Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menginformasikan bahwa sejumlah kota di Indonesia akan mengalami fenomena kulminasi pada akhir Februari dan awal Maret 2024. Diketahui, kulminasi adalah peristiwa ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Ini terjadi saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat.
Artinya, posisi Matahari tepat berada di atas kepala pengamat saat fenomena kulminasi terjadi. Sebab itulah peristiwa astronomi ini kerap disebut dengan istilah "Hari Tanpa Bayangan". Ini lantaran ketika kulminasi terjadi, bayangan sebuah objek seolah-olah menghilang karena tertumpuk dengan objek itu sendiri.
Lalu, kenapa kulminasi bisa terjadi? Apakah hanya Indonesia yang bisa mengalaminya? Yuk, simak fakta-faktanya berikut ini!