Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
serangga kayu raksasa
serangga kayu raksasa (inaturalist.org/Turner Brockman)

Intinya sih...

  • Serangga kayu raksasa ahli kamuflase, menyerupai ranting dan dahan tanaman

  • Panjang tubuhnya mencapai 18 cm, dinobatkan sebagai serangga terbesar di Amerika Utara

  • Merupakan hewan herbivor, makanannya mencakup dedaunan dan material tanaman lain

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di tengah lebatnya semak-semak dan rerumputan, ada satu hewan yang termenung dan berdiam tapi tak pernah ditemukan. Punya badan ramping mirip kayu, hewan tersebut jadi ahli kamuflase yang kemampuannya tak tertandingi. Hewan tersebut adalah Megaphasma denticrus atau serangga kayu raksasa. Punya panjang 18 centimeter, ia menyandang gelar sebagai serangga terbesar di Amerika Utara.

Selain ahli kamuflase dan berukuran besar, serangga kayu raksasa juga menghabiskan waktu di pepohonan untuk makan. Sebagai herbivor, makanan utamanya mencakup dedaunan dan material tanaman lain. Memiliki dua metode reproduksi, serangga ini juga bisa berkembang biak dengan cepat dan efisien. Mau tahu semua hal tentangnya? Mari kita ulik lewat lima fakta unik serangga kayu raksasa di bawah ini.

1. Seluruh tubuhnya merupakan alat kamuflase

serangga kayu raksasa (inaturalist.org/johndickinson68)

Seperti spesies lain, serangga kayu raksasa merupakan ahlinya kamuflase. Dilansir Texas A&M Forest Service, serangga ini akan berkamuflase sebagai ranting dan dahan tanaman. Kemampuan kamuflase tersebut ia gunakan untuk bersembunyi dan mengindar dari predator. Saat berkamuflase hewan ini akan berdiam diri di pepohonan. Kemudian saat angin menerjang gerakannya akan mengikuti angin, serupa dengan dahan dan ranting. Badan ramping dan tubuh cokelatnya sangat sempurna untuk melakukan hal tersebut.

2. Panjang tubuhnya mencapai 18 centimeter

serangga kayu raksasa (inaturalist.org/plateauville)

Seperti namanya, laman BugGuide menjelaskan kalau serangga kayu raksasa cukup besar dengan panjang maksimal sekitar 18 centimeter. Karena ukuran raksasanya ia dinobatkan sebagai serangga terbesar di wilayah Amerika Utara. Walau begitu, individu sepanjang itu cukup jarang ditemukan. Jika ditelaah, panjang rata-ratanya ada di angka 7-15 centimeter. Tak hanya panjang, serangga kayu raksasa juga fleksibel, sayapnya kecil, punya antena yang panjang, dan ia memiliki kepala yang membulat.

3. Merupakan hewan herbivor

serangga kayu raksasa (inaturalist.org/Christian Fernandez)

Serangga kayu raksasa merupakan herbivor atau pemakan tanaman. Dikutip Phasmatodea, tanaman bramble (Rubus sp.), beech eropa (Fagus sylvatica), dan oak (Quercus sp.) menjadi makanan utamanya. Lebih lanjut, ada beberapa bagian tanaman yang dimakan oleh hewan ini, yaitu daun, dahan, dan buah. Karena kebiasaan makan tersebut, hewan ini bisa merusak tanaman, khususnya yang ditanam oleh manusia. Namun, populasinya tidak membludak jadi ia bukan termasuk hama merugikan yang harus dibasmi.

4. Punya dua mekanisme reproduksi

serangga kayu raksasa (inaturalist.org/texastrock)

Serangga kayu raksasa merupakan hewan yang unik, sebab ia bisa bereproduksi secara seksual dan aseksual. Uniknya individu betina yang bereproduksi secara seksual bisa memproduksi lebih banyak telur. Walau begitu, hal tersebut biasanya hanya terlihat pada individu yang sudah tua. Tak cuma itu, masa inkubasi telurnya juga sangat lama, yaitu mencapai dua tahun.

Dilansir Animal Diversity Web, individu jantan sangat jarang terlihat. Nah, hal itulah yang mendorong individu betina untuk melakukan reproduksi secara aseksual. Sayangnya para ahli masih belum terlalu paham soal reproduksi aseksual yang dilakukan oleh serangga kayu raksasa. Terakhir, usia serangga kayu raksasa tergolong singkat, yaitu hanya sekitar 50 hari.

5. Dideskripsikan pada tahun 1875

serangga kayu raksasa (inaturalist.org/texastrock)

Laman iNaturalist menerangkan bahwa serangga kayu raksasa pertama kali dideskripsikan pada tahun 1875 oleh Carl Stål di Negara Bagian Louisiana, Amerika Serikat. Spesimen pertama serangga kayu raksasa sekarang disimpan di Swedish Museum of Natural History. Penamaan hewan ini juga gak sembarangan karena nama spesiesnya, yaitu "denticrus" memiliki arti. Bama tersebut berarti "kaki bergigi" dan merujuk pada kehadiran duri di bawah kakinya, tepatnya di bagian mesofemur.

Berbagai fakta unik serangga kayu raksasa mengungkap fakta bahwa hewan tersebut tak hanya dikenal dari ukurannya. Nyatanya kehidupannya juga sangat bergantung pada banyak aspek seperti kemampuan kamuflase. Di alam liar, serangga kayu raksasa memegang peran penting untuk menjaga ekosistem. Ia senantiasa menjadi mangsa predator dan bisa mengontrol pertumbuhan tanaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team