Jakarta, IDN Times - Pemerintah Ukraina mengungkapkan ratusan warga perempuan mereka telah dirudapaksa pasukan Rusia. Peristiwa tersebut sudah terjadi sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022 lalu.
Menurut laporan investigasi khusus New York Times yang dikutip The Strait Times pada Jumat (20/2/2026), pasukan Rusia banyak yang membunuh suami seorang perempuan di Ukraina. Setelah itu, mereka baru melancarkan aksi bejatnya untuk merenggut kehormatan perempuan-perempuan tersebut.
Meski begitu, banyak perempuan di Ukraina yang enggan melaporkan kasus pemerkosaan yang terjadi kepada mereka kepada pihak berwenang. Sebab, mereka khawatir kasus tersebut akan merusak nama baik di masyarakat. Oleh karena itu, banyak perempuan Ukraina yang memilih memendam trauma selama bertahun-tahun karena dilecehkan pasukan Rusia daripada harus melapor ke pihak berwenang.
