Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Kastil Aigle, Kastil Swiss yang Menyimpan Sejarah Dunia Anggur
kastil aigle di Swiss (commons.wikimedia.org/Christian David)
  • Kastil Aigle di Kanton Vaud, Swiss, berdiri sejak akhir abad ke-12 di tengah kebun anggur, memadukan karakter benteng pertahanan dan kediaman bersejarah.
  • Pada 1475, pasukan Bern merebut lalu membangun kembali kastil; setelah Revolusi Vaud, bangunan ini menjadi milik Kanton Vaud dan kemudian Komune Aigle pada 1804.
  • Kastil pernah menjadi pengadilan, penjara, dan rumah masyarakat miskin, sebelum menjadi Museum Anggur dan Label Anggur pada 2010 dengan hampir 1.000 koleksi label wine.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kastil Aigle merupakan kastil bersejarah yang berada di kota Aigle, Kanton Vaud, Swiss. Kastil ini berdiri di antara Pegunungan Alpen dan Danau Jenewa, tepat di tengah kawasan kebun anggur yang telah menjadi bagian penting dari lanskap Aigle selama berabad-abad. Bagian tertua kastil diperkirakan berasal dari akhir abad ke-12 dan kini menjadi salah satu bangunan bersejarah yang terkenal di kawasan Vaud.

Selain memiliki sejarah panjang sebagai bangunan pertahanan dan kediaman bangsawan, Kastil Aigle memiliki hubungan yang sangat erat dengan budaya anggur. Di dalam kompleksnya terdapat Vine, Wine and Wine Label Museum, yang membahas sejarah perkebunan anggur, produksi wine, serta berbagai aspek budaya yang berkembang di sekitarnya. Yuk, kita simak lima fakta menarik Kastil Aigle, kastil Swiss yang menyimpan sejarah dunia anggur ini!

1. Bagian tertuanya berasal dari akhir abad ke-12

kastil aigle di Swiss (commons.wikimedia.org/Christian David)

Sejarah Kastil Aigle bermula setidaknya sejak akhir abad ke-12. Menurut sejarah resmi kastil, bagian tertua bangunan kemungkinan dibangun oleh keluarga ksatria Aigle atau Milites de Allio, sementara sekitar tahun 1200 telah terdapat dua menara besar di lokasi tersebut. Posisi kastil di atas bukit Bloinare juga memberikan keuntungan strategis karena kawasan tersebut berada dekat jalur perjalanan penting yang kemudian menjadi bagian dari rute menuju Pegunungan Alpen.

Dilansir My Switzerland, pada abad-abad berikutnya, kastil mengalami berbagai perubahan dan penambahan bangunan. Struktur yang awalnya memiliki fungsi pertahanan secara bertahap juga berkembang menjadi tempat tinggal, terutama setelah sejumlah bagian bangunan diubah agar lebih sesuai untuk kehidupan penghuninya. Perubahan tersebut menjelaskan mengapa Kastil Aigle saat ini memperlihatkan perpaduan antara unsur benteng dan kediaman bersejarah.

2. Pernah direbut oleh pasukan bern pada abad ke-15

kastil aigle di Swiss (commons.wikimedia.org/Christian David)

Sejarah Kastil Aigle mengalami perubahan besar pada abad ke-15 ketika wilayah tersebut menjadi bagian dari kekuasaan Bern. Dilansir Vaud.ch, pada 1475, pasukan Bern merebut kastil dalam rangkaian konflik yang berkaitan dengan Perang Burgundia, dan bangunan tersebut kemudian mengalami kerusakan. Beberapa tahun setelahnya, Bern membangun kembali dan memperkuat kastil sehingga bangunan tersebut juga berfungsi sebagai kediaman para gubernur Bern.

