Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya merusak vegetasi, tetapi juga mengancam kelangsungan hidup satwa liar. Hutan di Kalimantan, Sumatera, dan Papua merupakan habitat bagi berbagai burung, reptil, serta mamalia, termasuk spesies yang dilindungi. Ketika kebakaran terjadi, telur yang berada di sarang dan anak satwa yang belum mampu bergerak jauh menjadi kelompok yang paling rentan.
Suhu panas, asap, dan api dapat mengganggu perkembangan telur hingga mengancam keselamatan anak satwa. Selain itu, kerusakan habitat dapat mengurangi ketersediaan makanan dan tempat berlindung bagi induk maupun anaknya. Lalu, apa saja yang bisa terjadi pada telur dan anak satwa ketika karhutla melanda habitat mereka? Berikut beberapa penjelasan dari kacamata sains yang perlu kamu tahu!
