Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Menarik Pantherinae, Sering Disebut sebagai Kucing Besar
Pantherinae (commons.wikimedia.org/A.Savin, Wikipedia)

Harimau, singa, jaguar, dan macan tutul merupakan tiga contoh hewan yang berasal dari subfamili Pantherinae. Mereka punya beberapa ciri yang sama, seperti kepala yang membulat, taring yang panjang, tubuh yang besar dan kuat, serta ekor yang panjang. Layaknya kucing lain, Pantherinae juga punya berbagai keunikan. Nah, keunikan-keunikan inilah yang membedakan Pantherinae dengan kucing lain seperti kucing domestik, cheetah, dan sebagainya.

Keunikan yang dimiliki Pantherinae mencakup beberapa aspek, seperti evolusi, kebiasaan, perilaku, sampai klasifikasi. Ada Pantherinae yang taringnya sangat panjang, punya kemampuan berenang luar biasa, bahkan ada juga yang mampu memanjat pohon tinggi. Keunikan-keunikan tersebut juga sangat menarik dan sayangnya kurang disorot oleh banyak orang. Oleh karena itu kali ini akan membahas beberapa keunikan tersebut supaya pamor Pantherinae terus naik dan hewan ini makin dikenal!

1. Sudah ada di bumi sejak jutaan tahun yang lalu

Pantherinae (commons.wikimedia.org/Tobi 87)

Pantherinae memang tidak setua buaya atau hiu, namun ia sudah cukup lama menginjakan kaki di muka bumi. Spesifiknya, subfamili ini sudah berevolusi dan berpisah dari spesies kucing lain sekitar 14 sampai 8 atau 16 sampai 7 juta tahun yang lalu, jelas artikel di jurnal Science dan Genome Research. Tepatnya kapan dan di mana perpisahan dan evolusi ini terjadi memang belum jelas. Tapi dengan banyaknya fosil yang ditemukan misteri tentang Pantherinae perlahan mulai terungkap.

Salah satu fosil Pantherinae yang paling terkenal adalah Panthera blytheae yang mana merupakan Pantherinae tertua. P. blytheae sendiri hidup pada zaman pleosen, tepatnya sekitar 5,9 sampai 4,1 juta tahun yang lalu. Fosil lain seperti Panthera zdanskyi yang berumur 2 juta tahun juga ditemukan. Selain dua fosil tersebut, terdapat juga fosil berumur 3,7 juta tahun yang diberi nama Panthera principialis. Hal ini membuktikan kalau sejak dulu evolusi Pantherinae sudah sangat kompleks.

2. Berisikan kucing besar terkenal seperti singa dan harimau

Pantherina (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Dilansir iNaturalistGT, Pantherinae merupakan subfamili yang cukup besar. Artinya anggota Pantherinae cukup banyak dan terkenal. Saking terkenalnya, hampir semua kucing besar yang sering kamu lihat di kebun binatang merupakan anggota dari subfamili ini. Mau itu Panthera tigris (harimau), Panthera leo (singa), Panthera pardus (macan tutul), Panthera uncia (macan tutul salju), Panthera onca (jaguar), sampai Neofelis diardii (macan dahan) mereka semua merupakan anggota dari subfamili Pantherinae. Karena hal tersebut, Pantherinae jadi salah satu subfamili kucing yang paling populer dan paling mudah dikenali.

3. Pantherinae dibagi menjadi dua genus

Pantherinae (commons.wikimedia.org/A.Savin, Wikipedia)

Dilansir Wild Cat Family, Pantherinae dikelompokan lagi menjadi dua genus, yaitu genus Neofelis dan Panthera. Kedua genus tersebut juga memiliki perbedaan yang cukup mencolok, entah perbedaan penyeberan, ciri fisik, perilaku, dan kebiasaan. Pertama, jika membahas mengenai genus Panthera maka genus ini cenderung punya badan lebih besar, berotot, dan lebih ganas. Penyebarannya juga lebih luas karena mecakup daratan Amerika, Afrika, sampai Asia. Selain P. uncia, semua spesies Panthera juga bisa mengaum.

