Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Musée de la Cinémathèque, Museum dengan Arsip Film Lengkap
Potret Musée de la Cinémathèque (commons.wikimedia.org/La Citta Vita/CC BY-SA 2.0)
  • Musée de la Cinémathèque di Paris merupakan salah satu museum film tertua dan terbesar di dunia, berdiri sejak 1936 dan berperan penting dalam pelestarian sejarah sinema global.
  • Museum ini menyimpan lebih dari 300.000 koleksi film, naskah, kostum, hingga properti legendaris, serta menyediakan ruang pemutaran film klasik dan kontemporer bagi pengunjung.
  • Dirancang oleh arsitek Frank Gehry dengan gaya futuristik, museum ini juga menjadi pusat penelitian film yang menawarkan akses ke arsip, buku, dan database sinema lengkap.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ngomongin museum film sepertinya agak asing dan mungkin bertanya-tanya karena kalah populernya dengan museum seni dan yang lainnya. Di Prancis, ada lho salaj satu museum film tertua dan menjadi museum film paling ikonik di dunia, namanya Musée de la Cinémathèque. Museum ini adalah museum film yang terletak di Paris, Prancis, yang dijadikan pusat pelestarian karya seni, terutama berfokus pada sejarah film. Museum ini juga merupakan bagian dari Cinémathèque Française, sebuah lembaga yang didirikan pada tahun 1936 oleh Henri Langlois dan Georges Franju.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Musée de Cinémathèque, yuk kita simak lima fakta unik yang dimiliki oleh museum film yang satu ini. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Salah Satu Museum Film Tertua dan Terbesar

Potret Musée de la Cinémathèque (commons.wikimedia.org/Benoît Prieur (1975–))

Musée de la Cinémathèque adalah salah satu museum film yang paling tua dan terbesar di dunia, yang lembaganya didirikan pada tahun 1936 oleh Henri Langlois dan Georges Franju yang saat itu statusnya masih galeri arsip tertutup dan baru diresmikan secara publik pada tahun 1972. Museum ini juga memiliki banyak peninggalan karya film yang usianya sudah lebih dari satu abad. Ini juga yang menjadi bukti kuat bahwa memang museum yang satu ini telah sejak lama.

Bukan hanya sekedar memiliki koleksi sejarah film saja, Musée de la Cinémathèque adalah museum yang sangat berpengaruh dan berperan penting dalam warisan film dunia. Destinasi ini juga sangat cocok untuk orang yang suka film dan ingin mempelajari bagaimana evolusi film dari zaman ke zaman.

2. Koleksi Ratusan Ribu Film

Potret pameran kontemporer di Musée de la Cinémathèque (commons.wikimedia.org/Shev123)

Musée de la Cinémathèque tercatat memiliki koleksi lebih dari 300.000 film, termasuk film-film klasik, skrip asli, kostum, dan properti film yang terkenal dan populer pada masanya. Koleksi ini hampir mencakup seluruh film yang ada di dunia, mulai dari film bisu hingga film kontemporer. Tak heran jika galeri dibilang museum yang paling berperan penting dalam melestarikan sejarah film.

Di destinasi ini juga pengunjung dapat menonton film-film klasik, lho. Sehingga, mereka dapat merasakan vibes masa lalu yang dibawakan oleh film klasik tersebut.

3. Desain Arsitektur yang Unik

Potret Musée de la Cinémathèque (commons.wikimedia.org/La Citta Vita/CC BY-SA 2.0)

Musée de la Cinémathèque dirancang oleh arsitek terkenal Frank Gehry, dengan desain yang dibuat sangat futuristik. Gedung ini dibuat dengan dinding yang bergelombang dan atap yang miring. Desain ini membawa kesan seperti berada dalam sebuah bangunan fiksi yang ada di film.

Letak dari museum ini sangat strategis, yaitu di jantung Paris. Jadi tidak sulit untuk mengunjungi museum ini. Pengunjung dapat melihatnya pemandangan Paris yang indah dalam gedung museum ini.

4. Tempat Pemutaran Film paling Canggih

Potret Musée de la Cinémathèque (commons.wikimedia.org/Jeliotb/CC BY-SA 4.0)

Musée de la Cinémathèque memiliki bioskop yang sudah dilengkapi dengan banyak teknologi canggih, menawarkan pengalaman menonton film dengan nyaman. Bioskop ini memiliki layar yang besar dan suara yang jernih, sehingga kecil kemungkinan adanya gangguan teknis.

Tak hanya bisa menonton film-film terbaru saja, museum ini juga menawarkan pemutaran film klasik, kontemporer, bahkan festival film dan acara khusus. Dengan begitu, tidak akan ada kata "bosan" ketika sudah berada di dalam galeri ini.

5. Pusat Penelitian Film

Potret beberapa tokoh ternama yang pernah berkunjung ke Musée de la Cinémathèque (commons.wikimedia.org/Roman Bonnefoy/CC BY-SA 3.0)

Karena sejarahnya yang kaya dan panjang serta menyimpan banyak sekali karya film, museum ini kerap kali mengundang banyak perhatian produser dan sutradara untuk datang dan mempelajarinya. Hal yang menarik lagi, museum ini menawarkan akses ke koleksi buku, majalah, dan dokumen yang terkait dengan film, serta akses database film yang lengkap.

Musée de la Cinémathèque juga dapat dijadikan sebagai ajang pembelajaran tentang bagaimana cara sutradara dan aktor menghidupkan sebuah cerita. Tentunya, tempat ini terbuka dan menawarkan banyak kesempatan bagi orang yang ingin melakukan penelitian dan studi tentang film.

Nah, itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Musée de la Cinémathèque. Mulai dari salah satu museum tertua dan terbesar di dunia hingga menjadi pusat penelitian film, semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team