Di padang rumput terbuka, rawa gambut, dan tepi hutan boreal Eurasia, setiap musim semi menjadi saksi sebuah ritual purba yang penuh energi dan persaingan. Spesies ini memiliki nama ilmiah Lyrurus tetrix, atau lebih dikenal sebagai Black Grouse. Spesies burung ini merupakan salah satu simbol dari alam liar utara yang tak tersentuh, di mana keindahan kontras antara jantan hitam-metalik dengan betina yang tersamar, dan tarian kolektif mereka yang penuh semangat, telah memikat pengamat burung dan naturalis selama berabad-abad.
Sebagai salah satu penghuni khas lanskap terbuka, kehidupan L. tetrix adalah kisah tentang seleksi seksual yang dramatis, adaptasi musim dingin yang keras, dan ketahanan menghadapi perubahan lanskap modern. Mari kita ulas pertunjukan alam yang dikenal sebagai "lek" ini.
