Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Automeris io, Spesies Ngengat dari Amerika Utara
Ngengat Io (Automeris io) jantan. (commons.wikimedia.org/Judy Gallagher)
  • Automeris io adalah ngengat Saturniidae dari Amerika Utara, pertama dideskripsikan Johan Christian Fabricius pada 1775; namanya merujuk bahasa Yunani dan tokoh Io dalam mitologi Yunani.
  • Ngengat dewasa berukuran rentang sayap 6,3–8,8 cm, dengan warna jantan dan betina berbeda serta motif mata besar untuk mengelabui pemangsa. Mereka hidup 1–2 minggu tanpa makan.
  • Betina bertelur di daun berbagai tanaman di Kanada selatan hingga Amerika Serikat. Ulatnya berduri urtikaria beracun; sengatan umumnya ringan, tetapi perlu diwaspadai oleh orang rentan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernahkah kamu melihat ngengat dengan pola mata besar di sayapnya? Nah, hewan unik ini namanya Automeris io atau sering disebut ngengat Io. Hewan ini punya sisi yang menarik sekaligus bikin penasaran, mulai dari bentuk ulatnya yang berbisa sampai bentuk ngengat dewasanya yang punya sayap bermotif mata.

Daripada penasaran, yuk langsung baca artikel ini untuk tahu lebih banyak fakta seru soal ngengat yang satu ini!

1. Nama ilmiahnya memiliki arti

Ngengat Io (Automeris io) jantan. (commons.wikimedia.org/Andy Reago & Chrissy McClarren)

Automeris io adalah salah satu jenis ngengat warna-warni yang berasal dari benua Amerika Utara. Mereka termasuk ke dalam kelompok keluarga Saturniidae, serta menjadi bagian dari subfamili Hemileucinae. Jenis serangga ini pertama kali diteliti dan diberi nama resmi oleh seorang ahli zoologi bernama Johan Christian Fabricius pada tahun 1775.

Lantas, kenapa namanya Automeris io? Dilansir Indiana Nature LLC, nama genusnya yaitu Automeris merupakan gabungan kata Yunani yang berarti "diri sendiri" dan "terbagi". Sementara itu, nama Io diambil dari cerita mitologi Yunani tentang seorang tokoh manusia biasa yang merupakan kekasih dari dewa Zeus.

2. Punya motif bintik mata besar di sayapnya

Ngengat Io (Automeris io) betina. (commons.wikimedia.org/Andy Reago & Chrissy McClarren)

Automeris io dewasa punya ukuran sayap yang lumayan lebar, yaitu sekitar 6,3 sampai 8,8 cm. Uniknya, warna tubuh dan sayap antara jantan dan betina itu beda banget, lho! Yang jantan punya warna kuning cerah di seluruh tubuhnya, sementara yang betina warnanya lebih gelap, yaitu coklat kemerahan sampai keunguan.

Bagian antena mereka juga kelihatan beda karena antena si jantan jauh lebih lebat dan besar daripada betina. Tapi, kedua jenis kelamin ini sama-sama punya ciri khas keren di sayap belakangnya, yaitu motif bintik mata besar warna hitam kebiruan dengan titik putih di tengahnya. Saat diganggu atau disentuh, mereka bakal menggoyangkan tubuhnya sambil memamerkan bintik mata di sayap belakang untuk mengelabui pemangsa.

3. Ngengat dewasa punya usia yang sangat pendek

Ngengat Io (Automeris io) betina. (commons.wikimedia.org/Gary Foster)

Automeris io dewasa ternyata tidak punya bagian mulut yang berfungsi dan tidak makan sama sekali selama hidupnya. Mereka hanya bisa bertahan hidup selama 1 sampai 2 minggu saja dengan tujuan utama untuk mencari pasangan. Biasanya, ngengat dewasa akan keluar dari kepompong pada pagi atau siang hari lalu menggantung di tanaman agar sayapnya bisa mengembang sempurna.

Setelah sayapnya siap, ngengat betina akan menunggu malam tiba untuk mengeluarkan aroma khusus demi memikat ngengat jantan dari jarak jauh. Si jantan yang punya antena besar akan mendeteksi aroma tersebut dan terbang mendekat untuk proses perkawinan. Begitu selesai kawin dan bertelur, siklus hidup ngengat betina pun akan langsung berakhir.

4. Ngengat betina meletakkan telurnya di daun-daun tanaman

Telur ngengat Io (Automeris io). (commons.wikimedia.org/Gary Foster)

Automeris io bisa ditemukan di berbagai wilayah, mulai dari bagian selatan Kanada seperti Manitoba, Ontario, sampai ke berbagai daerah di Amerika Serikat seperti Montana, Texas, dan ujung Florida. Kalau mau berkembang biak, ngengat betina bakal meletakkan telur putih berukuran kecil di daun-daun tanaman yang jadi tempat tinggalnya.

Pilihan daun tanamannya juga banyak banget, mulai dari pohon murbei, pohon willow, sampai daun maple merah. Selain itu, mereka juga suka bertelur di pohon ek, pohon beech, pohon cemara balsam, dan berbagai jenis tanaman semak lainnya.

5. Duri-duri yang menutupi seluruh tubuh ulatnya beracun!

Ulat ngengat Io (Automeris io). (commons.wikimedia.org/Judy Gallagher)

Meskipun kelihatannya menarik, ulat Automeris io punya duri tajam yang bisa menyengat kulit kalau tidak sengaja tersentuh. Dilansir Backyard Nature, semakin besar ukuran ulatnya, maka rasa sengatan yang ditimbulkannya pun bakal terasa makin parah. Bulu-bulu penyengat ini secara khusus dikenal sebagai duri urtikaria yang memang beracun bagi siapa saja yang memegangnya.

Meskipun begitu, menurut Breeding butterflies, sengatan dari ulat ini umumnya tergolong ringan dan jarang sekali meninggalkan efek buruk dalam jangka panjang. Rasa sakitnya biasanya bakal hilang sendiri dalam waktu beberapa menit dengan sensasi panas, atau seperti kesetrum ringan. Orang yang perlu ekstra hati-hati hanyalah mereka yang punya alergi, kekebalan tubuh lemah, atau orang yang kaget karena tidak siap saat tersengat.

Itu dia fakta menarik tentang Automeris io yang menakjubkan. Semoga artikel singkat ini bisa bikin kamu makin takjub sama keunikan alam dan lebih hati-hati kalau kebetulan ketemu hewannya di alam liar!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article