ilustrasi paruh burung (pexels.com/Lorenzo Manera)
Paruh burung memiliki jaringan pembuluh darah yang berada dekat permukaan. Saat suhu meningkat, aliran darah ke paruh diperbesar sehingga panas dari tubuh inti dapat dilepas ke udara. Proses ini berlangsung tanpa perlu banyak gerakan fisik.
Ukuran paruh berpengaruh pada efektivitas pelepasan panas. Burung yang hidup di wilayah panas cenderung memiliki paruh lebih besar karena luas permukaannya membantu pembuangan panas lebih cepat. Adaptasi ini mengurangi ketergantungan burung pada pernapasan terbuka.
Sekarang kamu sudah tahu bagaimana cara burung mendinginkan suhu tubuh. Ternyata, itu menunjukkan bahwa mereka selalu punya strategi sederhana untuk bertahan. Perilaku yang tampak biasa ternyata menyimpan kecerdikan alami. Kalau kamu perhatikan sekitar rumah, kebiasaan burung apa yang paling sering kamu lihat saat cuaca sedang panas-panasnya?
Referensi:
"How birds handle hot weather". Golden Gate Bird Alliance. Diakses pada Januari 2026.
"How birds keep cool and how to help them beat the heat". RSPB. Diakses pada Januari 2026.
"How Birds Keep Their Cool". Audubon. Diakses pada Januari 2026.
"Temperature Regulation and Behavior". Stanford University. Diakses pada Januari 2026.