Comscore Tracker

Apakah Kidal Lebih Cerdas dan Spesial? Ini Fakta Sainsnya

Kidal sempat dianggap penyakit, lo!

Hei, apakah kamu kidal? Ini berarti tangan kirimu lebih dominan dibandingkan tangan kanan. Jika iya, maka kamu termasuk dari sekitar 10 persen populasi kelompok kidal di seluruh dunia! Sering kali, kidal disebut sebagai "tanda kejeniusan", dan beberapa figur publik dunia terlahir kidal, seperti:

  • Bill Gates, pendiri Microsoft
  • Ludwig van Beethoven, musisi terkemuka
  • Paul McCartney dan Ringo Starr, anggota The Beatles
  • Adam Levine, vokalis Maroon 5
  • Barack Obama, Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS)
  • Leonardo da Vinci, seniman legendaris di masa Renaissance
  • Lin Dan, pebulu tangkis veteran asal China
  • Lionel Messi, salah satu pemain sepak bola terbaik dunia dari Argentina

Mengagumkan, bukan? Ternyata, orang-orang hebat ini terlahir kidal (kecuali Leonardo da Vinci yang melatih kedua tangannya atau ambidextrous)! Namun, di masa kini, apakahn betul kidal berarti lebih cerdas?

1. Lebih terampil di bidang Matematika?

Apakah Kidal Lebih Cerdas dan Spesial? Ini Fakta SainsnyaAnak jenius matematika (freepik.com/rawpixel.com)

Sebuah penelitian gabungan di Inggris, Belanda, dan Italia yang dimuat dalam jurnal Frontiers pada Juni 2017 ingin mengungkapkan kemampuan Matematika pada 2.314 siswa/i pengguna tangan kiri dan tangan kanan berusia 6-17 tahun.

Setelah diuji dengan soal dengan tingkat kesulitan bertahap, dari aritmetika hingga logika, hasilnya pun mencengangkan! Meski tak menunjukkan perbedaan untuk persoalan Matematika simpel, siswa/i kidal ternyata mencetak nilai yang lebih tinggi saat mengerjakan soal Matematika yang sulit.

2. Perbedaan struktur otak?

Apakah Kidal Lebih Cerdas dan Spesial? Ini Fakta Sainsnyapindaian otak (pexels.com/Anna Shvets)

Namun, mengapa penggunaan tangan dihubungkan dengan kemampuan otak? Nyatanya, beberapa riset mengaitkan perbedaan mengejutkan pada susunan otak pada pribadi kidal!

Sebuah studi meta-analisis pada 1995 yang melibatkan 43 studi bertajuk "The influence of sex, age, and handedness on corpus callosum morphology" menemukan pada pribadi kidal, organ corpus callosum terlihat lebih besar. Organ ini adalah kumpulan serabut saraf yang menghubungkan dua belahan otak.

"Kemungkinan besar, kedekatan antara dua belahan otak membuat pribadi kidal memiliki kemampuan spasial yang lebih mumpuni," ujar Giovanni Sala, pemimpin studi gabungan di Frontiers dan asisten profesor di Fujita Health University, Jepang.

Baca Juga: Unik Banget, Ini 10 Hal yang Banyak Orang Gak Tahu tentang Orang Kidal

3. Kidal bisa disebabkan oleh cedera otak?!

Apakah Kidal Lebih Cerdas dan Spesial? Ini Fakta Sainsnyabingung di kerjaan (pexels.com/energepic.com)

Menurut penelitian di AS pada 1985 bertajuk "The pathological left-handedness syndrome", pribadi kidal dapat disebabkan oleh kerusakan otak, terutama karena kerusakan di otak kiri, sehingga belahan otak kanan harus mengambil alih.

Jika terdapat lesi pada belahan otak kiri sebelum lahir, maka seseorang bisa terpaksa lebih banyak menggunakan otak kanan. Karena belahan otak berfungsi silang (belahan otak kiri mengendalikan tubuh kanan, dan sebaliknya), maka belahan kanan yang dominan justru membuat seseorang jadi kidal.

