Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Burung White-necked jacobin
burung white-necked jacobin (commons.wikimedia.org/lwolfartist)

Intinya sih...

  • White-necked Jacobin memiliki warna metalik yang mencolok

  • Habitatnya meliputi hutan tropis, kebun berbunga, dan adaptasi terhadap lingkungan manusia

  • Burung ini mengandalkan nektar sebagai sumber energi utama, terkenal agresif, dan penting sebagai penyerbuk

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

White-necked Jacobin adalah salah satu burung kolibri paling mencolok dari kawasan Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Burung dengan nama ilmiah Florisuga mellivora ini dikenal karena kombinasi warna metalik yang berkilau dan postur tubuhnya yang elegan saat terbang. Keindahan visualnya sering menjadikannya primadona bagi pengamat burung di habitat tropis.

Namun di balik penampilannya yang memesona, White-necked Jacobin memiliki sifat yang cukup agresif, terutama saat mempertahankan wilayah makan. Burung ini tidak segan mengusir kolibri lain yang mendekati bunga favoritnya. Berikut, 5 fakta menarik burung kolibri cantik yang suka mengusir ini.

1. Memiliki warna metalik yang sangat mencolok

burung white-necked jacobin (inaturalist.org/ruanlamprechtphoto)

White-necked Jacobin jantan memiliki kombinasi warna biru metalik di kepala dan dada, dengan perut putih bersih yang kontras. Bagian lehernya tampak seperti berkerah putih, ciri khas yang menjadi asal nama umumnya. Saat terkena cahaya, bulu-bulunya memantulkan kilau yang sangat mencolok.

Sementara itu, betina memiliki tampilan yang sedikit berbeda dengan warna hijau kebiruan di bagian atas tubuh. Dilansir Birds of the World, perbedaan ini cukup jelas sehingga membantu identifikasi jenis kelamin di lapangan. Dimorfisme seksual tersebut umum ditemukan pada banyak spesies kolibri.

2. Hidup di hutan tropis hingga kebun berbunga

burung white-necked jacobin (inaturalist.org/Cathy S)

White-necked Jacobin tersebar luas dari Meksiko selatan hingga Brasil dan Bolivia. Animal Diversity Web menyebutkan bahwa burung ini menyukai hutan tropis lembap, tepi hutan, serta area terbuka dengan banyak tanaman berbunga. Habitat yang kaya nektar menjadi kunci keberlangsungan hidupnya.

Selain di alam liar, burung ini juga sering terlihat di kebun dan taman yang ditanami bunga. Adaptasinya terhadap lingkungan yang dimodifikasi manusia membuatnya relatif mudah dijumpai. Kehadiran bunga berbentuk tabung sangat menentukan frekuensi kemunculannya di suatu lokasi.

3. Mengandalkan nektar sebagai sumber energi utama

burung white-necked jacobin (inaturalist.org/Paul Hoekman)

Sebagai burung kolibri, White-necked Jacobin sangat bergantung pada nektar bunga untuk memenuhi kebutuhan energinya. Dilansir Animal Kingdom, paruhnya yang panjang dan ramping memudahkannya menjangkau nektar di bunga-bunga dalam. Energi dari nektar mendukung aktivitas terbangnya yang intens dan cepat.

Selain nektar, burung ini juga memakan serangga kecil dan laba-laba. Asupan protein ini penting untuk mendukung pertumbuhan dan produksi. Perpaduan nektar dan serangga menjadikannya pemakan yang cukup fleksibel.

4. Terkenal agresif dan suka mengusir

burung white-necked jacobin (inaturalist.org/altesheupferd)

White-necked Jacobin dikenal sebagai kolibri yang sangat teritorial. Ia kerap mengusir kolibri lain, bahkan yang berukuran lebih besar, dari area makan yang dianggap miliknya. Perilaku ini sering disertai suara dengungan sayap yang keras dan manuver terbang cepat.

Birds of Colombia menginformasikan bahwa sifat agresif ini membantu memastikan pasokan makanan tetap terjaga. Dengan mempertahankan wilayah bunga tertentu, burung ini dapat mengurangi persaingan. Strategi ini umum dijumpai pada kolibri yang hidup di habitat dengan sumber nektar terbatas.

5. Perannya penting sebagai penyerbuk

burung white-necked jacobin (inaturalist.org/Trent R. Stanley)

Saat mengisap nektar, White-necked Jacobin secara tidak langsung membantu proses penyerbukan. Dilansir Earth Life, serbuk sari menempel pada kepala dan paruhnya, lalu berpindah ke bunga lain. Proses ini penting bagi kelangsungan ekosistem hutan tropis.

Dengan mobilitasnya yang tinggi, burung ini mampu menyerbuki berbagai jenis tanaman berbunga. Peran ekologisnya sering kali kurang disadari karena ukurannya yang kecil. Padahal, kolibri seperti White-necked Jacobin berkontribusi besar terhadap keanekaragaman hayati.

White-necked Jacobin adalah contoh sempurna bagaimana keindahan dan agresivitas bisa berpadu dalam satu spesies kecil. Warna metaliknya yang memukau berbanding terbalik dengan sifat teritorialnya yang kuat. Mengenal burung ini membantu kita memahami peran penting kolibri dalam ekosistem tropis yang kaya dan kompleks.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team