foto Daptrius ater (inaturalist.org/cmmteixeira)
Fakta menarik terakhir dari spesies ini adalah suara yang unik dalam komunikasi sangat penting bagi burung sosial apalagi bagi spesies burung ini. Black caracara memiliki repertoar vokal yang khas dan keras, itulah cara mereka dalam berkomunikasi dengan kelompoknya.
Panggilan mereka yang paling umum adalah serangkaian suara kasar, parau, dan berirama seperti "kraa-kraa-kraa" atau "kek-kek-kek", yang sering dikumandangkan secara berbalasan oleh anggota kelompok. Suara ini berfungsi untuk menjaga kontak dalam hutan yang lebat, mengoordinasikan pergerakan kelompok, dan menyatakan kepemilikan wilayah. Suara mereka menjadi soundtrack khas di sekitar permukiman tepi sungai dan hutan terbuka.
Daptrius ater merupakan salah satu spesies yang lebih dari sekadar burung pemangsa berwarna gelap. Spesies ini adalah simbol kecerdikan, ketahanan, dan kompleksitas sosial di jantung Amazon. Dengan wajah merahnya yang tampak seperti topeng serta perannya sebagai pembersih alam yang memanfaatkan sisa-sisa kehidupan, dan sebagai inovator yang menciptakan cara baru untuk bertahan hidup.
Keberadaannya yang sosial dan vokal menjadikannya indikator kesehatan ekosistem tepian sungai yang vital. Melindungi black caracara berarti menjaga koridor sungai yang masih alami dan mosaik hutan yang menjadi tempatnya berburu, bersosialisasi, dan berkembang biak. Di setiap teriakannya yang parau, terkandung cerita tentang hutan yang hidup dan dinamis, sebuah cerita yang harus terus bergema di kanopi Amazon untuk generasi mendatang.