Dalam studi yang dimuat dalam jurnal Brain and Cognition tersebut, fenomena ini disebut "kidal patologis". Berbeda dengan anggapan kecerdasan, kidal tipe ini malah menyebabkan kesulitan belajar. Jadi, kidal bukan berarti cemerlang di bidang akademis juga!

4. Pengguna tangan kanan juga mencetak nilai IQ yang tinggi!

Apakah Kidal Lebih Cerdas dan Spesial? Ini Fakta Sainsnyamenulis dengan tangan kanan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Apakah berarti tangan kanan tidak cemerlang secara intelektual? Tidak harus kidal, bahkan beberapa data menunjukkan kalau pengguna tangan kanan tetap memiliki keunggulan intelektual daripada kelompok kidal.

Sebuah studi di Yunani yang dimuat dalam jurnal Neuroscience & Behavioral Review pada 2018 meninjau 18 studi yang melibatkan 20.400 orang. Hasilnya, pengguna tangan kanan tetap memiliki IQ yang jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengguna tangan kiri atau kidal.

"Masih belum diketahui apakah penggunaan tangan dapat dikaitkan dengan kecerdasan atau hubungan antara keterampilan tangan relatif dengan kecerdasan," tulis para peneliti Yunani dari National and Kapodistrian University of Athens.

5. Sejarah tidak memihak tangan kidal!

Apakah Kidal Lebih Cerdas dan Spesial? Ini Fakta SainsnyaRaja George VI (Duke of York) menggunakan tangan kiri saat bermain tenis di Wimbledon, 1926. (time.com)

Di masa lampau, pengguna tangan kiri tidak diasosiasikan dengan hal positif. Dikarenakan 90 persen populasi dunia lebih menggunakan tangan kanan, maka kelompok kidal sering kali dilabel dengan stigma aneh.

Seperti contoh, pada 1936, pamflet bertajuk "The Prevention and Correction of Left-Handedness in Children" oleh J. W. Conway mengungkapkan kalau kidal adalah penyakit serius yang tidak kalah mematikan dari rakitis dan radang paru-paru atau pneumonia.

Dari segi bahasa pun, kiri sering kali diartikan buruk. Dalam Bahasa Portugis, orang kidal disebut "canhoto", yang dulunya sering disamakan sebagai "Iblis". Dalam bahasa Vietnam, "trái" dapat berarti "kiri" atau "salah"! Bahkan, menurut bahasa Latin, kiri dapat diartikan sebagai "sinister" atau "sinistra" yang sekarang berarti "Jahat".

Tidak jarang, karena kiri sering dianggap tak sopan, kelompok kidal zaman dulu dipaksa menulis dengan tangan kanan. Salah satu kasus yang terkenal adalah Raja George VI (1895-1952), yang dari lahir kidal, namun dipaksa menulis dengan tangan kanan. Namun, saat main tenis, Raja George VI tetap pakai tangan kiri, lo!

https://www.youtube.com/embed/0CyTgT2GOB8

Kesimpulannya, kidal tidak berarti excellent dalam hal intelektual, dan pengguna tangan kanan tidak berarti ber-IQ rendah. Bahkan, kelompok kidal sering kali "dirugikan" dalam kehidupan umum. Hal ini kemungkinan dikarenakan pribadi kidal adalah minoritas secara global.

Eits, berbeda bukan berarti menakutkan, kan? Justru, kidal yang dulunya menakutkan sekarang malah menjadi sebuah "keistimewaan" tersendiri. Yang kidal, tetap bersyukur dan bangga dengan diri sendiri, ya!

Baca Juga: Hei Kamu yang Bertangan Kidal, 15 Penderitaan Ini Pasti Selalu Kamu Rasakan

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya