Jakarta, IDN Times - Yordania, pada Kamis (27/11/2025), meminta Rusia untuk berhenti merekrut warganya ke dalam angkatan bersenjata Rusia secara ilegal. Permintaan ini disampaikan setelah dua warga Yordania tewas saat bertempur untuk Moskow.
"Kementerian telah meminta otoritas Rusia untuk menghentikan perekrutan warga Yordania dan memberhentikan setiap warga Yordania yang sudah direkrut," tulis Kementerian Luar Negeri Yordania di platform media sosial X, tanpa menyinggung perang Rusia di Ukraina, di mana ribuan tentara asing bayaran dilaporkan bergabung di pihak Moskow.
Kementerian menegaskan bahwa perekrutan tersebut melanggar hukum domestik Yordania maupun hukum internasional, serta membahayakan nyawa warganya.
