ilustrasi Athena, Yunani, Eropa (pexels.com/Alex Does Pictures)
Layanan kesehatan juga perlu masuk dalam perhitungan ketika kamu menyusun anggaran pensiun di Yunani. GreekReporter menyebut jaringan layanan kesehatan swasta di sana menjadi salah satu faktor yang menarik bagi ekspatriat, dengan perlindungan kesehatan untuk pasangan dilaporkan rata-rata sekitar 245 euro atau sekitar Rp5 juta per bulan. Selain itu, terdapat pula diskon tertentu bagi warga lanjut usia untuk transportasi domestik seperti kereta regional dan feri Aegean.
Hal lain yang sering luput dari perhitungan adalah proses beradaptasi setelah benar-benar tinggal di sana. Survei Expats Greece yang dilaporkan GreekReporter menemukan bahwa pensiunan mencakup 54 persen komunitas ekspatriat dalam survei tersebut, sementara persoalan terbesar yang dirasakan ekspatriat adalah visa dan birokrasi, hambatan bahasa, serta mencari komunitas. Jadi, selain menghitung uang sewa dan kebutuhan sehari-hari, kamu juga perlu menyiapkan dana serta waktu untuk mengurus dokumen dan membangun kehidupan sosial baru.
Pada akhirnya, Yunani memang menawarkan kombinasi menarik bagi orang yang ingin menikmati masa pensiun di luar negeri. Untuk pasangan, biaya hidup nyaman sekitar 2.000–2.500 euro per bulan atau kira-kira Rp41 juta–Rp51 juta, sementara kebutuhan penghasilan untuk memenuhi FIP Visa pasangan berada di sekitar 4.200 euro per bulan atau sekitar Rp86,1 juta.
Namun, angka tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kota, gaya hidup, biaya kesehatan, dan kebutuhan pribadi. Kalau kamu serius mempertimbangkan Yunani sebagai tempat pensiun, menghitung anggaran secara detail sejak jauh-jauh hari akan membantu memastikan rencana tersebut realistis.