Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bagaimana Cara Balon Udara Bisa Terbang Tinggi Meski Berat?

3 min read
Bagaimana Cara Balon Udara Bisa Terbang Tinggi Meski Berat?
ilustrasi balon udara (pexels.com/Diego F. Parra)
  • Balon udara terbang karena udara panas di dalam selubung lebih ringan daripada udara luar.

  • Balon berukuran besar berbahan nilon memakai tungku pembakar untuk memanaskan udara; jenis hybrid dapat menambahkan helium di selubung atas.

  • Pilot mengatur ketinggian dengan menyalakan atau mematikan tungku, sedangkan arah balon mengikuti angin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bagaimana cara balon udara bisa terbang tinggi meski berat? Jawabannya ada pada gaya apung di mana udara panas di dalam balon lebih ringan daripada udara dingin di sekitarnya. Hal itu dapat mencipta daya angkat yang lebih besar daripada berat total balon, keranjang, dan penumpangnya.

Nah, prinsip ini sesuai hukum Archimedes, yaitu benda di dalam fluida (termasuk udara) mendapat gaya dorong ke atas sebesar berat fluida yang dipindahkannya. Karena itu, balon udara berukuran besar dengan volume ribuan meter kubik mampu mengangkat beban mencapai ratusan kilogram. Untuk ulasan selengkapnya, simak di sini!

  1. Struktur balon udara

    Sebelum membahas bagaimana cara balon udara bisa terbang, ada baiknya kenalan dulu dengan benda ini. Balon udara merupakan balon terbang berukuran raksasa yang biasanya terbuat dari nilon kuat dan ringan. Berbeda dengan balon tiup yang harus diikat, balon udara justru terbuka di salah satu ujungnya atau kerap disebut mulut balon. 

    Besaran balon udara bisa berbeda-beda, tergantung pada tujuan penggunaannya. Untuk balon udara dengan penumpang, biasanya dapat menampung sekitar 77 ribu kaki kubik udara, melansir Virgin Balloon Flights.

    Nah, selain bagian luar yang menggelembung dan berisi udara, bagian mulut balon terpasang tungku pembakar. Tungku ini digunakan untuk mencampurkan propana cair dari gas bertekanan dan oksigen untuk menyalakannya. Tujuan dari tungku ini adalah mengarahkan api ke mulut balon untuk memanaskan udara di dalamnya.

  2. Bagaimana cara balon udara bisa terbang?

    Bagaimana cara balon udara bisa terbang
    ilustrasi balon udara (pexels.com/Brett Sayles)

    Seperti disebutkan sebelumnya, pada mulut balon udara terdapat tungku pembakar. Ketika tungku dinyalakan, udara yang ada di dalam balon akan terpanaskan dan menjadi lebih ringan dibanding udara di luar balon.

    Ketika balon dipenuhi oleh udara yang dipanaskan, maka bobotnya akan makin ringan. Selanjutnya, fenomena tersebut akan mendorong balon melayang ke atas seolah-olah sedang berada di dalam air.

    Lebih lanjut, balon udara hybrid juga memiliki struktur khusus di bagian selubung atas. Biasanya, bagian ini akan diisi dengan helium atau gas yang lebih ringan dibanding udara. Dengan demikian, bisa memberikan daya apung tambahan, melansir Seattle Ballooning.

    Kombinasi panas dan helium tersebut membuat balon udara mampu mencapai ketinggian yang cukup tinggi. Bahkan, panas dan helium pun kerap digunakan untuk balon udara berpenumpang karena dapat membawa muatan lebih berat dan bertahan lebih lama. 

  3. Cara mengendalikan balon udara

    Cara mengendalikan balon udara
    ilustrasi balon udara (pexels.com/Pixabay)

    Memahami bagaimana cara balon udara bisa terbang juga berhubungan erat dengan  balon tersebut dikendalikan. Pada festival di Wonosobo misalnya, balon udara berukuran cukup kecil sehingga ditahan menggunakan tali agar tidak terbang terlalu tinggi.

    Sementara itu, pada balon udara dengan penumpang, pilot akan memanfaatkan kembali panas di dalam balon. Ketika ingin menaikkan balon, maka tungku pembakar akan dinyalakan untuk memanaskan udara di dalamnya. Sebaliknya, tungku akan dimatikan untuk menurunkan balon secara perlahan. 

    FYI, balon udara dengan penumpang tidak bisa diatur belok kanan atau kiri, lho. Benda ini hanya bergerak mengikuti arah angin. Pilot balon udara hanya akan menggunakan tekanan panas guna menyesuaikan ketinggian dan mendapat arah angin sesuai tujuan terbang.

    Setelah sudah tahu bagaimana cara balon udara bisa terbang, apakah kamu tertarik datang ke festival balon udara yang diselenggaran untuk mengamatinya langsung? Atau, kamu justru ingin menaiki balon udara dengan penumpang?

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More