Jakarta, IDN Times - Komisi Eropa, pada Senin (5/1/2026), menyerukan transisi demokratik di Venezuela. Brussels meminta agar proses transisi ini juga melibatkan pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado dan Edmundo Gonzalez Urrutia.
“Langkah selanjutnya adalah dialog untuk mencapai sebuah transisi demokrasi yang harus melibatkan Edmundo Gonzalez Urrutia dan Maria Corina Machado,” ungkap Juru Bicara Komisi Eropa, Anitta Hipper, dikutip dari EFE.
Pada awal 2025, Gonzalez Urrutia akhirnya memilih untuk mengasingkan diri ke Spanyol usai pemilihan presiden. Keputusan ini disebabkan ancaman penangkapan selama di bawah pemerintahan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
