Ratite adalah pengelompokkan burung polifiletik yang berarti hewan-hewan yang masuk di dalamnya berasal dari nenek moyang yang berbeda, tetapi memiliki ciri yang serupa. Burung-burung dalam kelompok Ratite tetap ada dalam intrakelas yang sama, yakni Palaeognathae.
Sebagai gambaran, burung Ratitae merupakan burung tak bisa terbang dengan ukuran yang relatif besar. Jadi, burung unta (genus Struthio), kasuari (genus Casuarius), emu (genus Dromaius), dan rhea atau nyandu (genus Rhea) termasuk di dalamnya.
Nah, untuk burung bernama rhea atau nyandu itu sendiri, nama mereka mungkin tak sepopuler burung tak bisa terbang berukuran besar lainnya. Mereka merupakan jenis burung terbesar yang dapat kita temukan di Amerika Serikat dan secara ciri fisik sangat mirip dengan burung unta. Maka dari itu, burung yang satu ini juga dijuluki sebagai burung unta dari Amerika Selatan.
Rhea kemudian terbagi lagi dalam dua spesies berbeda, yakni rhea besar (Rhea americana) dan rhea kecil atau rhea darwin (Rhea pennata). Kalau dilihat sekilas saja, antara dua spesies rhea ini sangat sulit untuk dibedakan. Maka dari itu, kali ini, kita akan mengungkap apa saja perbedaan antara rhea besar dengan rhea kecil, dari ciri fisik hingga hal-hal lain yang tak kasat mata. Kalau penasaran, simak ulasan lengkapnya, ya!
