Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Oktoberfest, Pesta Rakyat Terbesar di Jerman Sejak Tahun 1810
Oktoberfest, Jerman (commons.wikimedia.org/Heribert Pohl)
  • Oktoberfest bermula dari pesta pernikahan kerajaan Bavaria tahun 1810 dan berkembang menjadi festival rakyat terbesar di dunia yang digelar setiap tahun di Munich.
  • Festival ini menampilkan aula bir raksasa, musik tradisional Bavaria, serta hanya menyajikan bir dari enam pabrik asli Munich untuk menjaga keaslian dan kualitasnya.
  • Tradisi pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Munich dengan mengetuk tong bir pertama, sementara penutupan diramaikan musik tiup dan tembakan kehormatan yang meriah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Oktoberfest berlangsung di Munich, Jerman, sebagai perayaan musim gugur yang paling ikonik di dunia. Acara ini menyuguhkan perpaduan antara tradisi minum bir, kuliner khas Bavaria, dan kemeriahan pasar malam yang padat pengunjung. Meskipun namanya mengandung kata "Oktober", pesta rakyat ini sebenarnya dimulai sejak pertengahan September.

Sejarah panjangnya berawal lebih dari dua abad lalu sebagai ajang berkumpulnya jutaan orang dari berbagai belahan bumi. Festival ini merupakan warisan sejarah yang dijaga ketat keasliannya melalui aturan produk yang disajikan. Mari telusuri fakta yang membuat perayaan ini terus bertahan sebagai ajang tahunan yang melegenda.

1. Berawal dari pesta pernikahan kerajaan

Ilustrasi Oktoberfest tahun 1810 (commons.wikimedia.org/Wilhelm von Kobell)

Asal-usul Oktoberfest bermula dari sebuah pesta besar pada tanggal 12 Oktober 1810 untuk merayakan pernikahan Putra Mahkota Bavaria, calon Raja Ludwig I, dengan Putri Therese von Sachsen-Hildburghausen. Dilansir dari laman Britannica, pesta tersebut ditutup lima hari kemudian dengan perlombaan pacuan kuda di area terbuka yang luas, yang kemudian dinamai Theresienwiese atau "Padang Rumput Therese" sebagai bentuk penghormatan bagi sang putri.

Seiring berjalannya waktu, elemen balap kuda tersebut memang sudah dihilangkan dari rangkaian acara utama karena dianggap tidak lagi relevan dengan kebutuhan modern. Namun, kemeriahan acaranya tetap berlanjut dan tumbuh semakin masif setiap tahunnya hingga statusnya berubah menjadi sebuah perayaan nasional yang selalu dinantikan oleh masyarakat setempat dan wisatawan mancanegara.

2. Evolusi stan menjadi aula bir raksasa

Oktoberfest, Jerman (commons.wikimedia.org/Henrique)

Satu tahun setelah pernikahan tersebut, pihak kerajaan memutuskan untuk mengombinasikan perlombaan kuda dengan pameran pertanian negara guna mendorong roda ekonomi masyarakat lokal. Masih dari laman Britannica, pada tahun 1818, stan-stan sederhana yang menyajikan makanan dan minuman mulai diperkenalkan di area festival untuk melayani para pengunjung yang datang.

Kini, stan-stan kecil yang dulu sederhana tersebut telah berevolusi menjadi aula-aula bir raksasa berbahan kayu lapis yang megah. Struktur sementara yang dibangun setiap tahun ini bahkan memiliki balkon interior dan panggung musik, dengan kapasitas tampung yang mencapai sekitar 6.000 orang untuk setiap tendanya.

3. Terdapat aturan eksklusif enam pabrik bir di Munich

Oktoberfest, Jerman (commons.wikimedia.org/Renardo la vulpo)

Hanya bir dari enam pabrik asli yang berada di dalam batas kota Munich yang diperbolehkan untuk disajikan selama festival berlangsung guna menjaga standar kemurnian dan kualitasnya. Dilansir dari laman Hemplers, stan-stan bir kecil yang ada sejak masa awal festival mulai digantikan oleh tenda bir besar yang disponsori oleh produsen lokal pada tahun 1896.

Selain bir, festival modern ini juga menjadi ajang selebrasi budaya Jerman yang sangat lengkap bagi siapa pun yang berkunjung. Pengunjung dapat menikmati sajian musik tradisional Bavaria, pertunjukan terbuka di bawah langit, hingga kompetisi menembak yang menjadi daya tarik tersendiri di sepanjang area festival tersebut.

4. Tradisi pembukaan dan dentuman penutup

Oktoberfest, Jerman (commons.wikimedia.org/Jan Czeczotka)

Prosesi pembukaan festival dilakukan melalui aksi simbolis oleh Wali Kota Munich yang mengetuk tong bir pertama dengan ayunan palu sesedikit mungkin sebagai penanda keberuntungan. Masih dari laman Hemplers, aksi ini menjadi tanda sah bahwa bir mulai boleh dialirkan dan dikonsumsi oleh khalayak umum di seluruh area tenda yang telah dipersiapkan.

Seluruh rangkaian acara yang berlangsung selama dua minggu tersebut biasanya ditutup dengan cara yang sangat dramatis dan meriah. Penampilan musik tiup yang riuh dari band kuningan serta tembakan penghormatan senjata ke udara menjadi penutup khas yang selalu dinantikan oleh para pengunjung setiap tahunnya.

5. Jejak masa muda Albert Einstein di tenda bir

Potret Albert Einstein (commons.wikimedia.org/unattributed)

Fakta unik yang jarang diketahui publik adalah keterlibatan fisikawan jenius Albert Einstein dalam sejarah persiapan teknis festival rakyat ini saat masih muda. Dilansir dari laman Tandem, Einstein ternyata pernah bekerja di Oktoberfest sebagai kuli kasar dengan tugas membantu mendirikan tenda-tenda bir raksasa yang akan digunakan oleh para pengunjung.

Pengalaman tersebut menjadi cerita menarik dalam sejarah panjang Oktoberfest. Jauh sebelum dikenal sebagai ilmuwan besar dunia, masa muda Einstein di Munich sempat diwarnai pekerjaan fisik untuk membantu membangun fasilitas pesta rakyat yang kemudian berkembang menjadi festival legendaris hingga saat ini.

Oktoberfest tetap menjadi simbol perpaduan sejarah kerajaan dan kegembiraan rakyat di era modern. Meski telah berlangsung lebih dari dua abad, semangat Bavaria dalam bir dan musik tradisionalnya masih terasa hingga sekarang. Festival ini pun terus mempertahankan pesonanya bagi masyarakat dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team