Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Welcome Swallow, Burung Penanda Musim Semi di Australia
Welcome Swallow (commons.wikimedia.org/JJ Harrison)
  • Welcome swallow adalah burung layang-layang khas Australia dan Selandia Baru yang menandakan datangnya musim semi dengan ciri warna biru tua, merah karat, dan ekor panjang bercabang.
  • Burung ini hidup di area terbuka dekat manusia seperti taman kota atau jembatan, bersifat sinantropis, serta menghindari hutan lebat dan gurun kering.
  • Populasinya tergolong stabil dengan status Risiko Rendah, namun penggunaan pestisida dapat memengaruhi ketersediaan serangga sebagai sumber makanan utama mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Burung welcome swallow (Hirundo neoxena) merupakan spesies burung layang-layang yang menjadi simbol datangnya musim semi di wilayah Australia dan Selandia Baru. Kehadiran burung ini sangat dinantikan oleh warga setempat karena menandakan berakhirnya musim dingin dan dimulainya cuaca yang lebih hangat.

Selain menjadi penanda musim, burung ini dikenal karena kemampuannya terbang dengan cepat dan lincah untuk menangkap serangga di udara. Meskipun awalnya banyak ditemukan di Australia, spesies ini telah menyebar secara alami ke Selandia Baru sejak pertengahan abad ke-20 dan kini populasinya sudah menetap di sana. Yuk, simak fakta menarik welcome swallow berikut ini!

1. Ciri fisik dan warna bulu yang mudah dikenali

Welcome Swallow (commons.wikimedia.org/JJ Harrison)

Welcome swallow memiliki kombinasi warna yang khas. Bagian punggung dan kepalanya berwarna biru tua mengilap, sedangkan bagian bawah tubuhnya berwarna abu-abu pucat.

Ciri yang paling mudah dikenali adalah warna merah karat pada bagian dahi, tenggorokan, serta dada atas. Burung ini juga memiliki ekor panjang yang terbelah dua dengan bintik-bintik putih yang terlihat saat mereka terbang.

2. Tempat tinggal di area terbuka dan dekat manusia

Welcome Swallow (commons.wikimedia.org/Andrew Mercer)

Burung ini dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah Australia dan Selandia Baru. Mereka menyukai area terbuka seperti padang rumput, lahan pertanian, dan taman kota, namun menghindari hutan lebat atau gurun yang sangat kering.

Spesies ini bersifat sinantropis, yang berarti mereka terbiasa hidup dekat dengan manusia dan sering membangun sarang di jembatan atau atap bangunan.

3. Kebiasaan berpindah tempat saat musim dingin tiba

Welcome Swallow (commons.wikimedia.org/Paul Balfe)

Pola pergerakan burung ini berbeda-beda tergantung wilayahnya. Kelompok burung di Australia bagian timur biasanya melakukan migrasi ke arah utara yang lebih hangat saat musim dingin untuk mencari makanan. Sementara itu, kelompok burung di Australia bagian barat dan Selandia Baru cenderung menetap di wilayah yang sama sepanjang tahun, meskipun terkadang mereka melakukan perjalanan jarak pendek untuk mencari tempat tidur yang lebih aman di area rawa.

4. Proses pembuatan sarang dari lumpur dan rumput

Welcome Swallow (commons.wikimedia.org/Ed Dunens)

Pasangan jantan dan betina bekerja sama membangun sarang yang berbentuk seperti mangkuk. Sarang ini terbuat dari campuran lumpur dan rumput kering yang ditempelkan pada dinding gua atau struktur bangunan manusia.

Bagian dalam sarang dilapisi dengan bulu halus agar hangat. Dalam satu musim kawin antara Agustus hingga Februari, sepasang burung ini bisa membesarkan dua sampai tiga kelompok anak.

5. Jumlah populasi yang saat ini masih aman

Welcome Swallow (commons.wikimedia.org/JJ Harrison)

Secara global, populasi welcome swallow berada dalam kategori Risiko Rendah (Least Concern), yang berarti jumlah mereka masih banyak dan stabil. Di Selandia Baru, mereka juga dianggap sebagai spesies yang tidak terancam.

Meski begitu, penggunaan obat pembasmi hama (pestisida) di lahan pertanian dapat mengurangi jumlah serangga yang menjadi sumber makanan utama mereka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team