Terdapat berbagai jenis alat ukur kuat arus listrik, tergantung pada kebutuhan dan lingkungan penggunaannya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
Amperemeter adalah alat standar untuk mengukur arus. Alat ini dibedakan antara yang digunakan untuk arus AC dan DC. Amperemeter dihubungkan secara seri dalam rangkaian listrik untuk mengukur arus. Pada amperemeter DC, alat ini mengukur arus dalam satu arah, sedangkan pada amperemeter AC, alat ini dilengkapi komponen tambahan untuk menangani arus yang berubah arah.
Amperemeter DC lebih sederhana karena tidak memerlukan komponen yang mengakomodasi perubahan arah arus. Sedangkan amperemeter AC umumnya lebih kompleks dan dirancang untuk mendeteksi variasi arus yang terus berubah.
- Tang Ampere (Clamp Meter)
Tang ampere, atau dikenal juga sebagai clamp meter, adalah alat ukur kuat arus yang bekerja tanpa memutus rangkaian. Alat ini sangat praktis, terutama untuk penggunaan di lapangan, karena pengguna cukup menjepitkan tang ampere pada kabel arus. Tang ampere bekerja dengan mendeteksi medan magnet di sekitar kabel yang terinduksi oleh arus listrik, memungkinkan pengukuran tanpa menyentuh langsung kabel yang dialiri arus. Alat ini ideal untuk pengukuran di lingkungan yang rawan atau berisiko.
- Multimeter sebagai Alat Ukur Multi-Fungsi
Multimeter adalah alat serbaguna yang dapat mengukur arus, tegangan, dan hambatan dalam satu perangkat. Multimeter sangat cocok digunakan oleh teknisi atau hobiis elektronik yang membutuhkan alat serbaguna. Dengan pengaturan skala dan mode pengukuran, multimeter dapat beralih dari mengukur arus AC dan DC ke tegangan atau hambatan sesuai kebutuhan.