Jakarta, IDN Times - Presiden China Xi Jinping secara terbuka menyinggung peristiwa penindakan baru-baru ini yang menyebabkan jenderal militer tertinggi di negara itu dicopot dari jabatannya.
"Tahun lalu merupakan tahun yang tidak biasa dan luar biasa. Militer telah memajukan perbaikan politik yang mendalam dan mengalami penempaan revolusioner dalam memerangi korupsi," kata Xi dalam pidato virtual pada 10 Februari 2026, dikutip dari NHK News, Kamis (12/2/2026).
Sejak berkuasa, Xi telah meluncurkan serangkaian kampanye antikorupsi. Ia telah menjadikan pemberantasan korupsi sebagai pilar utama pemerintahannya. Menurutnya, korupsi adalah ancaman terbesar bagi Partai Komunis China (CCP), tetapi para kritikus menganggap tindakan Xi tersebut adalah alat untuk membersihkan para rival politiknya.
