permukiman ilegal Israel di Tepi Barat, Palestina (Wilson44691, CC0, via Wikimedia Commons)
Pemerintah Israel mengecam keputusan sanksi dari UE terhadap warganya. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menyebut sanksi ini sebagai langkah yang bermuatan politis.
"Uni Eropa telah memilih secara sewenang-wenang untuk menjatuhkan sanksi kepada warga Israel karena pandangan politik mereka. Keputusan ini benar-benar tidak memiliki dasar sama sekali," ujar Saar, dilansir Al Jazeera.
Sementara itu, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir menuduh blok Eropa tersebut bersikap antisemit. Ia menilai Eropa sekadar mencoba mengikat tangan pihak yang ingin membela diri dari serangan musuh.
Di sisi lain, Hamas juga mengkritik sanksi UE dan menolak disamakan dengan pemerintah Israel.
"Sanksi ini menyamakan penjahat fasis yang bangga melakukan genosida dengan korban yang membela diri," kata pejabat Hamas, Basem Naim.