Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Menarik Plainfin Midshipman, Ikan yang Bisa Bersuara
plainfin midshipman (commons.wikimedia.org/Björn S...)
  • Plainfin midshipman, ikan laut Kanada dan Amerika Serikat, dapat tumbuh hingga 38 sentimeter, menjadi spesies terbesar di genusnya, dengan jantan umumnya lebih besar daripada betina.
  • Ikan nokturnal ini berburu krustasea dan ikan kecil memakai gigi tajam melengkung, serta memiliki sekitar 700 fotofor yang memancarkan cahaya hijau terang.
  • Jantan dan betina mampu bersuara melalui swim bladder yang termodifikasi, sementara spesies ini menjadi mangsa anjing laut, singa laut, ikan besar, dan elang botak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di Kanada dan Amerika Serikat ada satu ikan laut yang bentuknya sangat aneh, yaitu plainfin midshipman (Porichthys notatus). Ia merupakan ikan dengan tubuh memanjang, mata bulat yang menonjol, dan gigi tajam yang runcing. Sekilas perawakan plainfin midshipman serupa dengan ikan perairan dalam, tapi ternyata ia kerap terlihat di perairan dangkal, lho.

Populasi plainfin midshipman juga cukup melimpah, bahkan ia sering dijumpai oleh nelayan dan jadi sumber makanan bagi hewan predator yang hidup di area pesisir. Kehidupannya cukup kompleks, mulai dari kebiasaan makan, waktu aktif, hingga kemampuannya dalam berkomunikasi. Mau tahu bagaimana kehidupan plainfin midshipman? Berikut pembahasannya.

1. Plainfin midshipman adalah spesies terbesar di genusnya

plainfin midshipman (commons.wikimedia.org/Marilynne Box)

Dilansir Fishbase, panjang maksimal plainfin midshipman bisa mencapai 38 centimeter. Ukuran sebesar itu membuat ikan tersebut menjadi spesies terbesar di genusnya. Ketika masih kecil plainfin midshipman punya tubuh seperti kecebong, bedanya tubuh ikan ini transparan. Saat mencapai usia dewasa warnanya berubah menjadi lebih gelap, entah itu cokelat, abu-abu tua, atau hitam.

Ia juga memiliki empat garis lateral di bagian samping tubuh. Kemudian, plainfin midshipman memiliki 33-38 buah soft rays (duri sirip halus), 30-35 anal rays, dan 17-28 duri di sirip bagian atas. Bobotnya sendiri sangat beragam, yaitu mulai dari 20 hingga 206 gram. Plainfin midshipman juga memiliki dimorfisme seksual di mana individu jantan umumnya lebih besar dari betina.

2. Predator nokturnal yang punya gigi seperti kail

plainfin midshipman (commons.wikimedia.org/Björn S...)

Laman Animalia menerangkan bahwa plainfin midshipman adalah hewan nokturnal (aktif pada malam hari). Ia akan mulai berburu saat matahari terbenam dan bersitirahat di siang hari. Makanannya mencakup hewan kecil yang hidup di dasar perairan, khususnya krustasea dan ikan kecil. Plainfin midshipman tidak memiliki senjata khusus seperti bisa atau racun untuk menangkap mangsa. Namun, ia punya gigi yang tajam dan melengkung layaknya kail pancing. Bentuk tersebut memudahkan ikan ini untuk mengoyak dan mencengkeram mangsa, khususnya mangsa yang bertubuh licin.

3. Plainfin midshipman mampu mengeluarkan cahaya dari tubuh

plainfin midshipman (commons.wikimedia.org/Abyssal)

Artikel di jurnal Journal of Experimental Biology menerangkan bahwa plainfin midshipman memiliki kemampuan bioluminescence atau bisa mengeluarkan cahaya dari tubuh. Kemampuan tersebut muncul berkat kehadiran 700 fotofor dengan diameter 1 milimeter yang tersebar di kepala dan sebagian besar tubuhnya. Fotofor tersebut mengandung luciferin. Jika bertemu dengan hormon norepinefrin luciferin mampu memancarkan cahaya hijau terang.

Secara umum plainfin midshipman akan bercahaya saat musim kawin dalam rangka menarik perhatian lawan jenis. Namun, para ahli juga berpendapat bahwa plainfin midshipman juga akan mengeluarkan cahaya dalam rangka melindungi diri dari predator. Selain itu, ada kemungkinan bahwa kemampuan bioluminescence juga bisa digunakan untuk menarik perhatian mangsa.

4. Salah satu spesies ikan yang bisa mengeluarkan suara

plainfin midshipman (commons.wikimedia.org/Randal)

Tak hanya bercahaya, ternyata plainfin midshipman juga bisa mengeluarkan suara, lho. Artikel di jurnal Journal of Comparative Physiology A menjelaskan bahwa ikan betina dan jantan sama-sama bisa bersuara. Namun, ikan jantan umumya lebih vokal, khususnya saat terjadi konfrontasi dengan ikan lain atau ketika musim kawin. Suara ikan ini juga beragam, mulai dari geraman, dengusan, sampai gumaman.

Plainfin midshipman bisa mengeluarkan suara hingga 1 jam lamanya. Uniknya, ikan ini hanya akan bersuara pada malam hari. Frekuensi suara yang dihasilkan cukup beragam, yaitu sekitar 90-106 Hz. Di beberapa daerah suara ikan ini juga sangat keras, bahkan bisa terdengar oleh manusia dari daratan. Plainfin midshipman sendiri bisa bersuara lewat organ swim bladder yang dimodifikasi secara alami.

5. Plainfin midshipman jadi mangsa utama bagi elang

plainfin midshipman dimangsa burung (commons.wikimedia.org/winnu)

Di habiat aslinya plainfin midshipman adalah mangsa potensial bagi berbagai predator yang hidup di perairan. Dilansir iNaturalist, beberapa predator utamanya adalah anjing laut, singa laut, mink, krustasea, dan ikan lain yang ukurannya lebih besar. Plainfin midshipman juga merupakan mangsa utama bagi elang botak di beberapa daerah. Elang botak akan memburunya dan menjadikan plainfin midshipman sebagai makanan bagi anak-anaknya. Sayangnya, hal tersebut cukup mengkhawatirkan karena plainfin midshipman mengandung zat berbahaya seperti dioxin yang dikhawatirkan bisa mengganggu kesehatan elang botak.

Bentuk tubuh yang aneh bukan satu-satunya aspek menarik dari plainfin midshipman. Setelah diulik secara mendalam dapat terlihat bahwa plainfin midshipman adalah spesies yang penting bagi ekosistem di habitatnya. Ikan tersebut juga mengembangkan berbagai kemampuan unik. Semua kemampuan tersebut digunakan plainfin midshipman untuk bertahan hidup di alam liar yang tak kenal ampun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article