5 Fakta Cetara, Desa Cantik Italia dengan Tradisi Laut yang Kuat

- Cetara adalah desa nelayan di Pantai Amalfi, Italia, yang sejak Abad Pertengahan bergantung pada laut dan mempertahankan perikanan tradisional sebagai bagian kehidupan masyarakat.
- Ikan teri menjadi identitas kuliner Cetara melalui colatura di alici, bumbu hasil pematangan ikan teri bergaram yang diwariskan antargenerasi dan berstatus DOP.
- Cetara berada dalam kawasan Warisan Dunia UNESCO Costiera Amalfitana, dengan Torre Vicereale bersejarah serta lanskap laut, pegunungan, dan teras pertanian.
Cetara merupakan sebuah desa pesisir sekaligus munisipalitas kecil di Provinsi Salerno, Campania, Italia. Desa ini berada di kawasan Costiera Amalfitana atau Pantai Amalfi, dengan permukiman yang terletak di antara Laut Tyrrhenia dan lereng pegunungan. Perpaduan antara laut, rumah-rumah yang mengikuti kontur lereng, serta tradisi maritim membuat Cetara memiliki karakter yang berbeda dari banyak desa lain di pesisir Italia.
Kehidupan masyarakat Cetara sejak berabad-abad lalu memiliki hubungan yang sangat erat dengan laut. Aktivitas penangkapan ikan menjadi bagian penting dari sejarah desa, terutama penangkapan ikan teri yang kemudian berkembang menjadi salah satu identitas kuliner Cetara. Yuk, kita telusuri lima fakta menarik Cetara, desa cantik Italia dengan tradisi laut yang kuat ini!
1. Merupakan desa nelayan di pantai amalfi

desa Cetara di Italia (commons.wikimedia.org/Derbrauni) Cetara dikenal sebagai desa nelayan yang kehidupan masyarakatnya sangat berkaitan dengan aktivitas di laut. Catatan sejarah lokal menunjukkan bahwa masyarakat Cetara telah melakukan kegiatan perikanan sejak Abad Pertengahan, bahkan pada tahun 1030 penduduknya tercatat membayar pajak perikanan kepada uskup agung Amalfi. Laut di sekitar Cetara juga sejak dahulu dikenal kaya akan berbagai jenis, termasuk ikan teri, tuna, makarel, kerapu, dan beberapa jenis ikan lainnya.
Dilansir Visit Cetara, hubungan dengan laut tidak hanya membentuk perekonomian, tetapi juga memengaruhi identitas desa hingga sekarang. Cetara masih mempertahankan citranya sebagai desa nelayan, sementara kegiatan perikanan tradisional tetap menjadi bagian penting dari kehidupan setempat. Cetara digambarkan sebagai tempat di mana kegiatan menangkap ikan bukan sekadar pekerjaan, melainkan bagian dari gaya hidup masyarakat.
2. Terkenal dengan olahan ikan teri

desa Cetara di Italia (commons.wikimedia.org/Rinaldi2) Salah satu produk paling terkenal dari Cetara adalah colatura di alici, yaitu cairan berwarna kuning kecokelatan yang dihasilkan melalui proses pematangan ikan teri dengan garam. Dilansir Agraria.org, proses tradisionalnya dilakukan dengan menyusun ikan teri dan garam secara berlapis di dalam wadah kayu, kemudian membiarkannya mengalami proses pematangan selama berbulan-bulan. Cairan yang terkumpul dari proses tersebut kemudian disaring dan digunakan sebagai bumbu dengan cita rasa gurih yang kuat.
Tradisi membuat colatura di alici telah diwariskan selama beberapa generasi di Cetara. Produk tersebut juga memperoleh pengakuan sebagai produk dengan status DOP atau Protected Designation of Origin, yang menguhubungkan proses produksi dan karakter produknya dengan wilayah tertentu. Karena itu, ikan teri dan colatura di alici tidak hanya menjadi makanan khas, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas budaya serta gastronomi Cetara.
3. Memiliki menara pertahanan di tepi laut

