesejahteraan, kehormatan rakyat Venezuela. Ia menyebut, Ukraina konsisten tidak mengakui legitimasi Maduro yang melakukan kejahatan kepada oposisi.
