Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Fakta Burung Titihan, Si Cantik yang Ternyata Berusia Purba

sepasang titihan jambul dalam penampilan kawinnya
sepasang titihan jambul dalam penampilan kawinnya (commons.wikimedia.org/Ігор Червоненко)

Bicara tentang burung purba yang masih hidup saat ini, kita selalu membayangkan burung kasuari atau bangau paruh sepatu (shoebill). Kedua burung itu memang terlihat “kuno” karena fisiknya gak banyak berubah selama puluhan juta tahun. Namun, ada satu jenis burung cantik yang berusia purba, tapi tidak terlihat kuno. Namanya adalah titihan. 

Ya, burung titihan atau grebe merupakan jenis burung penyelam atau diving birds yang dikelompokkan dalam keluarga Podicipedidae. Beberapa jenisnya seperti titihan australia dan titihan telaga kadang terlihat berenang di perairan air tawar Indonesia. Tahukah kamu kalau burung penyelam ini berusia 70 juta tahun? Yuk, kenalan dengan burung ini lewat fakta burung titihan atau grebe yang perlu kamu tahu berikut ini!

1. Apa itu titihan?

titihan australia di kolam
titihan australia di kolam (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Titihan atau grebe merupakan jenis burung penyelam yang hidup di perairan tawar seluruh dunia kecuali wilayah kutub. Alih-alih sayap, titihan berenang dan menyelam menggunakan kaki sebagai pendorong. Selain kemampuan menyelam, titihan juga dikenal dari pertunjukan kawinnya yang kompak antara jantan dan betina di atas air, serta ornamen di kepalanya yang indah. 

Titihan ada 23 spesies, di mana tiga di antaranya telah punah. Semuanya dibagi dalam 6 genus dan dikelompokkan dalam keluarga Podicipedidae. Di Indonesia, ada 3 spesies titihan yang termasuk hewan dilindungi hukum. Mereka adalah titihan jambul atau great crested grebe (Podiceps cristatus), titihan australia atau Australasian grebe (Tachybaptus novaehollandiae), dan titihan telaga atau little grebe (T. ruficollis). Burung-burung ini sering berenang di danau, kolam, atau sungai air tawar dengan leher dan kepalanya saja yang terlihat muncul di atas air.

2. Ukuran titihan bervariasi menurut spesies

titihan besar berenang
titihan besar berenang (commons.wikimedia.org/carancho)

Titihan termasuk burung penyelam berukuran kecil sampai sedang. Ukurannya sangat bervariasi tergantung spesies dengan ciri khasnya masing-masing. Spesies titihan terkecil, titihan kecil atau least grebe (Tachybaptus dominicus), menurut laman Oiseaux Birds memiliki panjang cuma 23 sentimeter dengan berat tubuh 128 gram. Sementara itu, spesies titihan terbesar, titihan besar atau great grebe (Podiceps major), bisa memiliki panjang 74 sentimeter dan berat 1,6 kilogram.

3. Tubuh titihan sangat aerodinamis untuk menyelam

titihan paruh belang sedang berenang
titihan paruh belang sedang berenang (commons.wikimedia.org/Frank Schulenburg)

Titihan punya bentuk tubuh yang beda dari burung lain, bahkan dibandingkan dengan burung penyelam lainnya sekalipun. Tubuhnya pipih dan agak runcing di bagian depan untuk memudahkan menembus air. Bagian belakangnya juga membulat dengan ekor sangat pendek untuk meminimalisir hambatan air saat menyelam.

Kaki titihan pun tidak berselaput seperti bebek. Jari-jari kakinya disatukan oleh lobus atau daging. Kedua kakinya terletak jauh di belakang tubuh untuk memberikan dorongan saat menyelam. Sayapnya pun pendek, biasanya dilipat saat menyelam. Spesies titihan sayap pendek atau Titicaca grebe (Rollandia micropterum) bahkan tidak bisa menggunakan sayapnya untuk terbang.

