Comscore Tracker

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling Menjijikkan

Tidak heran pemangsa sampai illfeel!

Apa hukum paling utama di alam rimba? Betul, sintasan yang terbugar. Siapa yang bisa mempertahankan dirinya, maka makhluk tersebut akan terus ada di alam. Seiring waktu, berbagai makhluk di dunia telah berevolusi untuk bisa menyelamatkan dirinya dari berbagai ancaman.

Akan tetapi, evolusi ini sering kali membuat hewan-hewan tersebut jadi tidak enak dipandang. Atau, mungkin itu adalah tujuannya? Inilah beberapa hewan dengan sistem pertahanan diri paling menjijikkan. Lebih baik, segera menjauh!

1. Cacing Nemertea

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling MenjijikkanCacing Nemertea menembakkan proboscis (youtube.com/Science Channel)

Mungkin kamu sudah pernah melihat makhluk satu ini di video. Nemertea adalah sejenis cacing yang hidup di tidak hanya hidup di air tawar atau air asin, juga di darat. Mungkin, untuk makhluk berukuran besar seperti manusia, cacing Nemertea tidak terlihat berbahaya.

Namun, cacing Nemertea memiliki sistem pertahanan diri yang unik. Mereka menembakkan belalai (proboscis) yang terlihat seperti benang yang terurai. Jangan salah, proboscis tersebut mengandung racun. Jika mengenai makhluk kecil, maka mereka pun jadi lumpuh dan siap disantap oleh Nemertea.

2. Hering kalkun

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling Menjijikkanhering kalkun (stormlake.org)

Tidak seperti kalkun pada umumnya, hering kalkun (Cathartes aura) adalah burung pemakan bangkai. Fakta tersebut sudah bikin kamu tak ingin dekat-dekat, kan? Tunggu sampai kamu tahu mekanisme pertahanan dirinya.

Saat menghadapi predator, hering kalkun tidak ragu untuk "berbagi" makanan. Dengan kata lain, saat ada predator mendekat, hering kalkun akan memuntahkan daging bangkai yang baru setengah tercerna. Bukan hanya berbau tidak sedap, muntahan burung ini bisa amat menyengat jika terkena ke mata atau wajah.

3. Fulmar Utara

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling Menjijikkanmuntahan burung Fulmar Utara (scienceworld.scholastic.com)

Sebenarnya, kebanyakan burung memang muntah untuk mempertahankan diri. Karena berbau tidak sedap, muntahan burung akan menghalau pemangsa. Selain hering kalkun, burung fulmar Arktika (Fulmarus glacialis) juga mengandalkan teknik menjijikkan tersebut.

Fulmar Arktika memuntahkan minyak perut yang terbuat dari wax ester dan trigliserida. Minyak perut ini amat berbau dan lengket. Saking lengketnya, minyak perut ini dapat membuat burung predator tidak bisa bergerak dan jatuh hingga mati. Bagi fulmar Arktika dan anaknya, minyak perut ini adalah sumber energi untuk terbang.

4. Ikan hag

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling Menjijikkanpotret orang mengambil lendir ikan hag/hagfish (flickr.com/dirtsailor2003)

Tak seperti namanya, ikan hag (Myxini) adalah ikan laut yang berbentuk seperti belut. Diprakirakan telah ada sejak 300 juta tahun yang lalu, ikan hag memiliki mekanisme pertahanan diri yang tak kalah unik tetapi menjijikkan.

Ikan hag memproduksi lendir yang mengandung serat sehingga lebih kental dari lendir hewan pada umumnya. Jika termakan, ikan hag akan memproduksi lendir tersebut hingga menyumbat insang predator. Saat tersedak, ikan hag kemudian kabur.

5. Teripang

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling Menjijikkanmekanisme pertahanan teripang (leisurepro.com)

Sering ditemukan dalam makanan China, teripang atau timun laut (Holothuroidea) pada dasarnya tidak mungkin dimakan mentah karena amat beracun. Namun, karena tak banyak bergerak, teripang seing menjadi mangsa empuk para predator laut. Apa yang dilakukan oleh teripang?

Di hadapan predator, beberapa spesies teripang mampu mengeluarkan bagian dari saluran pernapasannya dari bagian dubur. Bagian bernama cuvierian tubules tersebut dapat mengikat predator dan musuh sehingga teripang bisa melarikan diri. Organ cuvierian tubules tersebut dapat kembali tumbuh dalam beberapa minggu.

