7 Fakta Burung Dara Pasir, Angkut Air Puluhan Kilometer Demi Anak

Hidup di gurun tidaklah mudah. Selain suhu ekstrem sepanjang hari, hewan liar juga harus menghadapi minimnya air. Ada satu jenis burung yang harus terbang puluhan kilometer setiap harinya hanya untuk memenuhi cairan tubuh. Nama burung ini adalah dara pasir.
Dara pasir atau sandgrouse merupakan jenis burung darat yang hidup di gurun kering Afrika dan Asia. Hidup di habitat ekstrem membuat burung ini punya banyak adaptasi unik, tapi ia tetap harus berjuang untuk bertahan hidup. Tahukah kamu kalau burung mungil ini harus terbang bolak-balik puluhan kilometer hanya supaya anaknya bisa minum? Yuk, cari tahu lewat simak fakta burung dara pasir atau sandgrouse berikut ini!
1. Apa itu dara pasir?

Dara pasir atau sandgrouse merupakan jenis burung darat yang hidup di gurun dan lahan bersemak kering di Afrika dan Asia. Namanya diambil dari pilihan habitatnya yang berupa wilayah berpasir. Burung ini umumnya berwarna cokelat pasir berbintik atau bergaris untuk berkamuflase dengan habitatnya itu.
Dara pasir bukanlah sejenis merpati. Burung ini memang punya banyak kemiripan dengan merpati, mulai dari segi penampilan hingga perilaku. Namun, dara pasir juga sangat berbeda dan unik yang membuatnya dikelompokkan dalam ordo tersendiri.
2. Adaptasi unik bikin dara pasir sulit diburu

Secara umum, dara pasir berukuran kecil sampai sedang. Menurut laman Britannica, dara pasir biasanya berukuran sepanjang 22—40 sentimeter. Kepala dan lehernya kecil dengan tubuh gemuk. Kakinya pendek dan sayapnya runcing. Warna bulunya sebagian besar cokelat atau abu-abu dengan corak unik pada tiap-tiap spesies.
Dara pasir punya beberapa ciri fisik unik sebagai bentuk adaptasinya di habitat panas dan kering. Bulu halusnya tumbuh rapat dan tebal untuk melindunginya dari hawa panas dan dingin gurun. Kulitnya pun tebal dengan kaki bersisik. Dara pasir jadi sulit diburu karena kulit tebalnya yang keras dan bulunya yang padat itu.
3. Kamuflase apik bikin dara pasir sulit terlihat

Satu hal yang istimewa dari dara pasir adalah kamuflasenya yang luar biasa. Tiap spesies punya pola dan corak bulu yang rumit dan unik. Dara pasir bisa duduk santai di gurun terbuka tanpa khawatir terdeteksi karena tubuhnya terlihat menyatu sempurna dengan lingkungan gurun. Bahkan, dara pasir biasa bersarang dan mengerami telur di cekungan tanah tanpa perlindungan.
Menurut laman Bird Families of the World, semua spesies dara pasir dilengkapi dengan bulu bagian atas yang membuatnya sulit terlihat, utamanya dari predator yang mengintai dari langit. Betina biasanya punya corak yang lebih rumit untuk menyembunyikannya dari pandangan saat mengerami telur di siang hari. Ia berbeda dari jantan yang mengerami telur di malam hari.
4. Dara pasir terbagi jadi dua genus dengan ciri tersendiri

Dara pasir terbagi jadi 16 spesies yang semuanya hidup di wilayah gurun dan lahan bersemak kering di Afrika, Asia, hingga Eropa. Sebagian besar spesiesnya dikelompokkan dalam genus Pterocles. Dara pasir di genus ini bercirikan jari kaki tak berbulu.
Hanya dua spesies dara pasir ditempatkan dalam genus Syrrhaptes, keduanya tinggal di Dataran Tibet sampai Mongolia. Ciri khasnya adalah jari kaki berbulu. Kaki berbulu ini jadi salah satu alasan kenapa dara pasir disebut sandgrouse dalam bahasa Inggris karena mirip grouse atau ayam kaki kasar yang kakinya berbulu sampai ke jari-jari.
5. Dara pasir harus terbang jauh setiap hari untuk minum

Dara gurun suka makan biji-bijian. Jenis makanan ini memang tersedia dalam jumlah melimpah di habitatnya. Namun, biji-bijian bersifat sangat kering, sehingga dara pasir harus sering dan banyak minum air.
Oleh karena itu, dara pasir rutin terbang jauh mencari air di gurun setiap hari. Di pagi hari, kawanan dara pasir terbang ramai-ramai sejauh 10 kilometer atau lebih ke lubang air terdekat. Menurut laman The World Birds, tuntutan ini membuat dara pasir berevolusi menjadi burung yang terbang dengan sangat cepat. Hal ini bisa terlihat dari sayapnya yang panjang dan runcing, serta berotot kuat.
6. Dara pasir “angkut” air puluhan kilometer untuk anaknya

Saat musim bersarang, dara pasir jantan terbang puluhan kilometer tidak hanya untuk minum saja. Begitu anak-anaknya menetas, dara pasir jantan bertugas membawa air ke sarang untuk diminum anak-anaknya. Bagaimana caranya? Ternyata, dara pasir jantan punya bulu perut yang dirancang khusus untuk menyerap air.
Seperti yang diterangkan laman Bird Note, bulu perut dara pasir jantan memiliki perpanjangan yang berbentuk melingkar dan menyerupai rambut. Ekstensi inilah yang bikin bulu perut dara pasir bisa menyerap dan mengangkut sekitar dua sendok makan air. Si jantan tinggal mengarungi air atau berkubang di dalamnya dan air akan terserap ke bulu-bulunya.
Sebelum itu, dara pasir harus menghilangkan minyak yang membuat bulunya tahan air. Oleh karena itu, burung ini sering terlihat menggosokkan perutnya dulu ke pasir sebelum berangkat terbang, terang laman British Trust for Ornithology (BTO). Jarak sarang dan lubang bisa sejauh 25 mil atau sekitar 40 kilometer. Dara pasir jantan harus menempuh jarak tersebut setiap hari supaya anaknya bisa minum air langsung dari bulunya.
7. Dara pasir berbeda dari merpati

Tahukah kamu kalau kebiasaan melakukan penerbangan panjang setiap hari adalah salah satu karakteristik unik yang sama-sama dimiliki dara pasir dan merpati? Ditambah dengan kemiripan fisik dengan merpati, gak heran kalau dara pasir sempat dikira sejenis merpati. Namun, perbedaan antar keduanya ternyata lebih banyak lagi.
Merpati punya kemampuan khusus untuk menyesap atau menyedot air untuk minum. Dara pasir tidak bisa melakukan ini. Ia harus mendongakkan kepalanya ke belakang supaya air bisa mengalir masuk ke kerongkongan.
Selain itu, dara pasir juga tidak mengeluarkan suara seperti merpati. Ia tidak membangun sarang dari ranting. Anak-anaknya pun sudah langsung mandiri begitu menetas. Semua ini jadi bukti kalau dara pasir tidak terlalu dekat kekerabatannya dengan merpati. Oleh karena itu, dara pasir ditempatkan dalam ordo tersendiri, yaitu Pterocliformes.
Sungguh burung yang unik, ya? Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung dara pasir atau sandgrouse? Apa kamu tertarik untuk menyaksikan dara pasir secara langsung di habitatnya?


















