5 Fakta Wattled Curassow, Burung Langka Amazon dengan Jambul Khas

- Wattled curassow adalah burung besar langka asal Amazon dengan jambul keriting dan pial merah mencolok, berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis.
- Spesies ini hidup di hutan rawa dekat sungai besar dan sangat bergantung pada habitat alami yang kini terancam oleh deforestasi serta aktivitas manusia.
- Pola reproduksinya lambat dan populasinya terus menurun akibat perburuan serta hilangnya habitat, membuatnya berstatus terancam punah menurut IUCN.
Hutan Amazon dikenal sebagai rumah bagi ribuan spesies unik yang gak ditemukan di tempat lain di dunia. Di antara deretan satwa eksotis tersebut, wattled curassow (Crax globulosa) menempati posisi istimewa karena statusnya yang langka dan penampilannya yang mencolok. Burung besar ini bukan sekadar penghuni lantai hutan tropis, tetapi juga simbol rapuhnya ekosistem yang terus tertekan oleh aktivitas manusia.
Wattled curassow punya ciri fisik yang mudah dikenali dan perilaku yang menarik untuk diamati. Sayangnya, populasi burung ini terus menurun akibat perburuan dan hilangnya habitat alami di kawasan Amazon seperti Brasil, Kolombia, Peru, dan Bolivia. Mengenal lebih jauh tentang spesies ini bukan cuma soal menambah wawasan, tetapi juga membuka kesadaran akan pentingnya konservasi. Yuk, kenali lima fakta penting tentang wattled curassow yang jarang diketahui publik!
1. Ukuran besar dengan jambul dan pial khas

Wattled curassow termasuk burung berukuran besar dalam keluarga Cracidae. Panjang tubuhnya bisa mencapai sekitar 82–89 cm dengan berat rata-rata 2,5 hingga 3 kilogram, menjadikannya salah satu burung darat besar di Amazon. Tubuhnya dominan berwarna hitam mengilap dengan kilau kebiruan yang elegan.
Ciri paling mencolok terletak pada jambul keriting di bagian kepala dan pial bulat berwarna merah terang di pangkal paruh, yang menjadi asal nama “wattled”. Jantan biasanya memiliki perut putih kontras, sementara betina cenderung lebih kusam dengan warna cokelat gelap. Kombinasi ukuran besar dan ornamen unik ini membuatnya mudah dikenali meski berada di hutan lebat.
2. Habitat spesifik di hutan rawa Amazon

Wattled curassow hidup terutama di hutan rawa dan hutan dataran rendah yang tergenang musiman di Amazon. Spesies ini sangat bergantung pada kawasan hutan yang dekat dengan sungai besar, terutama di sepanjang lembah Amazon dan anak sungainya. Habitat seperti ini menyediakan sumber makanan dan tempat berlindung yang stabil sepanjang tahun.
Ketergantungan pada habitat spesifik membuat spesies ini sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. Deforestasi untuk pertanian dan pembukaan lahan skala besar telah mengurangi wilayah jelajahnya secara signifikan. Hilangnya hutan rawa berarti hilangnya tempat berkembang biak sekaligus sumber pakan utama.
3. Perilaku tenang dan peran penting dalam ekologi

Wattled curassow dikenal sebagai burung yang cenderung tenang dan lebih sering berada di lantai hutan. Mereka berjalan perlahan sambil mencari buah jatuh, biji, dan sesekali serangga kecil. Pola makan ini menjadikannya agen penyebar biji alami yang penting dalam regenerasi hutan tropis.
Meski bisa terbang, burung ini lebih sering bergerak di darat dan hanya naik ke pohon saat merasa terancam atau untuk bertengger malam hari. Suaranya berupa panggilan dalam dan bergema, sering terdengar saat musim kawin. Perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem membuat keberadaannya sangat berarti bagi kesehatan hutan Amazon.
4. Pola pembiakan yang lambat

Dalam hal reproduksi, wattled curassow memiliki pola pembiakan yang relatif lambat. Betina biasanya bertelur dua butir dalam satu musim, dengan masa inkubasi sekitar 30 hari. Sarang umumnya dibuat di cabang pohon rendah yang tersembunyi dari predator.
Anak burung memerlukan waktu cukup lama hingga mandiri, sehingga tingkat kelangsungan hidupnya sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Jika habitat terganggu atau terjadi perburuan, populasi sulit pulih dengan cepat. Pola pembiakan yang lambat ini menjadi salah satu faktor utama mengapa spesies ini rentan terhadap penurunan populasi.
5. Status konservasi yang mengkhawatirkan

Menurut International Union for Conservation of Nature IUCN, wattled curassow berstatus Endangered atau terancam punah. Populasinya diperkirakan terus menurun akibat perburuan untuk konsumsi daging dan perdagangan satwa liar. Selain itu, degradasi habitat mempersempit ruang hidup yang tersisa.
Beberapa kawasan lindung di Brasil dan negara Amazon lainnya menjadi harapan bagi kelangsungan spesies ini. Upaya konservasi meliputi perlindungan habitat, pengawasan perburuan, dan penelitian populasi. Meski tantangannya besar, kesadaran global yang meningkat memberi harapan bahwa spesies unik ini masih punya peluang bertahan.
Wattled curassow bukan hanya burung besar dengan jambul khas, tetapi juga bagian penting dari jaringan kehidupan hutan Amazon. Ukuran tubuhnya yang mengesankan, perilakunya yang unik, serta perannya dalam penyebaran biji menjadikannya spesies kunci dalam ekosistem. Sayangnya, tekanan manusia membuat keberadaannya semakin terancam. Mengenal dan menyebarkan informasi tentang spesies ini adalah langkah kecil yang bisa memberi dampak besar bagi masa depan hutan tropis.

