Masa kekuasaan Bern berlangsung hingga Revolusi Vaud pada 1798. Setelah Bern meninggalkan wilayah tersebut, kastil kemudian menjadi Kanton Vaud sebelum akhirnya pada 1804 berpindah ke tangan Komune Aigle. Perjalanan kepemilikan tersebut memperlihatkan bagaimana kastil mengalami perubahan fungsi seiring dengan perubahan politik di kawasan Swiss barat.

3. Dikelilingi kawasan kebun anggur

kastil aigle di Swiss (commons.wikimedia.org/Leemburg-CH)

Salah satu hal yang membuat Kastil Aigle mudah dikenali adalah lokasinya yang berada di tengah kawasan kebun anggur. Dilansir Alpes Vaudoises, kastil ini berdiri di kawasan penghasil wine Aigle, dengan deretan tanaman anggur mengelilingi kompleks bersejarah tersebut hingga ke kaki Pegunungan Alpen Vaud. Pemandangan antara bangunan kastil dan kebun anggur menjadi bagian penting dari karakter lanskap kawasan ini.

Hubungan antara kastil dan kebun anggur juga tidak hanya bersifat visual. Budaya penanaman anggur dan produksi wine menjadi bagian penting dari identitas kawasan sehingga akhirnya turut menjadi tema utama museum yang berada di dalam kastil. Pengunjung dapat melihat bagaimana kehidupan para petani anggur, proses pembuatan wine, serta berbagai aspek budaya yang berkaitan dengan tradisi tersebut.

4. Pernah menjadi pengadilan dan penjara

kastil aigle di Swiss (commons.wikimedia.org/Alexey M.)

Kastil Aigle tidak selalu berfungsi sebagai bangunan bersejarah atau museum. Setelah menjadi milik Komune Aigle pada 1804, kompleks ini digunakan sebagai tempat pengadilan dan penjara selama sebagian besar abad ke-19 hingga abad ke-20. Penjara tersebut akhirnya ditutup dan dipindahkan pada 1972 setelah digunakan selama lebih dari satu abad.

Selain pengadilan dan penjara, kastil juga pernah digunakan sebagai rumah bagi masyarakat miskin di kota tersebut. Dilansir My Switzerland, fungsi tersebut berlangsung hingga sekitar 1916, sementara pengadilan distrik tetap menggunakan kastil sampai 1964. Berbagai fungsi tersebut menunjukkan bahwa bangunan bersejarah ini pernah menjadi bagian dari kehidupan administratif dan sosial masyarakat Aigle selama periode yang panjang.

5. Menjadi rumah bagi museum anggur dan label wine

kastil aigle di Swiss (commons.wikimedia.org/Voyager)

Setelah mengalami berbagai tahap restorasi, Kastil Aigle mulai memasuki fase baru sebagai tempat budaya. Pada 2010, Museum Anggur dan Label Anggur yang baru diresmikan di dalam kompleks kastil dengan pameran permanen yang membahas dunia tanaman anggur dan wine. Museum tersebut menjadi bagian penting dari identitas Kastil Aigle saat ini.

Salah satu bagian menarik dari museum adalah koleksi label wine yang dipamerkan berdasarkan berbagai tema. Koleksinya mencakup hampir 1.000 label yang menampilkan beragam gambar, mulai dari seni dan lanskap hingga komik dan tema sosial. Kehadiran koleksi tersebut memperlihatkan bahwa sejarah wine tidak hanya berkaitan dengan minuman, tetapi juga dengan seni, perdagangan, budaya, dan kehidupan masyarakat.

Kastil Aigle merupakan bangunan bersejarah yang memperlihatkan perjalanan panjang kawasan Aigle sejak abad pertengahan hingga masa modern. Selain pernah menjadi benteng, kediaman gubernur, pengadilan, dan penjara, kastil ini kini memiliki hubungan kuat dengan tradisi kebun anggur dan budaya wine Swiss. Perpaduan sejarah, arsitektur, kebun anggur, serta museum membuat Kastil Aigle menjadi salah satu destinasi menarik untuk mengenal warisan budaya kawasan Vaud.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article