4. Bulu titihan kedap air dan sangat halus

Titihan telaga merapatkan bulu ke tubuh untuk mengurangi daya apung.
Titihan telaga merapatkan bulu ke tubuh untuk mengurangi daya apung. (commons.wikimedia.org/JJ Harrison)

Di samping bentuk tubuh yang aerodinamis, titihan pun diselimut bulu-bulu yang sangat tebal dan kedap air. Fungsinya untuk melindungi kulit dari air dan kelembapan terus menerus. Bulunya pun tumbuh longgar di bagian atas tubuh, tapi sangat halus di bagian dada dan bawah tubuh. 

Bulu yang tumbuh di bagian dada dan bawah tubuh titihan memang beda. Seperti yang dijelaskan laman Carolina Birds, bulu di area ini tumbuh tegak lurus terhadap kulit, serta lurus di bagian pangkal dan melengkung di ujung. Dengan menekan bulu-bulu ini rapat ke tubuh, titihan bisa menyesuaikan daya apung sekehendak hati. Hebat banget, kan?

5. Sulit jalan di darat, titihan bangun sarang di atas air

Titihan jambul memberi makan anaknya di sarang.
Titihan jambul memberi makan anaknya di sarang. (commons.wikimedia.org/Blickwinkel73)

Sepasang kaki yang terletak jauh di belakang tubuh memang membuat titihan lebih unggul dalam urusan menyelam dan berenang. Namun, hal ini juga memberikan kesulitan bagi titihan. Kaki yang terletak di belakang tubuh membuat titihan sulit berjalan di darat. Saat berjalan, postur tubuhnya tegak dan bagian atas tubuhnya agak condong ke depan. Dikarenakan kikuk di darat, titihan suka membangun sarangnya di atas air.

6. Titihan suka makan bulu

sekeluarga titihan Clark di danau
sekeluarga titihan Clark di danau (commons.wikimedia.org/USFWS Mountain-Prairie)

Selain keunikan-keunikan yang telah diterangkan sebelumnya, titihan juga dikenal dari kebiasaan uniknya yaitu suka menelan bulu. Bukan tanpa alasan. Menurut informasi dari laman Britannica, bulu-bulu yang ditelan membentuk sumbatan di kantong pilorik lambung untuk menyaring material yang masuk ke usus. Jadi, sisa-sisa makanan yang sulit dicerna akan dimuntahkan bersama bulu dalam bentuk pelet. Induk titihan pun memberikan makanan bulu pada anak-anaknya yang baru menetas, sehingga sumbatan ini sudah terbentuk sejak anaknya makan untuk pertama kalinya.

7. Titihan termasuk burung purba dengan sejarah evolusi misterius

Titihan barat berenang sambil menggendong anaknya.
Titihan barat berenang sambil menggendong anaknya. (commons.wikimedia.org/Roger Lewis/USFWS)

Di balik keunikan-keunikannya, titihan ternyata memang tergolong burung purba. Laman British Trust for Ornithology (BTO) mengungkap kalau catatan fosil menunjukkan titihan sudah ada selama 70 juta tahun. Dalam kurun waktu puluhan juta tahun ini, titihan berevolusi menjadi pemburu bawah air yang andal. 

Menariknya, selama ratusan tahun sains mengenal titihan, ahli ornitologi dibuat bingung oleh hubungan kekerabatannya. Tampaknya, titihan tidak punya kerabat dekat yang jelas, baik yang masih hidup maupun yang sudah menjadi fosil. Namun, kuat dugaan titihan berkerabat dengan flamingo.

Studi morfologi yang dilansir Zoological Journal of the Linnean Society pada 2004 lalu mengungkap banyak persamaan morfologi unik antara titihan dan flamingo, meski sepintas keduanya sangat berbeda. Hasil temuan ini juga didukung studi dari jurnal Biology Letters pada 2006. Nama Mirandornithes pun diajukan untuk klad yang mengelompokkan ordo Podicipepediformes (titihan) dan Phoenicopteriformes (flamingo).

Sungguh burung yang menakjubkan, bukan? Siapa sangka kalau burung cantik dengan banyak keunikan ini ternyata telah ada sejak puluhan juta tahun lalu. Setelah mengenal lebih jauh, bagaimana pendapatmu tentang burung titihan atau grebe?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Science

See More

7 Fakta Burung Titihan, Si Cantik yang Ternyata Berusia Purba

01 Feb 2026, 22:06 WIBScience