Jakarta, IDN Times - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa hujan hitam yang terjadi di Iran pascaserangan terhadap kilang minyak di negara itu dapat menimbulkan risiko kesehatan serius, terutama gangguan pernapasan.
Asap tebal menyelimuti Teheran pada Minggu (8/3/2026) setelah sebuah kilang minyak di kota itu diserang dalam eskalasi konflik dengan Amerika Serikat(AS)-Israel. Polusi yang bercampur dengan hujan menimbulkan fenomena yang disebut warga dan pejabat sebagai hujan hitam.
"Hujan hitam dan hujan asam yang menyertainya memang menjadi bahaya bagi masyarakat, terutama bagi saluran pernapasan," kata juru bicara WHO, Christian Lindmeier, dalam konferensi pers di Jenewa, dikutip dari The Straits Times.
