Sebelum adanya era penerbangan, kapal-kapal besar bermesin uap pernah merajai sebagai alat transportasi utama pergerakan manusia dalam jumlah besar menyeberangi Atlantik. Sejumlah kisah muncul dari era tersebut, termasuk salah satu kecelakaan paling tragis di dunia maritim, ketika RMS (Royal Mail Ship) Titanic menabrak gunung es(iceberg) di tengah Samudra Atlantik dan memakan ribuan korban jiwa. Titanic yang dikenal sebagai ocean liner terbesar pada masanya tersebut memiliki 2 saudara kembar (sister ships) yaitu RMS Olympic dan RMS Britannic yang di era Perang Dunia (PD)I akan menjadi kapal rumah sakit bernama His Majesty's Hospital Ship (HMHS) Britannic.
Dari ketiga sister ships tersebut hanya RMS Olympic yang tak tenggelam serta berhasil survive sebagai kapal penumpang komersial yang melayani penyeberangan Atlantik hingga akhir masa operasionalnya di tahun 1935, sementara HMHS Britannic tenggelam terkena ranjau laut pada tahun 1916 saat PD I berkecamuk. Selama sekitar 24 tahun, RMS Olympic menjadi ikon dan legenda tersendiri di dunia maritim masa lalu.
Ingin tahu lebih lanjut mengenai satu-satunya kapal kembaran Titanic yang berhasil survive hingga akhir masa operasionalnya ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!
