Jakarta, IDN Times - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut rekonstruksi fasilitas kesehatan di Jalur Gaza membutuhkan biaya yang cukup besar. Perwakilan WHO yang bertugas di Gaza, Reinhilde Van de Weerdt, pada Jumat (24/4/2026) mengatakan, butuh dana sebesar 10 miliar dolar Amerika Serikat atau Rp172 triliun untuk membangun kembali fasilitas kesehatan di sana.
Weerdt menjelaskan, hal ini disebabkan karena banyak fasilitas kesehatan di Gaza yang rusak akibat diserang oleh pasukan militer Israel (IDF). Menurut media Palestina, Wafa News Agency, ada lebih dari 1.800 fasilitas kesehatan di Gaza yang rusak akibat terkena serangan IDF. Dari jumlah tersebut, ada yang rusak parah dan ada juga yang rusak ringan.
