Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Yellow Bee-Orchid, Anggrek Lebah Kuning dari Mediterania
anggrek ophrys lutea (commons.wikimedia.org/Elias)
  • Yellow Bee-Orchid (Ophrys lutea) adalah anggrek liar Mediterania berciri bibir bunga bertepi kuning cerah, bagian tengah cokelat kemerahan, dan sepal hijau kekuningan.
  • Spesies terestrial berumbi ini tumbuh di padang rumput, semak, tepian hutan, serta area terbuka Mediterania dengan tanah cenderung berkapur, dari Eropa Selatan hingga Afrika Utara dan Turki.
  • Yellow Bee-Orchid menarik lebah jantan Andrena melalui aroma menyerupai feromon betina; pseudokopulasi memindahkan serbuk sari. Bunganya umumnya muncul dari musim dingin hingga musim semi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yellow Bee-Orchid (Ophrys lutea) merupakan anggrek liar dari keluarga Orchidaceae yang berasal dari kawasan Mediterania. Spesies ini dikenal karena bunganya memiliki warna kuning mencolok, terutama pada bagian bibir bunga yang menjadi ciri khasnya. Persebaran alaminya mencakup sejumlah wilayah di Eropa Selatan, Afrika Utara, hingga sebagian kawasan Timur Tengah dan Turki.

Seperti anggota genus Ophrys lainnya, anggrek ini memiliki hubungan yang menarik dengan serangga penyerbuk. Bunganya memiliki bentuk dan karakter tertentu yang membantu menarik lebah jantan, bahkan melalui mekanisme penyerbukan yang dikenal sebagai pseudokopulasi. Berikut lima fakta menarik Yellow Bee-Orchid, anggrek lebah kuning dari Mediterania.

1. Memiliki bunga dengan warna kuning yang khas

anggrek ophrys lutea (inaturalist.org/Francisco Clamote)

Salah satu ciri paling mudah dikenali dari Yellow Bee-Orchid adalah bagian bibir bunganya yang memiliki tepian berwarna kuning cerah. Dilansir First Nature, bagian tengah bibir tersebut biasanya berwarna cokelat kemerahan dan memiliki pola seperti bercak yang memberikan kontras dengan warna kuning di sekelilingnya. Sementara itu, sepal bagian luar cenderung berwarna hijau kekuningan sehingga keseluruhan bunganya tampak didominasi warna kuning.

Bunga tersebut membuat Yellow Bee-Orchid tampak berbeda dari beberapa spesies Ophrys lainnya. Bentuk dan kombinasi warnanya juga menjadi salah satu alasan spesies ini mudah dikenali ketika tumbuh di habitat alaminya. Nama spesies lutea sendiri berkaitan dengan warna kuning yang menjadi salah satu karakter khas tumbuhan ini.

2. Berasal dari kawasan mediterania

anggrek ophrys lutea (inaturalist.org/Gonzalo Peña)

Yellow Bee-Orchid memiliki persebaran alami yang luas di kawasan Mediterania bagian barat dan tengah. Dilansir Plants of the Word Online, spesies ini berasal dari sejumlah wilayah seperti Spanyol, Portugal, Prancis, Italia, Yunani, Maroko, Tunisia, hingga Turki dan beberapa kawasan di sekitarnya. Persebarannya menunjukkan bahwa spesies ini mampu hidup di berbagai wilayah dengan karakter iklim Mediterania.

Di sejumlah wilayah, Yellow Bee-Orchid dapat ditemukan pada padang rumput, semak belukar, tepian hutan, serta kawasan terbuka yang mendapatkan cukup cahaya matahari. Tumbuhan ini juga dapat tumbuh pada tanah yang relatif kering hingga lembap dan cenderung menyukai substrat berkapur. Kondisi tersebut membuat habitat terbuka di kawasan Mediterania menjadi lingkungan yang sesuai bagi pertumbuhannya.

3. Merupakan anggrek yang tumbuh dari umbi bawah tanah

anggrek ophrys lutea (inaturalist.org/Angel)

Berbeda dari gambaran umum anggrek yang sering hidup menempel pada pepohonan, Yellow Bee-Orchid merupakan anggrek terestrial. Royal Horticultural Society menggolongkannya sebagai tuberous geophyte, yaitu tumbuhan yang memiliki organ penyimpan di bawah tanah berupa umbi. Organ tersebut memungkinkan tumbuhan melewati periode ketika kondisi lingkungan di atas permukaan tanah kurang mendukung.

Tumbuhan ini kemudian menghasilkan roset daun di dekat permukaan tanah dan tangkai bunga yang tumbuh tegak. Seperti anggota genus Ophrys lainnya, tangkai tersebut dapat membawa beberapa bunga dalam satu perbungaan. Pola pertumbuhan seperti ini membuat Yellow Bee-Orchid tetap memiliki penampilan khas sebagai anggrek liar meskipun tidak hidup sebagai epifit di pepohonan.

4. Menarik lebah jantan untuk membantu penyerbukan

anggrek ophrys lutea (inaturalist.org/Alexey Polyakov)

Salah satu fakta paling menarik tentang Yellow Bee-Orchid adalah hubungan penyerbukannya dengan lebah jantan. Sejumlah penelitian mencatat bahwa Yellow Bee-Orchid diserbuki oleh beberapa spesies lebah dari genus Andrena, terutama kelompok yang termasuk subgenus Chlorandrena. Hubungan tersebut merupakan bagian dari strategi penyerbukan yang dikenal sebagai penipuan seksual atau sexual deception.

Mengutip Annals of Botany, bunga Yellow Bee-Orchid dapat meniru sinyal yang biasanya berkaitan dengan lebah betina, termasuk senyawa aroma yang menyerupai feromon seksual. Lebah jantan yang tertarik kemudian mencoba melakukan perkawinan dengan bagian bibir bunga dalam proses yang disebut pseudokopulasi. Saat perilaku tersebut berlangsung, serbuk sari dapat menempel pada tubuh lebah dan kemudian terbawa ke bunga lain.

5. Berbunga pada musim semi di kawasan mediterania

anggrek ophrys lutea (inaturalist.org/cvalentin)

Yellow Bee-Orchid umumnya menampilkan bunganya pada periode ketika kondisi lingkungan Mediterania mulai mendukung pertumbuhan dan aktivitas penyerbuk. Data dari berbagai sumber mencatat periode berbunga dapat berlangsung dari musim dingin hingga musim semi, dengan waktu yang berbeda-beda tergantung wilayah. Di kawasan Mediterania, puncak pembungaan dapat terjadi sekitar Maret hingga April.

Waktu berbunga yang berbeda antarwilayah menunjukkan bahwa siklus hidup tanaman ini cukup dipengaruhi oleh kondisi lokal. Di Portugal bagian selatan, misalnya, bunga dapat muncul sejak akhir Februari dan bertahan hingga akhir April, sementara di beberapa wilayah Prancis selatan pembungaan dapat berlangsung hingga Mei. Periode tersebut juga bertepatan dengan masa ketika berbagai serangga penyerbuk mulai aktif sehingga peluang terjadinya penyerbukan menjadi lebih besar.

Yellow Bee-Orchid merupakan anggrek liar yang menarik karena memadukan penampilan bunga berwarna kuning dengan strategi penyerbukan yang tidak biasa. Sebagai anggrek terestrial dari kawasan Mediterania, tumbuhan ini mampu bertahan melalui organ penyimpan di bawah tanah dan tumbuh di berbagai habitat terbuka. Hubungannya dengan lebah jantan melalui mekanisme pseudokopulasi menjadi salah satu keunikan paling menarik dari Yellow Bee-Orchid.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article