Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyebut konflik di Timur Tengah yang dipicu serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran bisa berdampak buruk bagi negaranya. Sebab, ia menilai konflik ini bisa mengalihkan perhatian sekutu-sekutu Ukraina, termasuk AS, untuk membantu melawan Rusia.
Selain itu, Zelenskyy juga khawatir tidak mendapatkan bantuan senjata dari Negeri Paman Sam dan sekutunya. Sebab, AS dan beberapa negara lain di Eropa yang jadi pemasok senjata bagi Ukraina kini sedang fokus pada konflik di Timur Tengah. Oleh karena itu, mereka tentu butuh pasokan senjata yang memadai untuk diri sendiri.
"Kita mungkin akan kesulitan mendapatkan rudal dan senjata untuk mempertahankan wilayah udara kita. Amerika (Serikat) dan sekutu mereka di Timur Tengah mungkin membutuhkan senjata untuk membela diri. Misalnya, rudal Patriot," kata Zelenskyy, seperti dilansir BBC, Selasa (3/3/2026).
