Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Dainty Bird Orchid, Anggrek Mungil Unik dari Australia
anggrek chiloglottis trapeziformis (inaturalist.org/hovea)
  • Dainty Bird-Orchid (Chiloglottis trapeziformis) adalah anggrek darat mungil Australia dengan satu bunga, labellum berbentuk wajik atau trapesium, serta tonjolan hitam mengilap.
  • Penyerbukannya mengandalkan tawon thynnine jantan yang tertarik pada labellum dan tanpa sengaja membawa serbuk sari; hubungan ini tercatat spesifik di Australia tenggara.
  • Spesies ini berbunga sekitar Agustus–November di Tasmania, bertahan melalui umbi bawah tanah, hidup di habitat lembap Australia tenggara, dan berstatus Endangered di Tasmania.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dainty Bird-Orchid (Chiloglottis trapeziformis) merupakan salah satu anggrek darat unik yang berasal dari Australia. Spesies ini dikenal karena bunganya yang berukuran kecil dengan bentuk labellum menyerupai wajik atau trapesium. Penampilannya yang tidak biasa membuatnya menjadi salah satu anggota genus Chiloglottis yang menarik untuk diamati.

Tidak hanya memiliki bentuk bunga yang khas, Dainty Bird-Orchid juga mempunyai strategi penyerbukan yang cukup unik. Bunga anggrek ini mengandalkan tawon jantan yang tertarik pada bagian bunganya dan kemudian secara tidak sengaja membantu proses penyerbukan. Berikut lima fakta menarik Dainty Bird-Orchid, anggrek mungil unik dari Australia.

1. Memiliki bunga berbentuk unik seperti wajik

anggrek chiloglottis trapeziformis (inaturalist.org/Ned Johnston)

Salah satu ciri paling mudah dikenali dari Dainty Bird-Orchid adalah bentuk labellumnya yang menyerupai wajik atau trapesium. Mengutip Listing Statement for Chiloglottis trapeziformis, labellum tersebut berukuran sekitar 10-12 milimeter dan berdiri cukup tegak pada bagian tengah bunga. Permukaannya juga memiliki kumpulan tonjolan atau calli berwarna hitam mengilap yang menjadi ciri khasnya.

Bunga Dainty Bird-Orchid memiliki warna yang bervariasi dari hijau kecokelatan hingga merah kecokelatan atau keunguan. Ukuran bunganya sendiri relatif kecil, dengan panjang sekitar 12-16 milimeter dan lebar 6-8 milimeter. Kombinasi warna dan bentuk tersebut membuat bunga ini tampak cukup mencolok meskipun tumbuh dekat permukaan tanah.

2. Hanya memiliki satu bunga pada setiap tangkai

anggrek chiloglottis trapeziformis (inaturalist.org/marfun)

Dainty Bird-Orchid merupakan anggrek darat yang mempunyai dua daun pada bagian pangkalnya. Dilansir PlantNET, kedua daun tersebut berbentuk lonjong hingga lanset dan dapat berukuran sekitar 5-8 sentimeter. Dari bagian tengah tanaman kemudian muncul satu tangkai bunga yang membawa satu bunga saja.

Tangkai bunganya memiliki tinggi sekitar 8-12 sentimeter sehingga kesuluruhan tanaman tetap terlihat mungil. Daunnya berwarna hijau tua dengan tepi yang dapat terlihat rata maupun sedikit bergelombang. Setelah melewati masa berbunga, tanaman ini dapat kembali tidak terlihat di permukaan karena bagian atasnya mengering dan menyisakan umbi kecil di dalam tanah.

3. Mengandalkan tawon jantan untuk penyerbukan

anggrek chiloglottis trapeziformis (inaturalist.org/andrewk)

Salah satu hal paling menarik dari kelompok Chiloglottis adalah cara mereka melakukan penyerbukan. Mengutip Journal of Plant Systematics, bunga-bunganya dapat menarik tawon thynnine jantan yang kemudian berusaha kawin dengan bagian labellum bunga. Ketika tawon tersebut berinteraksi dengan bunga, serbuk sari dapat ikut terbawa sehingga proses penyerbukan terjadi secara tidak langsung.

Strategi tersebut dikenal sebagai penyerbukan melalui penipuan seksual karena bunga memanfaatkan respons kawin tawon jantan. Penelitian mengenai Chiloglottis juga menunjukkan adanya hubungan yang sangat spesifik antara beberapa spesies anggrek dan penyerbuk tawon tertentu. Bahkan, Chiloglottis trapeziformis diketahui memiliki hubungan penyerbukan dengan tawon dari kelompok Thynnidae di Australia bagian tenggara.

4. Berbunga pada musim semi

anggrek chiloglottis trapeziformis (inaturalist.org/James Bennett)

Dainty Bird-Orchid termasuk anggrek yang memiliki periode berbunga relatif singkat dalam setahun. Dilansir Plants of the World Online, Di Tasmania, spesies ini tercatat berbunga sekitar Agustus hingga November, meskipun waktunya dapat berbeda berdasarkan lokasi. Karena ciri bunganya menjadi sangat penting untuk identifikasi, tanaman ini paling mudah dikenali ketika sedang berbunga.

Di luar masa berbunga, tanaman ini dapat bertahan dalam bentuk vegetatif dan tidak selalu mudah ditemukan. Seperti anggota Chiloglottis lainnya, bagian atas tanaman akan mati setelah berbunga dan tanaman kemudian bertahan melalui umbi bawah tanah yang berdaging. Umbi baru juga dapat terbentuk pada ujung akar yang memanjang sehingga memungkinkan terjadinya reproduksi vegetatif.

5. Tumbuh di habitat alami Australia bagian tenggara

anggrek chiloglottis trapeziformis (inaturalist.org/Ray Turnbull)

Dainty Bird-Orchid merupakan bagian dari flora Australia bagian tenggara dan tercatat di Tasmania serta wilayah lain dalam kawasan tersebut. Di Tasmania, tanaman ini dapat ditemukan pada habitat yang memiliki kondisi cukup lembap, termasuk lokasi yang ditumbuhi semak dan pakis. Kondisi habitat dan frekuensi kebakaran juga dapat memengaruhi kemunculan bunga spesies ini.

Spesies ini juga memiliki status konservasi yang perlu diperhatikan di Tasmania, tempat Dainty Bird-Orchid tercantum sebagai spesies Endangered dalam daftar tumbuhan terancam Tasmania. Status tersebut menunjukkan bahwa keberadaan populasinya menghadapi tekanan di wilayah tersebut. Karena itu, keberadaan habitat alaminya menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kelangsungan spesies anggrek mungil ini.

Dainty Bird-Orchid merupakan anggrek mungil dengan bunga berbentuk wajik, dua daun di pangkal, dan strategi penyerbukan yang melibatkan tawon jantan. Keunikannya tidak hanya terletak pada penampilan, tetapi juga pada siklus hidupnya yang bergantung pada umbi bawah tanah serta periode berbunga yang relatif terbatas. Meski berukuran kecil, Dainty Bird-Orchid menunjukkan betapa beragamnya cara tumbuhan beradaptasi dan bereproduksi di alam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article