Jakarta, IDN Times - UNICEF merilis laporan terbaru mengenai jumlah korban anak-anak yang timbul akibat serangan Amerika Serikat dan Israel di Iran dan Lebanon. Menurut Wakil Direktur Eksekutif UNICEF, Ted Chaiban, dalam pernyataannya pada Senin (23/3/2026), serangan AS dan Israel di kedua negara tersebut telah menewaskan sekitar 324 anak.
Chaiban menambahkan, 206 anak-anak yang tewas berasal dari Iran. Sementara itu, 118 anak lainnya berasal dari Lebanon. Jumlah korban anak-anak tersebut merupakan akumulasi akibat serangan AS dan Israel yang dilakukan di Iran dan Lebanon sejak 28 Februari 2026 lalu.
“Di balik angka-angka ini ada orangtua, kakek-nenek, guru, saudara laki-laki, dan saudara perempuan. Masyarakat, kota, dan negara sedang terguncang. Di samping korban tewas dan luka-luka, kita menyaksikan pengungsian cepat di beberapa negara yang dipicu oleh pengeboman tanpa henti dan perintah evakuasi yang telah mengosongkan komunitas dan seluruh wilayah perkotaan,” kata Chaiban dilansir The Hill.
