Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Casa de Pilatos, Istana yang Dibangun oleh Bangsawan Spanyol
Potret Casa de Pilatos (commons.wikimedia.org/Holger Uwe Schmitt/CC BY-SA 4.0)
  • Casa de Pilatos di Sevilla dibangun pada abad ke-15 oleh bangsawan Pedro Enríquez de Quiñones dan Catalina de Ribera, menampilkan kemegahan arsitektur khas Spanyol.
  • Istana ini terkenal dengan ratusan azulejo buatan abad ke-16 serta menjadi pusat patronase seni yang melahirkan banyak seniman ternama Spanyol.
  • Saat ini dimiliki Keluarga Dukes of Medinaceli, Casa de Pilatos masih berfungsi sebagai kediaman pribadi sekaligus destinasi wisata bersejarah populer.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ngomongin Spanyol pastinya tidak bisa lepas dari sejarah dan budaya yang sangat melekat hingga saat ini. Pasalnya, negara ini telah ada sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu dan bukti bahwa Spanyol telah ada sejak lama yaitu adalah adanya bangunan-bangunan bersejarah seperti istana kerajaan, berbagai macam museum, dan penemuan lainnya. Di salah satu kota negara ini, tepatnya di Sevilla, ada salah satu bangunan bersejarah yang populer dan ikonik, namanya adalah Casa de Pilatos. Tempat ini adalah sebuah istana yang terletak di pusat kota Sevilla, tepatnya di dekat Sungai Guadalquivir dan tidak jauh dari katedral Sevilla.

Nah itu tadi penjelasan singkat tentang Casa de Pilatos. Kali ini akan dibahas lebih dalam dengan mengetahui lima fakta unik yang dimiliki oleh istana bersejarah yang satu ini. Penasaran ada apa saja? Yuk simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Dibangun pada Abad ke-15

Potret Casa de Pilatos (commons.wikimedia.org/Anual/CC BY-SA 4.0)

Casa de Pilatos dibangun oleh kedua pasangan suami istri yang bernama Pedro Enríquez de Quiñones dan Catalina de Ribera pada abad ke-15. Memangnya siapa mereka? Pedro Enríquez de Quiñones adalah seorang bangsawan Spanyol yang saat itu memiliki status sosial yang tinggi. Dia juga adalah salah satu anggota keluarga Enríquez, yang saat itu merupakan keluarga bangsawan yang sangat berpengaruh dan penting di Spanyol.

Pedro Enríquez de Quiñones sendiri selain merupakan keturunan bangsawan, ia sangat sukses dalam kariernya sebagai politisi dan diplomat ulung. Berkat prestasinya ini, ia pernah dilantik sebagai wali kota Sevilla dan duta besar Spanyol di beberapa negara Eropa. Kekayaan yang dimiliki oleh Pedro jelas tidak main-main, ditambah status sosialnya yang sangat tinggi, sehingga ia dengan mudah membangun sebuah istana megah yang bernama Casa de Pilatos.

2. Koleksi Azulejo

Potret Casa de Pilatos (commons.wikimedia.org/Anual/CC BY-SA 4.0)

Di dalam istana yang megah ini, terdapat ratusan azulejo yang indah dan beragam. Azulejo adalah sebuah ubin keramik namun di desain lebih dari 150 gambar yang unik yang dibuat oleh kakak beradik yang bernama Diego dan Juan Pulido pada tahun 1530-an. Motif pada keramik ini meliputi gambar bunga-bunga, hewan, dan geometris yang berbeda-beda.

Uniknya, pembuatan dari azulejo ini masih sangat sederhana dan tradisional. Keramik ini dibuat menggunakan tanah liat dan glasir yang berwarna, namun memiliki hasil akhir yang memukau.

3. Patronase Seni

Potret Casa de Pilatos (commons.wikimedia.org/Holger Uwe Schmitt/CC BY-SA 4.0)

Casa de Pilatos telah menjadi pusat patronase selama berabad-abad, dengan melahirkan banyak seniman ternama seperti Francisco de Zurbarán dan Bartolomé Esteban Murillo yang dulu pernah bekerja di istana ini. Mudahnya, patronase adalah dukungan sosial dan finansial yang diberikan oleh sang pemilik atau keluarga dari istana ini kepada seniman-seniman seperti yang baru saja disebut untuk mereka menciptakan karya seni. Dalam konteks ini, Casa de Pilatos memberikan juga fasilitas berupa tempat tinggal, makanan dan uang kepada seniman, hingga memesan karya seni buatan para seniman.

Berkat metode yang dilakukan dalam mendorong para seniman untuk maju, istana ini kini memiliki banyak sekali koleksi seni yang beragam, mulai dari lukisan hingga patung. Bisa dibilang Casa de Pilatos adalah salah satu aset berharga bagi banyak seniman untuk mereka bisa melakukan perkembangan seni di Spanyol.

4. Pernah Menjadi Lokasi Syuting Film

Potret Casa de Pilatos (commons.wikimedia.org/Holger Uwe Schmitt/CC BY-SA 4.0)

Beberapa kali destinasi ini telah menjadi lokasi syuting film yang strategis. Beberapa diantaranya adalah film terkenal, termasuk "Lawrence of Arabia" (1962), "Harem" (1986), "1492: The Conquest of Paradise" (1992), dan "Kingdom of Heaven" (2005). Film terkenal dan tidak hanya satu seperti ini menjadi bukti bahwa arsitektur bangunan yang dimiliki oleh Casa de Pilatos sangat sempurna untuk dijadikan tempat adegan sebuah film.

Istana ini juga merupakan salah satu contoh arsitektur Andalusia yang unik, dengan perpaduan gaya Gothic, Mudéjar, dan Renaissance. Banyak produser dan sutradara film yang datang ke tempat ini dan tak jarang juga mereka jatuh cinta kepada Casa de Pilatos untuk dijadikan sebuah tempat syuting film.

5. Kepemilikan

Potret Casa de Pilatos (commons.wikimedia.org/Holger Uwe Schmitt/CC BY-SA 4.0)

Saat ini, Casa de Pilatos dimiliki oleh Keluarga Dukes of Medinaceli dan dikelola oleh Fundación Casa de Medinaceli. Sampai detik ini istana ini masih menjadi tempat tinggal pribadi bagi keluarga tersebut. Meski begitu, mereka juga sangat terbuka untuk kunjungan publik.

Dengan adanya kepemilikan yang terus menerus terjaga, ini akan membuat Casa de Pilatos akan terjaga dan memiliki umur yang panjang. Bangunan dan isi di dalamnya akan sangat terpelihara, sehingga masyarat atau generasi berikutnya masih bisa melihat salah satu bukti sejarah yang ada di Spanyol.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Casa de Pilatos. Istana bersejarah ini juga mengajarkan artinya memberikan hak kepada beberapa individu untuk terus berkembang. Bukan tujuan bisnis, tetapi tujuan masa depan yang panjang agar sejarah tidak cepat menuju kegelapan. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang, selanjutnya bahas tempat menarik apa lagi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team