ilustrasi komet dan planet di luar angkasa. (freepik.com/Freepik)
Lalu, apakah komet berbahaya bagi Bumi? Jawabannya adalah bisa dan tidak. Dilansir Scientific American, seorang ilmuwan dari NASA Ames Research Center, David Morrison, menjelaskan bahwa bahaya atau tidaknya sebuah komet tergantung pada ukuran, energi, serta dampak yang mungkin ditimbulkan.
Menurut Morrison, komet dengan ukuran 100 meter bakal meledak di atmosfer dan tidak akan membawa dampak yang signifikan ke Bumi. Berbeda dengan komet yang ukurannya 10 kilometer atau lebih, itu berpotensi menyebabkan kerusakan global dan kepunahan massal.
Sejalan dengan penjelasan Morrison, seorang astrofisikawan sekaligus astronom radio dari The University of Memphis, Gerrit L. Verschuur, menerangkan bahwa tabrakan antara komet dan Bumi akan membawa bencana besar. Berdasarkan simulasi komputer terbaik yang ada, tumbukan antara Bumi dengan objek yang berukuran satu kilometer atau lebih berpotensi memusnahkan peradaban atau kehidupan di Bumi.
Akan tetapi, tak perlu khawatir lantaran sejauh ini tidak ada sinyal yang benar-benar menunjukkan bahwa sebuah komet akan menabrak Bumi. Beberapa komet yang tertangkap kamera hanya sekadar lewat atau berpapasan dengan Bumi. Adapun sejumlah objek bercahaya yang kerap terekam kamera di atmosfer diketahui adalah sebuah meteor yang tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap Bumi.
Apakah komet bisa menghantam Bumi? | Secara teoretis, bisa. Namun, probabilitasnya sangat kecil. Sejarah menunjukkan bahwa tabrakan benda langit besar (seperti yang memusnahkan dinosaurus) terjadi dalam skala waktu jutaan tahun. Sejauh ini, belum ada komet besar yang terdeteksi berada di jalur tabrakan langsung dengan Bumi. |
Mengapa hantaman komet dianggap lebih merusak daripada asteroid? | Karena kecepatannya yang sangat tinggi (bisa mencapai puluhan kilometer per detik), energi kinetik yang dihasilkan saat tabrakan akan jauh lebih besar. Hantaman komet berdiameter beberapa kilometer saja bisa memicu perubahan iklim global, tsunami raksasa, dan kepunahan massal. |
Seberapa sulit bagi ilmuwan untuk mendeteksi komet yang berbahaya? | Cukup sulit. Berbeda dengan asteroid yang banyak berada di sabuk utama, komet sering kali datang dari pinggiran tata surya yang sangat jauh (Awan Oort). Hal ini membuat waktu peringatan sebelum komet mendekati Bumi cenderung lebih singkat dibandingkan asteroid. |