Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Burung Berparuh Aneh dengan Fungsi Khusus untuk Mencari Makan

4 min read
5 Burung Berparuh Aneh dengan Fungsi Khusus untuk Mencari Makan
Red Crossbill (pixabay.com/barbabs)
  • Red crossbill memakai paruh menyilang untuk membuka sisik kerucut konifer dan mengambil biji yang terlindung.
  • Roseate spoonbill menyapu air dangkal dengan paruh seperti sendok, sementara Black skimmer menyentuhkan rahang bawah ke permukaan air untuk menangkap ikan.
  • Long billed curlew dan Glossy ibis menggunakan paruh panjang untuk menjangkau cacing, krustasea, serta invertebrata di lumpur, pasir, dan lahan basah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Paruh burung memiliki bentuk yang beragam dan berkaitan dengan cara masing-masing spesies mencari makan. Ada burung yang memiliki paruh panjang, melebar, melengkung, bahkan menyilang dengan bentuk yang tidak biasa. Setiap karakteristik tersebut memiliki fungsi khusus untuk membantu burung memperoleh makanan sesuai dengan habitatnya.

Bentuk paruh yang unik membantu burung menjangkau sumber makanan dengan cara yang berbeda. Ada burung yang menggunakannya untuk membuka kerucut pohon, menyaring makanan dari air, hingga menangkap mangsa di dalam lumpur. Berikut lima burung dengan bentuk paruh tidak biasa yang memiliki fungsi khusus untuk mencari makan.

  1. 1. Red Crossbill

    Red Crossbill
    Red Crossbill (pexels.com/Daniil Komov)

    Menurut Cornell Lab of Ornithology, Red crossbill memiliki ujung paruh atas dan bawah yang saling menyilang. Bentuk ini membantu burung membuka sisik kerucut pohon konifer yang tertutup rapat. Dengan memasukkan paruh ke celah sisik lalu menekannya, burung dapat membuka bagian kerucut dan mengambil biji di dalamnya.

    Red crossbill memakan biji dari beberapa konifer seperti cemara, pinus, Douglas fir, hemlock, dan larch. Beberapa tipe Red crossbill juga memiliki bentuk paruh berbeda yang berkaitan dengan jenis kerucut tertentu. Adaptasi tersebut membuat paruhnya berfungsi sebagai alat untuk mencapai makanan yang terlindung.

  2. 2. Roseate Spoonbill

    Roseate Spoonbill
    Roseate Spoonbill (pexels.com/Antonio Lorenzana Bermejo)

    Menurut Smithsonian's National Zoo, Roseate spoonbill memiliki paruh panjang dan pipih dengan ujung melebar seperti sendok. Bentuk tersebut digunakan saat burung mencari makanan di perairan dangkal dengan mengayunkan paruh dari satu sisi ke sisi lain. Gerakan itu membantu menangkap mangsa kecil yang berada di dalam air.

    Makanan Roseate spoonbill mencakup ikan kecil, krustasea, serangga, dan potongan tumbuhan. Burung ini mencari makan di lahan basah air tawar maupun air asin, termasuk kawasan rawa dan hutan bakau. Jadi, bentuk paruh yang tidak biasa itu berkaitan langsung dengan cara mengambil makanan dari perairan dangkal.

  3. 3. Black Skimmer

    Black Skimmer
    Black Skimmer (unsplash.com/Paul Crook)

    Melansir Cornell Lab of Ornithology, Black skimmer memiliki paruh dengan rahang bawah yang jauh lebih panjang daripada rahang atas. Saat mencari makan, burung ini terbang rendah di atas permukaan air dengan rahang bawah menyentuh air. Ketika bagian tersebut merasakan ikan, rahang atas segera menutup untuk menangkap mangsa.

    Cara makan ini membuat Black skimmer dapat mencari ikan dengan mengandalkan sentuhan, bukan hanya penglihatan. Teknik tersebut juga memungkinkan burung mencari makan ketika minim cahaya atau malam hari. Tiga spesies skimmer diketahui menjadi satu satunya kelompok burung yang mencari makan dengan cara menyentuhkan rahang bawah ke permukaan air.

  4. 4. Long billed Curlew

    Long billed Curlew
    Long billed Curlew (unsplash.com/Tyke Jones)

    Berdasarkan informasi Cornell Lab of Ornithology, Long billed curlew memiliki paruh yang sangat panjang dan melengkung ke bawah. Burung ini menggunakannya untuk menusuk lumpur dan pasir saat mencari hewan yang bersembunyi di dalam. Mangsa yang dicari antara lain cacing tanah, udang, kepiting, dan invertebrata lain.

    Paruh panjang tersebut juga membantu Long billed curlew menjangkau liang mangsa di lumpur. Di wilayah pesisir, burung ini dapat mencari makan di lumpur pasang surut, muara, lahan basah, dan pantai. Bentuk paruhnya membuat burung ini mampu menjangkau makanan yang berada di bawah permukaan substrat.

  5. 5. Glossy Ibis

    Glossy Ibis
    Glossy Ibis (pexels.com/Wei86 Travel)

    Menurut Cornell Lab of Ornithology, Glossy ibis memiliki paruh panjang yang digunakan untuk mencari makanan di lahan basah dan area berlumpur. Saat berada di habitat tersebut, burung ini menusukkan paruh ke substrat untuk menemukan mangsa atau mengayunkannya melalui air dan lumpur. Cara tersebut membuatnya dapat mencari makanan dengan bantuan penglihatan sekaligus sentuhan.

    Glossy ibis memakan berbagai hewan kecil seperti cacing tanah, larva, dan invertebrata air. Burung ini juga dapat mencari makan di rawa air tawar, rawa payau, hutan bakau, area lumpur, serta tepi sungai dangkal. Paruh panjangnya menjadi alat untuk menjangkau mangsa yang berada di dalam tanah atau lumpur.

    Bentuk paruh pada kelima burung tersebut berkaitan erat dengan cara mereka memperoleh makanan. Ada paruh yang berfungsi membuka kerucut, menyapu air, menyentuh permukaan, hingga menembus lumpur. Perbedaan bentuk tersebut menunjukkan bagaimana struktur paruh dapat mendukung strategi mencari makan yang berbeda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More