Berbeda dari genus Panthera yang punya lima spesies dan lebih besar, genus Neofelis justru lebih kecil dan hanya berisikan dua spesies, yaitu Neofelis nebulosa dan Neofelis diardi. Genus Neofelis sendiri sering disebut sebagai macan dahan atau clouded leopard karena gerakannya yang gesit, ukurannya yang kecil, dan kemampuan memanjatnya yang baik. Genus ini memang tak bisa mengaum, namun ia merupakan kucing dengan gigi taring terpanjang.

4. Tiap spesies punya kemampuan unik yang tak dimiliki spesies lain

Pantherinae (commons.wikimedia.org/hellinger14)

Setiap hewan pasti punya berbagai kemampuan unik dan hal tersebut juga bisa kamu temukan pada kucing-kucing dari subfamili ini. Sebagai contoh, P. onca (jaguar) sangat jago berenang, berbeda dari kucing lain yang enggan masuk ke air. Ia sering berenang, menyelam, sampai berburu di sungai dan danau, jelas NatureWorks. Dibandingkan kerabat-kerabatnya, jaguar juga punya gigitan terkuat dengan kekuatan gigitan yang mencapai 1,500 PSI.

Tak hanya jaguar, Pantherinae lain seperti P. pardus (macan tutul) juga tak mau kalah dengan kemampuan memanjatnya. Dengan badannya yang ramping, otot yang kuat, cakar yang tajam, dan ekor yang panjang hewan ini bisa memanjat hingga ke puncak pohon. Neofelis spp. (macan dahan) juga bisa memanjat dengan baik, hanya saja kemampuan kamuflasenya jauh di atas Pantherinae lain. Hal tersebut dapat terjadi berkat tubuh berwarna cokelat dan corak tutul besar yang menyelimuti tubuhnya.

5. Merupakan predator ganas yang sangat menyayangi anak-anaknya

Pantherinae (commons.wikimedia.org/Frida Bredesen)

Laman Animalia menjelaskan kalau Pantherinae termasuk predator yang sangat ganas. Saking ganasnya beberapa spesies sampai menyandang gelar sebagai predator puncak di habitatnya. Kucing besar ini juga tak pilih-pilih makanan, mau itu reptil, ikan, rusa, burung, serangga, kaiman, kambing, antelop, kura-kura, sampai ikan semuanya bisa dimakan. Dalam berburu, Pantherinae mengandalkan strategi mengendap-endap dan akan mencengkeram mangsa menggunakan rahang yang kuat dan giginya yang tajam.

Namun, jangan salah, walau ganas nyatanya hewan ini tetaplah kucing yang sayang dengan anak-anaknya. Sejak lahir anak-anaknya akan dijaga, dirawat, dan diberi makan. Beberapa spesies seperti P. uncia (macan tutul salju) akan menaruh anaknya yang masih kecil di satu sarang atau tempat khusus supaya mereka aman dari ancaman. Di sisi lain, spesies seperti P. pardus (macan tutul) dan P. tigris (harimau) kerap terlihat berkelana bersama anak-anaknya saat mereka sudah bisa berjalan.

Pantherinae bukan sekadar hewan ganas yang mampu memakan apapun, ternyata kucing besar ini lebih dari itu. Jika diulik, nyatanya Pantherniae punya banyak hal unik, lho. Hal-hal unik tersebut juga dimiliki oleh semua spesies, entah harimau, jaguar, singa, macan tutul, bahkan macan dahan. Nah, setelah membaca artikel ini tentunya kamu sudah paham dan lebih mengenal subfamili Pantherinae. Karenanya, sekarang kamu harus mulai menghormati dan menjaga kelestarian kucing besar ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian