Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Fenomena Komet April 2026, Ini Waktu dan Cara Mengamati

3 Fenomena Komet April 2026, Ini Waktu dan Cara Mengamati
ilustrasi komet (freepik.com/Freepik)

Komet adalah salah satu objek astronomi yang paling jarang terekspos di langit. Untuk melihat komet dari Bumi, dibutuhkan momen-momen tertentu, seperti perige, perihelion, atau oposisi. Itu pun hanya bisa disaksikan melalui teleskop lantaran kebanyakan komet tidak memantulkan cahaya yang terang alias redup.

Namun, bukan berarti kamu tidak punya kesempatan untuk melihat komet dari Bumi. Jika kamu beruntung, terutama saat langit benar-benar gelap tanpa awan, kamu bisa menyaksikan objek astronomi tersebut pada waktu-waktu tertentu. Lalu, kapan waktu terbaik untuk mengamati komet dari Bumi? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!

1. Komet C/2026 A1 (MAPS)

ilustrasi komet C/2026 A1 (MAPS) apabila teramati dari Bumi
ilustrasi komet C/2026 A1 (MAPS) apabila teramati dari Bumi (pexels.com/Miriam Espacio)

Komet C/2026 A1 (MAPS) menjadi salah satu objek astronomi yang menghiasi langit malam di April 2025. Komet ini mencapai titik terdekatnya dengan Matahari (perihelion) pada 4 April 2026. Kondisi tersebut biasanya membuat komet tampak lebih terang dari biasanya apabila diamati dari Bumi.

Namun, karena posisinya sangat dekat dengan Matahari, komet ini sulit diamati dengan mata telanjang. Kemudian, 2 hari setelahnya, tepatnya 6 April 2026, komet MAPS berada di titik terdekatnya dengan Bumi (perige).

Meski begitu, visibilitas komet ini tetap rendah karena masih berada di area langit yang terang. Kondisi tersebut membuat waktu pengamatan menjadi sangat terbatas dan tidak ideal. Oleh karena itu, untuk mengamati komet MAPS dibutuhkan alat pengamatan seperti teleskop.

2. Komet C/2025 R3 (PANSTARRS)

ilustrasi komet C/2025 R3 (PANSTARRS)
ilustrasi komet C/2025 R3 (PANSTARRS) (unsplash.com/NASA Hubble Space Telescope)

Komet C/2025 R3 (PANSTARRS) juga menjadi salah satu objek astronomi yang cukup menarik untuk diamati. Pada 19 April 2026, komet ini mencapai titik terdekatnya dengan Matahari (perihelion), yang biasanya membuatnya tampak lebih terang. Namun, mengutip dari In-the-Sky, komet PANSTARRS sulit diamati karena posisinya rendah di langit dan berdekatan dengan waktu fajar.

Komet ini sebenarnya sempat berada di langit pagi sebelum Matahari terbit, tetapi ketinggiannya yang rendah membuat visibilitasnya terbatas. Adapun, waktu terbaik untuk mengamatinya saat menjelang fajar di arah timur. Namun, peluang untuk melihatnya dengan mata telanjang sangatlah kecil.

Kemudian, pada 26 April 2026, komet ini mencapai titik terdekatnya dengan Bumi (perige). Meski secara jarak lebih dekat dan berpotensi lebih terang, komet ini tetap sulit diamati. Itu karena kondisi langit yang tidak mendukung.

3. Komet 141P/Machholz

ilustrasi Komet 141P/Machholz
ilustrasi komet komet 141P/Machholz (pixabay.com/Pexels)

Komet 141P/Machholz akan mencapai titik terdekatnya dengan Matahari (perihelion) pada 23 April 2026. Kondisi tersebut membuat komet terlihat lebih terang dari biasanya apabila diamati dari Bumi. Akan tetapi, karena posisinya yang sangat dekat dengan Matahari, komet 141P/Machholz sulit untuk diamati, apalagi jika disaksikan dengan mata telanjang.

Letaknya yang terlalu dekat dengan Matahari membuat komet ini tertutup cahaya terang di langit. Selain itu, tingkat kecerahannya juga tergolong rendah sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Untuk mengamatinya, dibutuhkan teleskop dengan kondisi langit yang benar-benar gelap, tanpa awan, dan cuaca cerah.

Sebagian besar komet memang memiliki tingkat kecerahan yang redup. Oleh sebab itu, tidak semuanya dapat diamati dengan mata telanjang dan sering kali memerlukan alat bantu seperti teleskop agar bisa terlihat dengan jelas. Setelah mengetahui fakta ini, apakah kamu masih tertarik untuk berburu komet-komet di atas?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Science

See More

3 Fenomena Komet April 2026, Ini Waktu dan Cara Mengamati

04 Apr 2026, 21:44 WIBScience