menara Cetara (commons.wikimedia.org/Gianfranco Vitolo) Salah satu bangunan yang paling mudah dikenali di Cetara adalah Torre Vicereale atau menara wakil raja yang berdiri di dekat garis pantai. Dilansir Cetara Turistica, menara tersebut menjadi bagian dari sistem pertahanan pesisir yang dibangun untuk menghadapi ancaman serangan bajak laut. Pembangunan menara ini berkaitan dengan situasi keamanan di pesisir Italia selatan pada abad ke-16.
Sejarah Cetara mencatat bahwa desa ini pernah mengalami serangan yang sangat berat pada tahun 1534 ketika armada yang dipimpin Sinan Pasha menyerang kawasan tersebut. Peristiwa itu menyebabkan sekitar 300 penduduk dibawa sebagai penduduk budak dan banyak penduduk lainnya tewas. Setelah berbagai serangan bajak laut tersebut, sistem pertahanan pesisir menjadi semakin penting dan Torre Vicereale kemudian menjadi salah satu simbol utama Cetara.
4. Bagian dari situs warisan dunia unesco

desa Cetara di Italia (commons.wikimedia.org/Giovanni Mattiello) Cetara merupakan salah satu munisipalitas yang termasuk dalam kawasan Costiera Amalfitana yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1997. Kawasan tersebut memiliki nilai budaya dan lanskap yang terbentuk dari perpaduan antara kondisi alam yang terjal dan aktivitas manusia selama berabad-abad. Cetara termasuk salah satu bagian pesisir yang disebut secara khusus dalam batas kawasan Warisan Dunia tersebut.
Lanskap Cetara memperlihatkan bagaimana masyarakat menyesuaikan kehidupan dengan medan pesisir yang curam. Dilansir Italia.it, lereng di sekitar desa dimanfaatkan melalui sistem terasering yang ditopang dinding batu kering dan digunakan untuk kebun, tanaman buah, serta kebun lemon. Pola tersebut menjadi bagian dari karakter lanskap Amalfi yang membuat hubungan antara permukiman, pertanian, dan lingkungan alam terlihat begitu erat.
5. Memiliki perpaduan laut dan pegunungan yang khas

desa Cetara di Italia (commons.wikimedia.org/Derbrauni) Cetara berada di antara laut dan pegunungan sehingga bentuk permukimannya mengikuti kondisi geografis yang cukup terjal. Bagian bawah desa menghadap langsung ke laut, sedangkan wilayah belakangnya dibatasi oleh pegunungan dan lereng yang menjulang. Posisi tersebut membuat Cetara terlihat seperti permukiman yang tersusun mengikuti bentuk alami kawasan pesisir.
Kondisi alam tersebut juga memengaruhi cara masyarakat memanfaatkan lahan di sekitar desa. Lereng-lereng yang sulit digunakan untuk pembangunan dimanfaatkan melalui teras-teras pertanian, termasuk untuk menanam lemon, buah-buahan, dan tanaman lainnya. Perpaduan antara rumah, pelabuhan, laut, lereng hijau, serta teras pertanian inilah memberikan Cetara karakter visual sebagai desa pesisir yang sangat erat dengan lingkungannya.
Cetara menunjukkan bagaimana sebuah desa kecil dapat mempertahankan identitasnya melalui hubungan yang kuat dengan laut dan tradisi masyarakatnya. Sejarah sebagai desa nelayan, keberadaan Torre Vicereale, serta tradisi colatura di alici menjadi bagian penting dari karakter Cetara hingga sekarang. Ditambah lanskap pegunungan dan statusnya sebagai bagian dari Costiera Amalfitana, Cetara menjadi salah satu desa pesisir Italia yang menarik untuk dikenal lebih jauh.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















