Comscore Tracker

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Soviet

Apa saja yang masih membekas hingga saat ini

Konflik panjang antara Amerika Serikat dan Uni Soviet, salah satunya adalah perlombaan antariksa, di mana dua negara adidaya global ini melibatkan persenjataan mereka dalam kompetisi persahabatan.

Dalam kehidupan nyata,  perlombaan antariksa mengarah pada beberapa penemuan luar biasa, seperti mengirim manusia ke Bulan. Para ilmuwan dari kedua belah pihak bekerja sangat ketat, dan pemerintah mereka saling bersaing satu sama lain, berusaha membuktikan siapa yang bisa menjadi bosnya. Namun dibalik itu semua, kemajuan ilmiah yang terjadi selama persaingan di antariksa menyebabkan banyak kekacauan. Apa saja ya? 

1. Anjing pertama yang pergi ke luar angkasa, meninggal dengan memprihatinkan

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Sovietspaceanswers.com

Orang Bumi pertama yang mengorbit bumi ternyata bukanlah manusia atau simpanse. Sebaliknya, tetapi ia adalah anjing liar bernama Laika, yang mengendarai solo (seorang diri) di kapal Sputnik 2 Uni Soviet pada tahun 1957. Kira-kira seminggu setelah lepas landas, Uni Soviet mengumumkan bahwa dia telah mati "tanpa mengalami rasa sakit" di ruang angkasa. 

Namun kebenaran membicarakan fakta yang sesungguhnya. Menurut BBC, kondisi Laika di Sputnik 2 sangat memprihatinkan. Dia dirantai sampai hampir tidak bisa bergerak, dan makanannya menjadi gelatin. Ketika pesawat ruang angkasa diluncurkan, sensor detak jantung Laika berdetak sangat kencang, dan ketika anjing malang itu semakin ketakutan, bagian dalam kapal memanas dengan sangat cepat sehingga dia mati hanya beberapa jam setelah lepas landas. Jadi ya, Laika memang membuat sejarah, tetapi kematiannya membuat siapapun prihatin.

2. Rudal nuklir di bulan

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Sovietthesun.co.uk

Vice mengatakan bahwa Rusia berhasil meluncurkan Sputnik, dan Angkatan Udara AS tidak mau ambil diam sehingga mereka menyusun Proyek A119, rencana rahasia untuk menembakkan rudal nuklir di Bulan. Mengapa? Untuk menakuti Soviet, tentu saja!

AS tidak main-main, ia ingin semua orang di Bumi melihat betapa perkasa, kuat, dan menakutkannya nuklir AS itu. Pada 1967, nuklir ruang angkasa dilarang oleh Perjanjian Luar Angkasa Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan bulan sudah aman sejak adanya pemberlakuan itu. 

3. Kosmonot dengan misi bunuh dirinya

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Sovietsteemit.com

Pada tahun 1967, dilansir dari NPR, Uni Soviet ingin merayakan ulang tahun ke 50 Revolusi Komunis secara megah dengan meminta astronot terbang dengan kapal ruang angkasa lain, kemudian bertukar kapal dan pulang.

Namun masalahnya? Pesawat ruang angkasa pertama, Soyuz 1, adalah pesawat bobrok yang memiliki 203 masalah struktural. Namun tidak ada yang berani memprotesnya, karena siapapun yang membantah pastinya akan dipecat, diturunkan pangkatnya, atau dikirim ke Siberia. Jadi semuanya tetap dilaksanakan, meskipun semua orang, termasuk Vladimir Kamarov, kosmonot yang dijadwalkan untuk penerbangan tahu bahwa pesawat itu mungkin saja akan meledak di ruang angkasa. 

Dan benar saja, Soyuz 1 terjatuh dengan kecepatan maksimal ke sebuah padang rumput di Orenberg. Kejadian naas ini yang akhirnya membunuh Vladimir Komarov.

4. Program luar angkasa Amerika yang melibatkan para ilmuwan Nazi

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Sovietthefamouspeople.com

Setelah Perang Dunia II berakhir, kira-kira apa ya yang terjadi pada semua ilmuwan Nazi? Nyatanya, banyak dari mereka yang dipekerjakan oleh program luar angkasa AS, seperti yang dikutip dari laman Business Insider. Para ilmuwan seperti Wernher von Braun dan Hermann H. Kurzweg meninggalkan laboratorium Nazi dan pergi ke NASA, menuju misi ke Bulan dan menjadi peneliti utama. Tokoh terkenal lainnya adalah Hubertus Strughold, seorang lelaki yang kerap disebut "Bapak Kedokteran Ruang Angkasa."

Pemerintah A.S. sepenuhnya menyadari dari mana mereka semua berasal dan apa saja yang sudah mereka lakukan. Para ilmuwan luar angkasa Nazi membersihkan catatan mereka dan mengaburkannya dalam sebuah program yang disebut Operation Paperclip. Cerita itu didokumentasikan secara detail dalam buku Wayne Biddle, Dark Side of the Moon.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Penyebab Runtuhnya Negara Uni Soviet

5. JFK ingin Amerika dan Uni Soviet bersatu dalam misi luar angkasa, namun ia tertembak

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Sovietwritework.com

Pembunuhan JFK sering dikaitkan oleh salah satu masalah ini. Bahwa pada tahun 1963, dilansir dari History, John F. Kennedy berbicara kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, dia meminta AS dan Uni Soviet untuk berhenti saling mengalahkan, dan mengajak mereka untuk bergabung bersama dalam misi membawa manusia ke Bulan

Dalam pidatonya tersebut, JFK menyinggung sisi negatif dari persaingan antariksa antara Amerika dan Uni Soviet, ia berpendapat bahwa persaingan tersebut akan menyia-nyiakan sumber daya, yang menurutnya akan lebih baik jika dihabiskan untuk bekerja bersama, dan dia juga berkata bahwa penelitian ke luar angkasa harus menjadi pencapaian bagi seluruh umat manusia, bukan hanya tentang nasionalis.

Dari pembicaraannya itu, Kennedy mendapat banyak pujian, tetapi disatu sisi Uni Soviet sangat kecewa karena perkatannya itu. Awalnya Soviet menolaknya, tetapi menurut Space Daily, mereka akhirnya menerima tawaran tersebut ketika JFK ditembak di Dallas. 

6. Pelatihan ruang angkasa untuk simpanse

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Sovietwikipedia.org

Banyak orang bersuka cita ketika mengingat Ham dan Enos, dua simpanse ruang angkasa pertama. Tapi tidak ada yang tahu bahwa memaksa simpanse ke luar angkasa itu membutuhkan prosedur pelatihan yang tidak manusiawi. Menurut The Atlantic, Ham dan Enos dikondisikan untuk mengoperasikan pesawat ruang angkasa. Setiap kali mereka berulah atau mengacaukannya, mereka akan disengat listrik yang menyakitkan di telapak kaki mereka. 

Pernah adanya kerusakan peralatan, Enos terpaksa disengat listrik sebanyak 76 kali, meskipun ia terus mengikuti protokolnya.  Setelah menjalani penyiksaan ini, kapsul ruang simpanse mendarat di tempat yang salah, membuatnya terperangkap di dalam selama lebih dari tiga jam. Ketika orang-orang menemukan kapalnya dan membebaskannya, dia sudah merobek-robek bagian dalam kapal karena panik, dan bahkan merobek kateternya yang masih melambung. Pada tahun setelah kejadian ini, Enos meninggal karena disentri.

7. Kosmonot yang dihapus dari sejarah

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Sovietyoutube.com

Uni Soviet dengan sengaja mengubah catatan sejarah. Menurut The Atlantic, pejabat di sana terkadang menghapus kosmonot dari foto. Apa yang terjadi pada orang-orang yang sengaja dihapus ini? Wired mengatakan, kosmonot yang terhapus adalah orang-orang yang dipecat atau yang didiskualifikasi karena alasan kesehatan. 

8. Rencana Amerika ingin membangun pos militer beserta nuklir di bulan

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Sovietnextbigfuture.com

Meskipun konsep Kennedy tentang program bulan bersama Amerika-Soviet tidak pernah terjadi, JFK setidaknya berhasil membuat misi Bulan sebagai pencapaian ilmiah daripada pertempuran antara dua negara. Menurut Museum Nasional Angkatan Darat Amerika Serikat, Angkatan Darat berniat mendirikan pos militer di Bulan pada tahun 1966. Diketuai oleh Letnan Jenderal Arthur G. Trudeau, proyek ini berfokus untuk menggunakan senjata nuklir dari permukaan bulan. Pangkalan Bulan bawah tanah akan ditenagai oleh dua reaktor nuklir dan dikelola oleh 42 tentara yang melakukan tur selama satu tahun. 

Namun pada tahun 1960-an, Project Horizon benar-benar diseriusi. Namun tak lama kemudian, semuanya menjadi mustahil karena proyek itu membutuhkan dana yang sangat besar, apalagi ketika itu uang negara digelontorkan untuk masalah Perang Vietnam. Pada 1967, Perserikatan Bangsa-Bangsa membuat beberapa aturan dalam perjanjian luar angkasa dan mengakhiri diskusi mengenai proyek mengerikan itu. 

9. Amerika menciptakan teknologi peretasan satelit

Kekacauan Persaingan Misi Antariksa Antara Amerika dan Uni Soviettheregister.co.uk

Teknologi baru itu memang terlihat hebat. Tapi terkadang dibalik itu bisa sangat berbahaya. Newsweek mengatakan bahwa pada tahun 1959, intelijen AS mengembangkan peralatan yang mampu merusak satelit yang mengorbit, bahkan berpotensi meretas sistem kontrol kendaraan luar angkasa. 

Tapi saat itu, seseorang dari suatu organisasi berpikir bahwa peretasan ke satelit akan menjadi preseden yang mengerikan karena negara-negara lain akan mulai melakukan hal yang sama dan kemudian tidak ada yang mau lagi menggunakan satelit. Tak lama kemudian, teknologi itu dinonaktifkan.

Amerika dan Uni Soviet memang selalu bersaing dalam segala hal. Apalagi hubungan mereka tidak terlalu baik. Dari sembilan sejarah di atas antara Amerika dan Uni Soviet terkait misi perjalanan ruang angkasanya, mana yang menurutmu buruk untuk dilakukan? 

Baca Juga: Mengerikan! Ini 7 Hewan Mutasi Radioaktif Akibat Kejadian Chernobyl

Amelia Solekha Photo Verified Writer Amelia Solekha

Killing my time with arts, literature, phraseology, visualization, and manipulate. https://ameliasolekha.blogspot.com/

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You