Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret tasmanian devil
Potret tasmanian devil (commons.wikimedia.org/Yu Chu Chin/CC BY-SA 4.0)

Intinya sih...

  • Tasmanian devil hidup sendirian, kecuali saat musim kawin dan memiliki teritori yang mereka pertahankan

  • Mereka aktif berburu dan makan di malam hari dengan penglihatan, penciuman, dan pendengaran yang baik

  • Populasi tasmanian devil terancam punah akibat penyakit kanker wajah menular DFTD, namun para ilmuwan telah menemukan adaptasi genetik pada hewan ini

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tasmanian devil (Sarcophilus harrisii) adalah salah satu marsupial karnivor terbesar di dunia. Mereka juga adalah hewan endemik di Tasmania, Australia, dan masuk ke dalam keluarga Dasyuridae. Tasmanian devil juga memiliki penampilan yang unik dengan tubuh yang gemuk, bulu hitam dengan bercak putih, dan ekor yang pendek.

Nama "Devil" juga diberikan pada hewan ini karena penampilannya yang menyeramkan dan suaranya yang keras ketika sedang makan atau merasa sedang terancam. Tasmanian devil ternyata memiliki beberapa fakta unik lainnya, lho. Mau tahu apa saja? Yuk kita simak berikut ini.

1. Hidup Sendirian

Potret tasmanian devil (commons.wikimedia.org/Yu Chu Chin/CC BY-SA 4.0)

Tasmanian devil pada umumnya lebih suka hidup sendiri, kecuali saat musim kawin. Mereka juga memiliki teritori yang mereka pertahanan dari sesama tasmanian devil lainnya. Mereka dapat menandai batas teritorinya dengan kotoran, urine, dan bau dari kelenjar anal.

Meskipun mereka hidup sendirian, tasmanian devil bisa saja berkumpul saat ada bangkai besar. Mereka akan makan bersama, tapi tetap waspada dan siap bertengkar untuk mendapat makanan.

2. Aktif pada Malam Hari

Potret tasmanian devil (commons.wikimedia.org/JJ Harrison/CC BY-SA 3.0)

Tasmanian devil aktif berburu dan makan di malam hari. Mereka memiliki penglihatan dan penciuman yang baik untuk membantu mereka mencari mangsa atau bangkai dalam kegelapan. Mereka juga mengandalkan indera penciuman yang tajam untuk mendeteksi bangkai atau mangsa yang ada di sekitarnya.

Selain itu, tasmanian devil juga dibekali dengan kemampuan mendengarnya yang baik untuk mendeteksi suara mangsa atau ancaman yang ada di sekitarnya. Hal ini juga yang membuat hewan ini lebih efektif dalam berburu pada malam hari.

3. Terancam Punah

Potret tasmanian devil (commons.wikimedia.org/Vassil)

Populasi dari tasmanian devil menurun drastis akibat penyakit kanker wajah menular DFTD (Devil Facial Tumor Disease). Penyakit ini sangat mematikan, menyebabkan banyak individu tasmanian devil yang mati. Saat ini, mereka dilindungi dan ada program konservasi untuk menyelamatkan spesies ini dari kepunahan. Namun, untuk saat ini ada kabar baik, yaitu para ilmuwan sudah menemukan adanya adaptasi genetik yang terjadi pada hewan ini.

DFTD menyebar melalui gigitan saat hewan ini berkelahi atau makan bersama. Penyakit ini menyebabkan tumor di wajah dan mulut, membuat tasmanian devil kesulitan makan dan akhirnya mereka mati. Sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah penyakit ini.

4. Tasmanian Devil Muda dapat Memanjat Pohon

Potret tasmanian devil (commons.wikimedia.org/Canley/CC BY 4.0)

Tasmanian devil muda ternyata memiliki kemampuan unik, lho. Mereka dapat memanjat pohon dengan mudah untuk melarikan diri dari predator atau mengejar mangsa yang mencoba kabur dan lari ke atas pohon.

Hal ini juga disebabkan oleh stamina dan faktor usia. Kebanyakan dari tasmanian devil yang dewasa sudah tidak memiliki kemampuan ini karena memang mereka memiliki berat badan yang sudah besar dan stamina yang tak sekuat saat mereka masih muda.

5. Cepat tapi Lelah

Potret tasmanian devil (commons.wikimedia.org/Vassil)

Tasmanian devil mempunyai kecepatan berlari hingga 24 km/jam tapi hanya sebentar atau jangka pendek. Mereka lebih mengandalkan kekuatan dan gigi yang kuat dibandingkan kecepatan untuk berburu atau melindungi diri. Setelah berlari cepat, mereka butuh waktu pemulihan untuk istirahat karena kelelahan.

Terkadang kecepatannya ini digunakan untuk mengejar mangsa yang kecil atau melarikan diri dari predator. Namun, mereka tidak bisa mempertahankan kecepatannya ini dengan lama karena struktur tubuh mereka yang tidak mendukung.

Itu dia lima fakta unik dari tasmanian devil. Mulai dari suka hidup sendirian hingga mempunyai kecepatan yang cukup tinggi tapi cepat lelah, semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team