TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Sisi Lain Bangsa Viking yang Sering Dianggap Brutal dan Sadis

Tidak selalu sama dengan apa yang ditayangkan Hollywood

ilustrasi pasukan dari Bangsa Viking (unsplash.com/Victor B)

Viking atau bangsa Viking merupakan orang-orang pelaut yang berprofesi sebagai pedagang, penjelajah, pejuang, dan kesatria. Mereka hidup pada abad ke-8 hingga awal abad ke-11 dan menguasai wilayah Skandinavia sampai Eropa Utara.

Banyak orang menganggap bangsa Viking sebagai kelompok yang agresif, brutal, dan suka berperang. Namun, beberapa fakta sejarah justru menyatakan bahwa Viking tidak selalu berkorelasi dengan hal-hal brutal seperti anggapan banyak orang.

Nah, di sini, kita akan mengulas beberapa fakta unik atau sisi lain dari bangsa Viking. Seperti apa mereka? Yuk, disimak!

1. Kebrutalan Viking mungkin sangat dilebih-lebihkan oleh media modern

ilustrasi kelompok Viking di zaman kuno (unsplash.com/Gioele Fazzeri)

Bangsa Viking dan pasukannya mungkin memang terkenal agresif dan suka menaklukkan wilayah lain. Namun, kebrutalan dan kemampuan mereka di dunia nyata terkadang terlalu dilebih-lebihkan oleh media era modern. Ada banyak hal tentang Viking yang bisa dipelajari di luar kesenangannya sebagai prajurit atau kesatria.

Laman Medievalists melansir bahwa konsep kebrutalan Viking mulai muncul sejak 1950-an. Ini berarti, ada jarak yang begitu jauh karena bangsa Viking sendiri eksis pada abad ke-8 Masehi. Memang, dalam beberapa kasus, sejarah mencatat bahwa gaya berperang pasukan Viking terkesan keras, brutal, haus darah, dan tanpa ampun. Namun, bukankah kekejaman itu juga terjadi di mayoritas peperangan Eropa lainnya?

Faktanya, apa yang dilakukan oleh kebanyakan bangsa Viking masih menjadi perdebatan di kalangan akademisi modern. Sejarawan Denmark di abad pertengahan bernama Saxo Grammaticus juga mengatakan bahwa sebetulnya tidak ada bukti kuat yang menyatakan bahwa Viking selalu bertindak brutal. Beberapa hukuman keji yang konon dilakukan oleh mereka pun juga tidak pernah terbukti secara valid.

Baca Juga: 5 Dewa Paling Kuat dalam Mitologi Bangsa Viking, Ada Siapa Saja?

2. Bangsa Viking mandi seminggu sekali

ilustrasi prajurit Viking (unsplash.com/Gioele Fazzeri)

Menurut penelitian ilmuwan dan ahli sejarah, dipercaya bahwa bangsa Viking mandi sekali dalam seminggu. Namun, hal ini dilakukan bukan karena mereka tidak memperhatikan kebersihan, melainkan akibat cuaca dingin ekstrem yang ada di Dataran Skandinavia. Dicatat dalam Skandinavia Facts, mereka akan mandi dan membersihkan dirinya dengan berbagai macam peralatan higienis.

Well, ada fakta unik tentang hal ini. Mereka akan mandi setiap hari Sabtu dan bahkan menyelenggarakan semacam festival mandi musiman. Satu lagi, kebiasaan mandi yang dilakukan oleh bangsa Viking diyakini lebih baik jika dibandingkan dengan cara-cara pembersihan tubuh yang dilakukan oleh bangsa Eropa di zaman kegelapan.

3. Bangsa Viking menyukai kucing sebagai hewan peliharaan

ilustrasi kucing peliharaan (unsplash.com/Llyoid Henneman)

Di balik sifatnya yang garang dan ditakuti, Viking ternyata sangat menyukai kucing sebagai hewan peliharaan mereka. Dikutip dalam Life in Norway, hal tersebut tak bisa dilepaskan dari kepercayaan bangsa Viking terhadap kisah mitologi dewa mereka, yakni Freya atau Freyja. Konon katanya, Freya rutin berkunjung ke Bumi dengan kereta khusus yang ditarik oleh sepasang kucing.

Lalu ada juga mitos yang berkembang di zaman Viking, yakni kisah tentang Dewa Thor. Ya, seperti yang diketahui bahwa Thor merupakan salah satu dewa yang diyakini oleh orang-orang Skandinavia Kuno. Dikisahkan bahwa Thor memberikan anak kucing sebagai hadiah dalam acara-acara tertentu. Well, ini sebabnya Viking juga memberi kado pernikahan berupa anak kucing.

4. Helm bertanduk mungkin hanya karangan sutradara Hollywood

ilustrasi pasukan dari Bangsa Viking (unsplash.com/Victor B)

Mungkin kamu sering melihat film tentang prajurit Viking yang menggunakan helm bertanduk. Nah, bisa jadi itu semua memang hanya karangan dari sutradara Hollywood. Faktanya, tidak pernah ditemukan tanda-tanda sejarah yang menyatakan bahwa Viking gemar memakai helm bertanduk, seperti ditulis dalam Smithsonian Magazine.

Bahkan, diketahui bahwa legenda helm bertanduk dimunculkan dalam kisah fiksi pada abad ke-19. Namun, bukan berarti konsep helm bertanduk tidak pernah eksis. Nyatanya, peralatan perang macam ini sudah digunakan oleh bangsa Eropa sejak ribuan tahun lalu. Nah, agar ditampilkan lebih garang, seniman modern menambahkan atribut tersebut pada visualisasi prajurit Viking.

Baca Juga: 7 Kisah Raja Viking dan Pencapaian Legendaris Mereka, Epik!

Verified Writer

Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya