Comscore Tracker

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, Zelda

Zelda menjadi inspirasi utama novel F. Scott Fitzgerald

Tahun 1920-an, perbukuan dipenuhi dengan tulisan F. Scott Fitzgerald tentang istrinya, Zelda Fitzgerald. Keluarga Fitzgerald menciptakan momen yang hampir sempurna dalam sejarah. Mereka terjun ke panggung publik pada tahun 1920 dengan penerbitan novel pertamanya yang sukses, This Side of Paradise.

Seperti negara lain pada masa itu yang ditimpa Great Depression, hubungan cinta keluarga Fitzgerald berakhir dengan alkoholisme, penyakit mental, dan meninggal di usia yang relatif muda. Inilah kisah kehidupan F. Scott dan Zelda Fitzgerald.  

1. Zelda Fitzgerald menjadi inspirasi utama untuk karakter fiksi yang ditulis F. Scott Fitzgerald 

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, ZeldaZelda Fitzgerald (theparisreview.org)

F. Scott Fitzgerald bertemu Zelda Sayre pada tahun 1918, ketika dia berusia 22 tahun dan Zelda baru berusia 18 tahun. Scott Fitzgerald  pernah menjadi tentara, dan Zelda adalah anak dari seorang hakim. Seperti yang dilaporkan The Washington Post, mereka sering menulis surat agar tetap terhubung. Tetapi, ibu Zelda tidak suka dengan Scott Fitzgerald, karena dianggap sebagai penulis yang gagal. 

Saat F. Scott tinggal di New York untuk menulis, Zelda pun menjadi inspirasi utamanya. Seperti catatan The Ringer, dia secara eksplisit mendasarkan beberapa karakter novelnya dengan sosok Zelda, terutama Rosalind dalam novel pertamanya, This Side of Paradise, dan Nicole dalam Tender is the Night. Tender is the Night adalah kisah fiksi pernikahannya dengan Zelda. Itu juga novel terakhir yang dia selesaikan.

Zelda bukan hanya inspirasi bagi Scott, dia juga merupakan bagian penting dari kesuksesannya. Zelda memanfaatkan ketenarannya tersebut untuk mempromosikan pekerjaan suaminya, ia menulis ulasan nakal dan lucu untuk novel-novel tersebut. 

2. Menjalani hidup mewah tetapi bangkrut

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, ZeldaFilm Z: The Beginning of Everything (vogue.com/Amazon Studios)

Novel pertama F. Scott Fitzgerald, This Side of Paradise tahun 1920-an, langsung populer dan sangat laris. Kesuksesan novel ini membantunya untuk menikahi Zelda dan membuatnya tenar pada usia 23 tahun. Pasangan muda itu menikmati ketenaran dan kekayaan baru mereka.

Great Writers Inspire mencatat, mereka memulai kehidupan baru yang tidak mereka rasakan sebelumnya, mereka bisa membeli rumah mewah dan gaya hidup yang glamor. Novel kedua Scott, The Beautiful and the Damned, juga menjadi buku terlaris. 

Bahkan pada puncak ketenaran dan kesuksesan mereka, keluarga Fitzgerald justru terlampau boros. Seperti catatan cucu mereka di Literary Hub, Zelda dan Scott meminjam banyak uang dari agennya, editornya, bahkan dari temannya untuk mempertahankan gaya hidup mewah mereka.

Scott pun harus menulis fiksi pendek untuk mendapatkan penghasilan tambahan demi melunasi pinjaman, tetapi mereka terus meminjam lebih banyak. Menurut catatan The Washington Post, pada tahun 1937 Fitzgerald bangkrut. 

3. Zelda Fitzgerald dan kemampuan artistiknya 

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, ZeldaZelda Fitzgerald dengan salah satu lukisannya pada tahun 1925. (news.psu.edu)

Zelda Fitzgerald sebenarnya rapuh secara mental dan emosional, dia menikah pada usia 20 tahun dan masuk ke dunia selebritas yang didominasi oleh ketenaran suaminya. Tetapi, seperti yang dilaporkan The Huffington Post, Zelda menekuni hobi melukisnya, bahkan ketika dia dirawat di rumah sakit. 

Meskipun tidak mendapatkan apresiasi saat pertama kali lukisannya dipamerkan, tapi seni Zelda dinikmati dalam beberapa tahun terakhir, kritikus modern menganggap bahwa lukisannya bergaya modern yang punuh semangat dan mempengaruhi secara emosional. Dia juga terkenal karena keterampilan desain dan dekoratifnya, membuat kap lampu unik, dan dekorasi rumah lainnya. 

Seperti yang dicatat oleh Literary Hub, pada 1920-an, sangat tidak biasa bagi perempuan yang sudah menikah untuk berekspresi dalam kemampuan artistiknya. Zelda juga suka menari, dan pada usia 27 tahun, dia menekuni balet. The New Yorker melaporkan bahwa kesukaannya pada balet merupakan pelariannya dari ketenarannya dalam dunia sastra suaminya.

4. Zelda Fitzgerald juga menerbitkan satu-satunya buku yang ditulisnya sendiri

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, Zeldabuku Save Me the Waltz (johnatkinsonbooks.co.uk)

Zelda Fitzgerald dikenang sebagai istri F. Scott Fitzgerald, seorang wanita yang muncul ke publik sebagai simbol glamor dari Roaring Twenties, lalu jatuh ke dalam penyakit mental. Tetapi Zelda adalah seorang penulis berbakat dan berhasil menerbitkan satu novel dalam hidupnya yang singkat dan tragis - Save Me the Waltz tahun 1932. 

Seperti yang dilaporkan Patch.com, novel itu ditulis saat Zelda pulih dari sakitnya, dan seperti suaminya, novel itu didasarkan pada pengalamannya sendiri, yang membuatnya disebut sebagai "Asylum Autobiography". Ceritanya sangat mencolok dengan kisah hidupnya.

Seperti yang dicatat Modernism/Modernity, F. Scott Fitzgerald sangat marah padanya karena menulis novel yang didasarkan dari kisah hidupnya itu, suaminya pun berusaha agar buku itu tidak terbit. Tetapi Zelda mengirim manuskrip itu langsung ke penerbit mereka, melangkahi Scott. Scott memaksanya untuk merevisi beberapa bagian pada naskahnya, dan pembaca mungkin tidak pernah tahu seberapa dalam novel itu diubah karena draf aslinya hilang.

5. Zelda Fitzgerald tidak pernah mendapatkan pengakuan dari tulisan yang dibuatnya

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, Zeldahuffingtonpost.com

Meskipun satu-satunya novel yang diterbitkan Zelda Fitzgerald, Save Me the Waltz, menerima ulasan yang buruk dan dilupakan dengan relatif cepat, tapi dia adalah seorang penulis yang sangat berbakat. Seperti yang dicatat Alabama Public Radio, diketahui bahwa F. Scott Fitzgerald memasukkan beberapa tulisan Zelda dari buku hariannya, dan kalimat-kalimat jenaka yang dia tuliskan dalam percakapan ke dalam novelnya.

Seperti yang dijelaskan oleh Literary Hub, hal ini bahkan bukan sebuah rahasia lagi pada saat itu - Scott blak-blakan terkait pengaruh dan inspirasinya, dan Zelda bahkan membuat lelucon tentang hal itu dalam ulasannya tentang novel kedua suaminya, dengan mengatakan, "Faktanya, Mr. Fitzgerald - sepertinya percaya bahwa plagiarisme dimulai di rumah."

Menurut Blue Ridge Country, banyak cerita pendek yang diterbitkan dengan nama Scott sebenarnya ditulis oleh Zelda. Hal ini dimaksudkan agar penjualan lebih laris dengan menggunakan nama Scott. Akibatnya, reputasi sastra Zelda selalu dikaburkan secara tidak adil oleh suaminya yang lebih terkenal. 

Baca Juga: F. Scott Fitzgerald, Novelis Legendaris di Balik 'The Great Gatsby'

6. Perselingkuhan dalam rumah tangganya

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, ZeldaZelda dan F. Scott Fitzgerald (womanns-world.com)

Banyak yang meyakini bahwa pernikahan Fitzgerald itu dikutuk sejak awal. Scott dan Zelda Fitzgerald berjuang dari penyakit mental hingga alkoholisme. Saat awal-awal pernikahan, mereka saling mencintai dan dipuja banyak masyarakat - tetapi tidak butuh waktu lama untuk melihat keretakan rumah tangga mereka.

Pada tahun 1924, sudah dua tahun sejak novel keduanya, The Beautiful and the Damned, Scott menulis dengan tergesa-gesa untuk melunasi utang besar mereka. Menurut catatan The Washington Post, Scott mengasingkan diri di Prancis untuk menulis novel ketiganya, The Great Gatsby.

Alhasil, keseriusan rencananya ini melahirkan salah satu novel terhebat di zaman modern, tetapi masa itu juga membuat Zelda kesepian dan bosan. Blue Ridge Country mengatakan bahwa Zelda berselingkuh dengan seorang pria Prancis bernama Edouard Jozan. 

Zelda jatuh hati pada Jozan dan meminta bercerai dengan Scott.  Tetapi Jozan justru menghilang, membuat Zelda sangat terpukul - dia mencoba bunuh diri tidak lama kemudian. Hal ini menjadi ketegangan yang mengubah pernikahan mereka.

Scott juga dikabarkan memiliki beberapa perselingkuhan dengan perempuan lain, tetapi seperti yang dicatat Alabama Public Radio hanya hubungannya dengan Sheilah Graham di tahun-tahun terakhir hidupnya yang diketahui (ketika Zelda dirawat di rumah sakit). 

7. Zelda Fitzgerald kemungkinan mengidap gangguan bipolar

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, ZeldaZelda Fitzgerald (thoughtco.com)

Zelda Fitzgerald adalah gadis yang cantik, liar, dan memiliki pengaruh besar secara fashion. Ketika dia dan F. Scott Fitzgerald menjadi selebriti di awal usia 20-an, mereka menjalani kehidupan yang menurut banyak orang hampir sempurna. 

Tapi ada lembah depresi yang dalam, dan saat Zelda mulai menjalani pengobatan dan di rawat inap, banyak yang percaya bahwa ia memiliki pola gangguan bipolar. NPR mencatat bahwa perilaku Zelda dikategorikan sebagai "periode depresi" diikuti oleh "periode energi dan kreativitas tinggi" - yang sangat cocok dengan definisi gangguan bipolar.

Seperti yang dilaporkan The Guardian, gangguan mental Zelda didiagnosis sebagai skizofrenia, yang hanya dikodifikasi sebagai penyakit mental beberapa tahun sebelumnya. Seperti yang dicatat NPR, pada masa itu, orang yang memiliki masalah mental atau gangguan jiwa hanya ditahan dan dibiarkan sendiri. Zelda beruntung mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Highland, yang menggunakan pengobatan mutakhir dalam menangani pasien dengan aktivitas dan gaya hidup sehat.

Sayangnya, Zelda menghabiskan 15 tahun terakhir hidupnya keluar masuk rumah sakit. Meskipun Scott tidak pernah menceraikannya, mereka secara resmi berpisah selama sebagian besar dekade terakhir pernikahan mereka. 

8. F. Scott Fitzgerald dan Zelda Fitzgerald mengalami kehancuran sebelum usia mereka mencapai 35 tahun

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, ZeldaF. Scott Fitzgerald, istrinya Zelda, dan anak perempuannya, Scottie. (historicalsnaps.com)

Saat F. Scott Fitzgerald dan Zelda Fitzgerald berada di puncak popularitas dan kekayaan, mereka pun dianugerahi seorang bayi perempuan yang manis. Menurut PBS Newshour, Scott juga mengalami kecanduan alkohol. Ia dirawat di rumah sakit sebanyak delapan kali di tahun 1933 sampai 1937. Minuman keras dan kecanduan rokoknya yang berlebihan, menyebabkan kematian dini.

Hal itu juga memengaruhi tulisannya - Scott juga menyadarinya bahwa minuman keras merusak daya pikirnya untuk menulis. Novel ketiganya, The Great Gatsby, gagal secara komersial ketika diterbitkan pada tahun 1925. Hanya lima tahun setelah bersulang di dunia sastra dan setelah menghasilkan novel yang brilian, kariernya harus hancur. 

9. F. Scott Fitzgerald mencoba mengakhiri hidupnya

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, ZeldaF. Scott Fitzgerald (time.com)

F. Scott Fitzgerald pernah menghasilkan sekitar 4.000 US dolar (sekitar 60.000 US dolar dalam mata uang tahun 2020) untuk cerita pendek di The Saturday Evening Post. Tapi Fitzgerald peminum berat sejak usianya sangat muda, dan penyakitnya pun terjadi tak lama kemudian. Setelah kegagalan dari novel ketiganya, The Great Gatsby, prospek profesionalnya hilang dan kebiasaan minumnya memburuk. Untuk membayar utang, dia menulis cerita pendek dan bekerja di Hollywood dengan menulis skrip B-movie

Kemundurannya terlihat jelas, baik bagi dirinya sendiri maupun para kritikus sastra. Seperti yang dilaporkan Literary Hub, Fitzgerald merasa tertekan tentang kualitas karyanya di tahun-tahun setelah Gatsby, dan pada tahun 1936, The New York Post menerbitkan artikel pedas yang merinci betapa sedikitnya pencapaian Fitzgerald.

Fitzgerald yang baru saja menginjak usia 40 tahun, terpukul dengan pernyataan artikel itu. Karena putus asa, dia meminum morfin dalam dosis besar untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Namun dia selamat karena memuntahkan sebagian besar dosisnya. 

10. Kematian F. Scott Fitzgerald 

https://www.youtube.com/embed/PL05VV040Ls

Pada tahun 1940, setelah mengalami kegagalan dalam novel ketiga dan keempatnya, The Great Gatsby dan Tender is the Night, menurut The Washington Post, F. Scott Fitzgerald juga mengalami kesulitan saat bekerja di studio film Hollywood karena kecanduan alkoholnya.

Scott berencana membuat novel kelimanya, The Last Tycoon, berdasarkan pengalamannya di Hollywood. Tapi puluhan tahun menjadi peminum alkohol dan perokok berat, justru merusak kesehatannya. Seperti yang dilaporkan PBS Newshour, Scott menderita kardiomiopati dan penyakit arteri koroner serta mengalami serangan jantung ringan pada Oktober 1940. Pada 20 Desember, saat dia pergi ke bioskop, ia pingsan dan mengalami nyeri dada. Keesokan harinya dia menderita serangan jantung hebat dan meninggal pada usia 44 tahun.

Seperti yang dicatat oleh Literary Hub, karena novel Scott masuk "daftar terlarang" Gereja Katolik akibat isinya yang cabul - jenazah Scott tidak diizinkan untuk dikuburkan di pemakaman keluarganya. Dia dimakamkan jauh dari keluarganya - meskipun ketika Zelda meninggal delapan tahun kemudian, mereka akhirnya bersatu kembali di pemakaman yang sama. 

11. Kematian tragis Zelda Fitzgerald 

Kisah Hidup Penulis F. Scott Fitzgerald dan Istrinya, ZeldaKolase gambar lama, Zelda Fitzgerald dan kebakaran Rumah Sakit Highland di Asheville, NC. (blueridgecountry.com)

Zelda Fitzgerald berjuang dengan kesehatan mentalnya selama sisa hidupnya. Setelah beberapa kali bertugas di sanatorium, dia menghabiskan banyak waktunya di Rumah Sakit Highland di Asheville, N.C. Seperti yang dicatat oleh Blue Ridge Country, selama dekade terakhir hidupnya dia kembali ke Highland beberapa kali untuk perawatan yang lama.

Pada Maret 1948, dokter menganggapnya cukup stabil untuk pulang lagi. Namun, Zelda Fitzgerald memilih untuk tetap tinggal beberapa bulan lagi. Seperti dilansir Blue Ridge Country, beberapa hari kemudian terjadi kebakaran di rumah sakit. Karena jendela dan pintu dikunci, para pasien tidak dapat melarikan diri - dan sembilan orang terbakar hidup-hidup. Empat wanita, termasuk Zelda Fitzgerald, diberi obat penenang dengan dosis tinggi, jadi kemungkinan besar dia meninggal saat tidur ketika kebakaran terjadi. 

Sepanjang jalan pernikahan mereka, F. Scott Fitzgerald, dan Istrinya Zelda Fitzgerald menciptakan karya seni yang luar biasa - kisah cinta mereka sangat memesona, menggabungkan bakat, kecantikan, kegelapan, dan kegagalan menjadi drama yang mengejutkan. 

Baca Juga: 7 Alasan Mengapa Novel "The Great Gatsby" Dikenal Sebagai Novel Ter-Romantis Sepanjang Masa

Amelia Solekha Photo Verified Writer Amelia Solekha

Killing my time with arts, literature, phraseology, visualization, and manipulate. https://ameliasolekha.blogspot.com/

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya