Baru-baru ini, warganet ramai memperbincangkan sebuah unggahan media sosial dari seorang influencer muda yang membahas pengalamannya menikah di usia 19 tahun. Dalam unggahannya, ia menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan salah satu pilihan terbaik dalam hidupnya. Menurutnya, menikah muda membuat dirinya lebih berani mengambil tanggung jawab besar serta membuka jalan menuju kesuksesan, termasuk dalam membangun karier dan usaha.
Opini tersebut menuai beragam reaksi, terutama dari kalangan Gen Z yang memiliki pandangan berbeda mengenai pernikahan, pendidikan, karier, dan kesiapan mental. Perbedaan sudut pandang inilah yang membuat topik ini menjadi perbincangan hangat. Artikel ini mencoba melihat fenomena tersebut dari berbagai sisi agar pembahasan tetap adil dan realistis.
Dilansir dari akun TikTok @azkiaave, influencer tersebut secara terbuka menceritakan pengalamannya memilih jalan hidup yang berbeda dari kebanyakan teman sebayanya. Di saat banyak teman seusianya masih fokus pada pendidikan, persiapan SNBT, atau menikmati masa muda, ia justru memutuskan untuk menikah. Menurutnya, keputusan ini membutuhkan keberanian dan keyakinan yang besar.
Dalam narasinya, ia juga menyampaikan bahwa setelah menikah dan mengambil keputusan besar tersebut, dirinya menjadi lebih percaya diri untuk melangkah lebih jauh. Hal ini mendorongnya kembali mengambil keputusan besar lain, yakni membangun bisnis fashion. Langkah tersebut dinilai berisiko oleh sebagian orang karena adanya kemungkinan kerugian, namun baginya justru menjadi peluang untuk berkembang.
Unggahan ini kemudian memicu berbagai komentar dan respons. Banyak di antara mereka yang memiliki pandangan berbeda, mengingat sebagian besar Gen Z cenderung memilih untuk tidak terburu-buru menikah dan lebih memprioritaskan pendidikan, karier, serta kesiapan mental.