Baca Juga: Keajaiban Evolusi, 6 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Teraneh

6. Kadal bertanduk Texas

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling MenjijikkanKadal bertanduk Texas menembakkan darah dari matanya. (scienceworld.scholastic.com)

Dari penampilannya, kadal bertanduk Texas (Phrynosoma cornutum) sudah cukup mengintimidasi. Namun, dengan ukuran tubuhnya, tetap saja kadal ini menjadi sasaran para predator yang lebih besar. Untungnya, kadal bertanduk Texas memiliki sistem pertahanan diri yang cukup... berdarah-darah.

Saat terancam, kadal bertanduk Texas akan memecahkan pembuluh kecil untuk menembakkan darah dari mata (atau mulutnya) hingga 1,5 meter! Selain membingungkan, darah tersebut memiliki bau yang tak sedap. Meskipun efektif untuk menghalau predator seperti anjing atau serigala, tetapi cara tersebut tak mempan untuk burung predator.

7. Katak Wolverine

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling Menjijikkankatak Wolverine (twitter.com/TetZoo)

Tidak seperti katak lainnya, katak berambut atau katak Wolverine (Trichobatrachus robustus) dermal papillae yang berbentuk seperti rambut pada sisi tubuh dan betisnya. Dermal papillae ini memiliki pembuluh arteri yang menyerap lebih banyak oksigen sambil menjaga telur.

Saat predator datang, katak Wolverine bersikap layaknya seorang X-Men. Katak ini akan mematahkan tulang kakinya. Tulang tersebut menyembul dari kulit dan digunakan sebagai senjata untuk bertahan diri. Sayangnya, tulang tersebut tidak terbuat dari adamantium.

8. Kumbang bombardier

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling Menjijikkanimgur.com

Kumbang bombardier (Carabidae) menyandang reputasi sesuai namanya. Saat diganggu oleh predator atau musuh, kumbang ini akan menembakkan cairan panas dari ujung perutnya. Jika sesama serangga, terkena cairan panas ini bisa berakibat fatal.

Sebelum tertembak, akan muncul gas yang berbau tidak sedap. Cairan panas kumbang bombardier adalah reaksi kimia dari hidrokuinon dan hidrogen peroksida. Saat diukur, suhu dari cairan yang ditembakkan kumbang ini mendekati 100°C!

9. Semut C. saundersi

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling MenjijikkanSemut C. saundersi meledakkan cairan dari kepalanya. (dailyant.com)

Semut Colobopsis saundersi adalah serangga endemik di Malaysia dan Brunei Darussalam. Pada koloni semut C. saundersi, para semut sudah memiliki tugas masing-masing. Salah satu yang diemban para semut pekerja adalah untuk mempertahankan sarang.

Sebagai tindakan pertahanan diri jika tak ada cara lain lagi, para semut pekerja C. saundersi akan meledakkan dirinya untuk melumpuhkan atau membunuh musuh. Saat terdesak, semut ini akan membesarkan perutnya hingga cairan lengket dan korosif meletup dari kepalanya. Sebuah pengorbanan diri yang mengharukan!

10. Kumbang daun sereal

10 Mekanisme Pertahanan Diri Hewan Paling Menjijikkanlarva kumbang daun sereal (wikimedia.org)

Segala cara dilakukan untuk tetap bertahan hidup, termasuk bermandikan kotoran. Hal inilah yang dilakukan oleh larva kumbang daun sereal (Oulema melanopus). Larva kumbang daun sereal sebenarnya memiliki tubuh berwarna putih/kuning, kepala berwarna hitam, dan berkaki enam.

Untuk mempertahankan diri, larva kumbang daun sereal melumuri dirinya dengan kotoran sampai berwarna hitam mengkilap. Bukannya suka kotoran, ini sebagai kamuflase agar larva kumbang daun sereal tak terlihat atau menarik perhatian predator lain.

Itulah beberapa hewan yang memiliki sistem pertahanan diri menjijikkan. Dari hewan-hewan tersebut, mana yang menurutmu paling menjijikkan? Yang penting efektif!

Baca Juga: 15 Hewan Terkenal yang Dikira Punah, padahal Masih Ada

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya