Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apa Itu Sesar Opak Penyebab Gempa Yogyakarta Hari Ini
kawasan sesar opak bukit mengger (jogjaprov.go.id)

Intinya sih...

  • Sesar Opak adalah patahan aktif di DIY membentang 45 km dari Gunung Merapi hingga Pantai Parangtritis.

  • Sesar Opak berpotensi menyebabkan gempa kuat dan tsunami di wilayah Bantul, Sleman, dan sekitarnya.

  • Jalur Sesar Opak melintasi Kalidadap, Goa Cerme, Lenteng Satu, Kedungrejo, Kedung Tolok, hingga Sungai Kaliurang di DIY.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah Yogyakarta dan sekitarnya pada Selasa (27/01/2026) siang. Berdasarkan penjelasan BMKG, gempa bermagnitudo 4,4—4,5 tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Opak.

Meski tergolong gempa dangkal dan tidak berpotensi tsunami, guncangannya terasa cukup luas di wilayah Bantul, Sleman, hingga Magelang. Peristiwa ini kembali menarik perhatian publik terhadap keberadaan patahan aktif di Yogyakarta.

Lantas, apa itu Sesar Opak? Sesar ini dikenal sebagai salah satu sumber gempa darat yang masih aktif dan berpotensi menimbulkan guncangan signifikan. Untuk memahami lebih jauh mengenai keberadaan patahan ini, simak penjelasannya berikut.

1. Apa itu Sesar Opak?

Sesar Opak adalah patahan aktif yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tepatnya memanjang mengikuti aliran Sungai Opak. Jalur sesar ini membentang sekitar 45 kilometer, dari lereng Gunung Merapi hingga bermuara di Pantai Parangtritis, Bantul. Mengingat berada di daratan dan dekat dengan kawasan permukiman, aktivitas Sesar Opak dapat menjadi salah satu sumber gempa paling berisiko di Yogyakarta dan sekitarnya.

Mantan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa Sesar Opak merupakan sumber gempa yang masih aktif dan belum berhenti bergerak. Ia juga menambahkan bahwa patahan ini memiliki magnitudo tertarget hingga M 6,6 yang berarti mampu memicu gempa kuat jika terjadi pelepasan energi secara tiba-tiba.

2. Bahaya Sesar Opak

Penyisiran jalur sesar opak (dok. BMKG)

Sesar Opak memiliki potensi gempa bumi merusak yang dapat terjadi kapan saja. Gempa dari sesar darat, seperti Sesar Opak, cenderung terasa lebih kuat karena pusatnya berada dekat permukaan dan wilayah permukiman. Daerah seperti Bantul, Sleman, dan sekitarnya menjadi kawasan yang cukup rentan terdampak.

Tak hanya gempa bumi, wilayah Pantai Selatan Jawa juga dihadapkan pada ancaman tsunami setinggi 8Bahaya Sesar Opak10 meter. Ancaman ini muncul akibat kombinasi aktivitas Sesar Opak dan sumber gempa lain berupa subduksi lempeng atau megathrust di selatan Jawa yang memiliki magnitudo tertarget hingga 8,7 dan hingga kini masih sangat aktif.

3. Daerah yang dilalui Sesar Opak

Jalur Sesar Opak melintasi sejumlah wilayah di DI Yogyakarta. Beberapa daerah yang dilewati patahan ini antara lain Kalidadap, Goa Cerme, Lenteng Satu, Kedungrejo, Kedung Tolok, hingga Sungai Kaliurang. Jalur tersebut membentuk lintasan memanjang dari utara ke selatan mengikuti pola pergerakan geologi di wilayah Yogyakarta.

Sesar Opak berada di sekitar aliran Sungai Opak dengan panjang mencapai sekitar 45 kilometer. Sungai Opak sendiri berhulu di lereng Gunung Merapi, kemudian mengalir ke arah selatan dan bermuara langsung ke Samudra Hindia, tepatnya di Pantai Parangtritis, Bantul. Kondisi inilah yang membuat jalur Sesar Opak bersinggungan dengan wilayah daratan padat penduduk hingga kawasan pesisir.

Itulah penjelasan lengkap apa itu Sesar Opak, potensi bahaya, hingga lokasi jalurnya. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa meningkatkan kewaspadaanmu, ya.

FAQ seputar apa itu Sesar Opak

Apa itu Sesar Opak?

Sesar Opak adalah patahan aktif di Yogyakarta yang menjadi salah satu sumber gempa bumi darat.

Di mana lokasi Sesar Opak berada?

Sesar Opak membentang sekitar 45 kilometer mengikuti aliran Sungai Opak, dari lereng Gunung Merapi hingga Pantai Parangtritis, Bantul.

Apakah gempa dari Sesar Opak bisa memicu tsunami?

Tidak, gempa dari Sesar Opak tidak memicu tsunami karena merupakan gempa darat, berbeda dengan gempa dari zona subduksi.

Referensi

"Ancaman Sesar Opak di DIY, Kepala BMKG : Mitigasi Harus Terus Dilakukan, Jangan Teputus !". BMKG. Diakses Januari 2026.

Editorial Team